Kenapa Kita Menutup Mata Saat Bersin? Ternyata, Ada Fungsinya

Oleh

Bersin adalah tindakan tak sadar yang bisa terjadi kapan saja. Anda tidak bisa mengendalikan reaksi ini. Jika diperhatikan, biasanya ketika seseorang bersin, orang tersebut akan menutup matanya. Reaksi menutup mata saat bersin ini juga merupakan tindakan tak sadar. Namun, sebenarnya apa hubungan antara bersin dan reaksi kelopak mata Anda? Benarkah manusia tak mungkin bersin dengan mata terbuka? Simak penjelasan berikut ini untuk mencari tahu jawabannya.

Yang terjadi pada tubuh ketika Anda bersin

Anda akan bersin ketika hidung kemasukan kuman, bakteri, debu, serbuk sari bunga, partikel halus, polutan, alergen, dan material-material kecil lainnya. Ini karena otak langsung bereaksi dan mengirimkan sinyal untuk mengusir material-material asing tersebut keluar dari tubuh. Maka, paru-paru Anda akan terisi dengan udara yang cukup banyak. Kemudian, otot-otot dada akan berkontraksi dan menghentakkan udara dan material asing keluar dari sistem pernapasan. Hentakan ketika Anda bersin kecepatannya cukup mengagumkan, yaitu hingga 4,5 meter per detik.

Mengapa kita menutup mata saat bersin?

Kebanyakan orang akan secara tak sadar menutup mata saat bersin. Sayangnya, belum ada jawaban pasti yang bisa menjelaskan penyebabnya. Para peneliti sendiri masih terus mempelajari kaitan antara hentakan ketika bersin dengan otot-otot pada kelopak mata.

Salah satu teori yang paling kuat menjelaskan bahwa saat bersin, otak memerintahkan banyak otot untuk berkontraksi sekaligus. Beberapa di antaranya adalah otot pada kerongkongan dan otot spinchter bawah yang terletak di antara kerongkongan dan lambung. Itulah mengapa saat bersin perut Anda biasanya ikut menegang. Namun, otot pada kelopak mata juga ikut diperintahkan untuk berkontraksi saat bersin. Akibatnya, Anda pun akan memejamkan mata ketika sedang bersin.

Ada juga teori lain yang banyak diyakini para ahli. Teori ini menduga bahwa secara refleks, kelopak mata akan melindungi mata dari objek asing yang kemungkinan masuk atau menyentuh bola mata. Contohnya ketika ada orang yang mengayunkan tangannya ke arah wajah atau mata Anda. Anda pasti secara tak sadar langsung memejamkan mata.

Rupanya, hal itu jugalah yang terjadi ketika Anda bersin. Secara otomatis, kelopak mata akan terpejam guna melindungi mata dari kemasukan partikel halus atau material asing yang keluar dari hidung dan mulut saat Anda bersin. Kelilipan partikel halus bisa membuat mata Anda iritasi atau alergi.  

Mungkinkah bersin dengan mata terbuka?

Menurut pengamatan para ahli, bersin dengan mata terbuka bukanlah hal yang mustahil. Pasalnya, reaksi tubuh setiap orang berbeda-beda. Anda bisa saja menahan kelopak mata ketika bersin sekuat tenaga. Namun, Anda berisiko kelilipan kuman, bakteri, atau debu yang dikeluarkan oleh hidung dan mulut.

Benarkah bola mata bisa keluar ketika bersin?

Ada mitos yang beredar bahwa bersin dengan mata terbuka bisa membuat bola mata Anda loncat keluar dan copot. Nah, Anda bisa bernapas lega karena hal ini tak lebih dari sekadar mitos. Menurut dr. David Huston, pakar alergi dari Houston Methodist Hospital di Amerika Serikat, hentakan yang terjadi ketika bersin tidak cukup kuat untuk membuat bola mata Anda keluar. Lagipula, pada dasarnya hanya otot kelopak mata yang akan berkontraksi selama bersin, bukan otot-otot pada bola mata Anda. Maka, bola mata Anda tidak akan terpengaruh oleh seberapa kuatnya bersin Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Februari 23, 2017 | Terakhir Diedit: September 6, 2017

Sumber
Yang juga perlu Anda baca