Bagaimana Bakteri Bisa Jadi Kebal Terhadap Antibiotik?

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 06/11/2018
Bagikan sekarang

Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal yang ditemukan di seluruh bagian dalam dan di luar tubuh. Tidak semua bakteri berbahaya, bahkan ada yang benar-benar membantu, termasuk bakteri baik yang hidup di usus. Sementara bakteri jahat juga banyak tersebar, dan beberapa menyebabkan penyakit. Antibiotik digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, yang terkadang juga bisa menyebabkan resistensi bakteri. Apa itu resistensi bakteri? Apa penyebabnya?

Mengenal resistensi bakteri

Infeksi bakteri biasanya diobati dengan antibiotik. Namun, bakteri lama-lama bisa beradaptasi dengan obat-obatan dan menjadi makin sulit untuk dibunuh. Ini yang disebut dengan resistensi bakteri terhadap antibiotik.

Beberapa bakteri secara alami dapat melawan beberapa jenis antibiotik tertentu. Bakteri bisa menjadi resisten terhadap antibiotik jika gen bakteri berubah atau bakteri mendapat gen yang resistan terhadap obat dari bakteri lain.

Semakin lama dan semakin sering antibiotik digunakan, risikonya yaitu obat tersebut akan semakin tidak efektif dalam melawan bakteri.

Cyclophosphamide adalah

Penyebab resistensi bakteri terhadap antibiotik

Mutasi DNA

Bakteri rentan terhadap mutasi alias perubahan DNA. Ini adalah bagian dari evolusi alami bakteri dan memungkinkan bakteri untuk terus menyesuaikan susunan genetiknya.

Ketika suatu bakteri secara alami menjadi resisten terhadap obat antibiotik, bakteri tersebut akan tetap bertahan, ketika jenis yang lain terbunuh. Bakteri yang tetap bertahan ini kemungkinan akan menyebar dan menjadi dominan, sehingga bisa menyebabkan infeksi.

Selain itu, bakteri adalah mikroba yang mudah berpindah-pindah, yang membuat bakteri untuk bersentuhan dengan mikroba lain dan meneruskan gen mutasi ke bakteri lain.

Penggunaan antibiotik yang tidak tepat

Penggunaan berlebihan dan penyalahgunaan antibiotik memungkinkan terjadinya resistensi bakteri terhadap antibiotik. Setiap Anda minum antibiotik, bakteri sensitif (bakteri yang masih bisa dilawan antibiotik) akan terbunuh. Namun, bakteri yang resisten akan terus tumbuh dan berkembang biak.

Antibiotik tidak efektif melawan infeksi virus seperti flu, sakit tenggorokan, bronkitis, dan infeksi sinus dan telinga. Jadi ketika Anda minum antibiotik padahal tidak sedang diserang infeksi bakteri, kemungkinan resistensi pun meningkat. Itulah mengapa penggunaan antibiotik yang tepat merupakan kunci untuk mengendalikan penyebaran resistensi.

infeksi bakteri streptococcus

Bagaimana resistensi bakteri bisa terjadi?

Bakteri dapat menjadi resisten terhadap antibiotik melalui beberapa cara. Beberapa bakteri dapat menetralkan antibiotik. Bakteri lainnya dapat mengubah struktur luar bakteri sehingga antibiotik tidak bisa menempel pada bakteri untuk membunuhnya.

Setelah terkena antibiotik, terkadang salah satu bakteri dapat bertahan hidup karena menemukan cara untuk melawan antibiotik. Jika satu bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik, bakteri dapat melipatgandakan diri kemudian mengganti semua bakteri yang terbunuh.

Cara menghindari resistensi bakteri

Cara utama untuk menghindari munculnya bakteri yang resisten adalah dengan mengonsumsi antibiotik sesuai aturannya. Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

  • Minum antibiotik sesuai yang diresepkan oleh dokter Anda.
  • Sebaiknya jangan melewatkan dosis minum antibiotik.
  • Konsumsi antibiotik untuk mengobati penyakit yang disebabkan infeksi bakteri, bukan infeksi jamur atau virus.
  • Jangan menyimpan antibiotik untuk diminum jika jatuh sakit kemudian hari.
  • Jangan minum antibiotik yang diresepkan untuk orang lain.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bisakah Microwave Membunuh Bakteri dan Kuman Dalam Makanan?

Microwave merupakan alat yang serbaguna untuk mengolah makanan. Namun, bisakah microwave membunuh bakteri dan kuman yang terdapat pada makanan?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Diah Ayu
Hidup Sehat, Fakta Unik Februari 27, 2019

Agar Tidak Jadi Sarang Kuman, Harus Seberapa Sering Mencuci Handuk?

Handuk mandi bisa menjadi salah satu sumber bakteri penyebab penyakit. Oleh karena itu, Anda wajib mencuci handuk dengan rutin.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Widya Citra Andini
Hidup Sehat, Tips Sehat Februari 5, 2019

Hati-hati, Penyakit Bisa Menular dari Gorden Rumah Sakit!

Terlihat bersih, tetapi jangan main-main dengan gorden rumah sakit kalau tidak mau diserang bakteri. Apa betul? Ini kata penelitiannya.

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Hidup Sehat, Fakta Unik Desember 1, 2018

Perlu Dicatat, Ini Berbagai Tanda Antibiotik Tak Lagi Mempan Lawan Penyakit

Alih-alih menyembuhkan penyakit, minum antibiotik secara berlebihan justru bisa membuat tubuh resisten atau kebal antibiotik. Bagaimana mengetahuinya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh Karinta Ariani Setiaputri
Hidup Sehat, Fakta Unik November 18, 2018

Direkomendasikan untuk Anda

penyebab resistensi antibiotik

Resistensi Antibiotik: Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mencegahnya?

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal tayang April 7, 2020
debu dalam rumah

Hati-hati, Debu di Dalam Rumah Bisa Picu Resistensi Antibiotik

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh Winona Katyusha
Tanggal tayang Februari 25, 2020
bakteri kartu kredit

Awas, Bakteri Ada di Mana Saja, Termasuk Kartu Kredit Anda!

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Juni 29, 2019

6 Jenis Makanan yang Tidak Boleh Dimakan Mentah

Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh Nabila Azmi
Tanggal tayang Juni 14, 2019