4 Penyakit Akibat Makan Daging Ayam Belum Matang (Plus Ciri-cirinya)

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 25/04/2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Daging ayam adalah menu favorit di Indonesia. Mungkin dalam seminggu Anda bisa lebih dari tiga kali mengonsumsi daging ayam. Daging ayam memang sehat, tetapi Anda harus berhati-hati. Makan daging ayam belum matang bisa menyebabkan kontaminasi berbagai jenis bakteri atau virus.

Kira-kira penyakit apa saja yang bisa muncul kalau makan daging ayam yang belum matang? Bagaimana cara membedakan daging ayam matang dan yang belum matang? Ini jawabannya.

Kenapa tidak boleh makan daging ayam belum matang?

Dalam tubuh ayam terdapat berbagai jenis bakteri, virus, dan parasit yang akan tetap hidup walaupun ayam sudah mati. Ini karena organisme-organisme tersebut masih menempel pada inangnya di tubuh ayam.

Sementara itu, memasak ayam dengan suhu paling tidak 74 derajat Celsius bisa membunuh berbagai macam organisme penyebab penyakit. Daging ayam pun bisa dikonsumsi secara aman kalau sudah dimasak dengan sempurna.

Nah, makan daging ayam belum matang atau bahkan mentah berisiko menyebabkan empat penyakit berbahaya ini.

1. Tipes

Penyakit tipes atau demam tifoid disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella typhi. Bakteri ini hidup dan berkembang biak di dalam tubuh ayam ternak. Namun, bukan berarti ayam ternak penuh bakteri Salmonella typhi. Biasanya penularan ini terjadi ketika ada orang atau pedagang ayam yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut menyentuh ayam yang Anda beli.

Bila Anda terkena penyakit tipes, Anda mungkin harus dirawat di rumah sakit. Apalagi kalau Anda mengalami diare, perdarahan, atau gangguan pencernaan serius. Gejala penyakit tipes biasanya baru muncul beberapa hari hingga dua minggu setelah Anda makan daging ayam belum matang yang mengandung bakteri. Gejalanya antara lain demam tinggi, nyeri otot, sakit perut, mual, lemas, dan kehilangan nafsu makan.  Jika tidak segera ditangani, penyakit tipes bisa menyebabkan kematian.

2. Flu burung

Virus yang jadi penyebab flu burung, yaitu H5N1, sempat mewabah di Indonesia. Virus yang hidup dalam tubuh ayam serta unggas lainnya ini bisa ditularkan pada manusia. Apalagi kalau Anda mengonsumsi daging ayam belum matang yang sudah terjangkit flu burung.

Gejala penyakit ini antara lain batuk, sulit bernapas, sakit tenggorokan, demam, nyeri otot, hidung berair, dan diare. Seperti infeksi lainnya, virus ini bisa menyebabkan kematian bila tidak diobati.

Menurut rekomendasi Badan Kesehatan Dunia (WHO), memasak ayam hingga suhu dagingnya mencapai 74 derajat Celsius mampu membunuh virus H5N1. Akan tetapi, meski sudah dimasak sempurna, sebaiknya jangan mengonsumsi daging ayam dari peternakan yang terjangkit flu burung.  

3. Flu perut (gastroenteritis)

Gastroenteritis adalah istilah medis untuk flu perut. Flu perut sendiri yaitu peradangan lambung atau usus karena infeksi. Penyakit ini biasanya ditemukan setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus, bakteri, atau parasit. Daging ayam yang belum matang juga bisa sebabkan flu perut.   

Gejala yang mungkin muncul adalah sakit perut, diare, muntah, demam, menggigil, dan dehidrasi. Kemunculan gejala-gejala tersebut bisa memakan waktu 1-3 hari setelah mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

4. Sindrom Guillain-Barre

Penyakit yang satu ini bisa mengakibatkan lemah otot hingga kelumpuhan. Penyebabnya yaitu infeksi bakteri Campylobacter yang mungkin hidup dalam daging ayam. Bila tidak ditangani, kelumpuhan bisa menyebar ke seluruh tubuh hingga bernapas saja Anda harus pakai alat bantu.

Bila Anda mengalami gejala seperti gatal pada tangan dan kaki, nyeri otot, tekanan darah rendah, detak jantung tak beraturan, sulit bernapas, sulit menelan, dan sulit bergerak, segera temui dokter. Sindrom Guillain-Barre harus ditangani di rumah sakit secepatnya.

Ciri-ciri daging ayam belum matang

Setelah mengetahui bahayanya, jangan nekat atau mencoba-coba makan daging ayam yang belum dimasak dengan sempurna. Supaya terhindari dari risiko penyakit karena makan daging ayam belum matang, perhatikan daging ayam dengan saksama. Kalau dagingnya masih agak merah atau pink atau Anda ragu-ragu, jangan dimakan. Daging ayam matang warnanya putih hingga bagian dalamnya.  

Selain dari penampilan dagingnya, perhatikan juga tekstur dagingnya. Bila daging ayam Anda terasa kenyal, alot, dan sulit dikunyah, berarti masaknya belum matang. Daging ayam matang harusnya terasa lembut, berserat, dan mudah dikunyah.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pielonefritis (Infeksi Ginjal)

Pielonefritis adalah infeksi pada salah satu atau kedua ginjal yang disebabkan oleh bakteri atau virus. Bagaimana menanganinya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Urologi, Ginjal 06/08/2020 . Waktu baca 8 menit

7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil yang Mengganggu

Poliuria membuat Anda sering buang air kecil sehingga bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Ini cara mudah mengatasi sering buang air kecil akibat poliuria.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

8 Kondisi yang Menjadi Penyebab Sering Buang Air Kecil

Ada banyak hal yang menjadi penyebab sering buang air kecil, mulai dari kebiasaan minum, konsumsi obat, hingga penyakit. Apakah Anda memiliki salah satunya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Urologi, Kandung Kemih 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kencing yang Perlu Anda Ketahui

Anyang-anyangan alias infeksi saluran kencing membuat Anda sering kebelet dan terasa sakit saat buang air kecil. Apa saja penyebab infeksi saluran kencing?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Urologi, Urologi Lainnya 06/08/2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bibir gatal

7 Penyebab Bibir Hitam untuk Anda yang Tidak Merokok

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 12/08/2020 . Waktu baca 3 menit
rileksasi tubuh

5 Cara Sederhana untuk Relaksasi Sehabis Olahraga

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 4 menit
mengobati infeksi saluran kencing obat cefixime antibiotik

7 Pengobatan Alami Mengobati Infeksi Saluran Kencing

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 07/08/2020 . Waktu baca 8 menit
cara menghilangkan varises dengan skleroterapi

Sering Menggoyang-goyangkan Kaki Saat Tidur? Ini Penyebabnya

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 06/08/2020 . Waktu baca 3 menit