Berbagai Masalah Kesehatan yang Mungkin Muncul Kalau Suka Naik Motor Malam-malam

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Risiko naik motor bukan hanya kecelakaan lalu lintas apabila Anda tak berhati-hati saat berkendara. Kesehatan tubuh bisa tergerogoti dari dalam tanpa pernah disadari jika Anda tak mementingkan perlindungan diri, apalagi ketika mengarungi kerasnya jalanan di malam hari. Banyak yang percaya bahwa keseringan naik motor malam hari bisa bikin paru-paru basah dan masuk angin. Benarkah demikian? Simak penjelasannya berikut ini.

Naik motor malam hari bisa mengganggu pernapasan

Naik motor malam hari identik dengan angin malam yang menerpa tubuh. Kena angin malam akan sedikit banyak memengaruhi kerja sistem pernapasan. Suhu angin yang berhembus di malam hari lebih dingin dan kering daripada angin di siang atau sore hari. Ketika dihirup lewat hidung atau mulut, udara kering yang masuk akan membuat hidung dan saluran pernapasan Anda ikut mengering dan hidung pun akan lebih sulit untuk menyaring kuman-kuman yang masuk.

Padahal, hidung dan saluran pernapasan Anda biasanya dilapisi oleh lendir yang berfungsi untuk menghalangi masuknya berbagai partikel dan organisme yang mengancam tubuh, misalnya virus dan bakteri. Jika cukup encer, lendir tersebut mampu mengeluarkan berbagai partikel keluar dari sistem pernapasan.

Benarkah sering naik motor malam hari bisa bikin paru-paru basah?

Pada kenyataannya, paru-paru basah atau yang biasa disebut efusi pleura terjadi karena adanya kelebihan cairan di pleura. Pleura adalah selaput yang melapisi dinding rongga dada, yang menjadi “rumah” bagi paru-paru Anda. Selaput pleura terletak di antara paru-paru dan dinding rongga dada manusia.

Paru-paru basah itu sendiri pun bukanlah sebuah penyakit atau kondisi kesehatan, melainkan gejala dari suatu penyakit. Biasanya memang selaput ini sedikit berair supaya paru-paru dalam rongga dada tidak saling bergesekan. Namun, pleura bisa kelebihan cairan atau jadi “basah” kalau ada gangguan tertentu.

Paru-paru basah bisa disebabkan oleh infeksi virus dan parasit, seperti Streptococcus pneumoniae (penyebab pneumonia) atau Mycobacterium tuberculosis (penyebab tuberkulosis) yang bisa menyebar lewat udara ataupun kontak dengan orang yang terinfeksi. Kuman-kuman ini tentu akan lebih mudah masuk ketika Anda udara dingin dan kering karena hidung menjadi lebih sulit untuk menyaring dan mengeluarkan kuman-kuman ini.

Beberapa penyakit atau gangguan kesehatan lain yang bisa menyebabkan daya tahan tubuh menurun dan rentan menimbulkan paru-paru basah, meliputi:

Tips berkendara dengan aman di malam hari

Berbagai risiko kesehatan naik motor umumnya bisa dicegah, jika Anda patuh, disiplin dan waspada ketika berkendara di jalanan. Saat bepergian di malam hari menggunakan motor, ada baiknya maksimalkan perlindungan tubuh.

Kenakan jaket yang bisa menahan angin (bahan parasut), gunakan juga pakaian lengkap dengan celana panjang dan sarung tangan. Helm dan masker merupakan aksesoris berkendara yang wajib dan selalu penting dikenakan saat Anda naik motor, entah itu di siang atau malam hari berkelana dengan motor di malam hari.

Terlepas dari perlindungan tubuh, penting juga untuk memerhatikan kondisi fisik motor yang Anda tunggangi. Periksa lampu sen, klakson, rem, gas, hingga kaca spion dua-tiga kali sebelum berangkat demi menghindari risiko kecelakaan. Di malam hari, ada baiknya Anda mengenakan jaket atau helm dengan warna terang agar mudah dikenali oleh pengendara lain di gelapnya malam hari.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca