home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Mengenal Segudang Manfaat Chamomile untuk Kecantikan

Mengenal Segudang Manfaat Chamomile untuk Kecantikan

Teh kamomil atau chamomile adalah obat alami yang efektif dalam pengobatan tradisional sejak berabad-abad lalu. Chamomile sendiri adalah nama dari beberapa tanaman yang menyerupai bunga aster pada famili Asteraceae, berupa bunga kuning dan putih berukuran kecil yang harum. Ada banyak spesies chamomile yang berbeda, dua yang paling umum adalah chamomile Jerman (Marticaria recutita) dan chamomile Romawi (Chanmaemelum nobile). Hingga saat ini, bunga chamomile Jerman memiliki lebih banyak bukti medis. Selain memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti baik untuk pencernaan, ternyata kamomil juga memiliki berbagai khasiat untuk kecantikan.

Apa saja manfaat bunga kamomil untuk kecantikan?

Bunga kamomil memiliki fungsi sebagai antimikroba (anti bakteri), antialergi, antiradang, antioksidan, dan analgesik (pereda nyeri) untuk penyakit radang kulit, terapi luka, ataupun terapi luka bakar.

Komponen aktif dalam kamomil meliputi terpenoid (bisoprolol, matrikin, levomenol, dan chamazulene), flavonoid (apigenin, luteolin, rutin, dan quercetin), hidroksikoumarin, mono dan oligosakarida, serta getah tanaman.

  • Chamazulene terbukti memicu aktivitas antiradang dan memiliki efek meningkatkan penyembuhan luka. Sebuah studi menunjukkan bahwa kompres dengan kamomil pada kulit memiliki efek yang hampir sama dengan salep hidrokortison 1 persen, yang biasanya diresepkan oleh dokter untuk mengurangi peradangan kulit.
  • Levomenol adalah zat pelembab dan antiradang alami yang telah terbukti bisa membantu mengurangi tanda-tanda kerusakan kulit, mengurangi rasa gatal, dan memperbaiki tekstur serta elastisitas kulit.
  • Apigenin diklaim memiliki beberapa sifat antioksidan, yang telah terbukti melalui uji kimia.
  • Kamomil dapat mencegah jerawat yang diakibatkan oleh stres. Ini berkat efeknya untuk mengurangi kecemasan dan kandungan antioksidannya.

Bagaimana cara menggunakan chamomile untuk kecantikan?

Ada beberapa cara untuk memanfaatkan bunga chamomile dalam perawatan Anda. Di antaranya adalah:

  • Krim yang dioleskan secara langsung ke kulit.
  • Kantong teh chamomile dingin terbukti sangat efektif dalam perawatan jerawat yang radang ataupun terinfeksi, serta untuk mengurangi bengkak dan mengurangi kantung hitam pada mata.
  • Sari bunga kamomil yang dibekukan (jadi es batu) diyakini dapat meredakan kerusakan kulit.
  • Masker wajah yang dibuat dari rebusan bunga kamomil dan kombinasi herbal lainnya, seperti madu dan lemon.
  • Teh yang diminum langsung.
  • Kapsul yang mengandung ekstrak kamomil.

Apakah bunga kamomil aman digunakan untuk kecantikan?

Meskipun bunga kamomil pada umumnya dianggap sebagai produk yang aman, ada laporan reaksi berupa dermatitis kontak dan konjungtivitis (iritasi mata) pada penerapan topikal (produk yang langsung bersentuhan dengan kulit) produk kamomil, dan ada orang-orang tertentu yang memiliki alergi terhadap kamomil.

Kamomil mengandung sejumlah kecil coumarin yang memiliki efek pengencer darah ringan, yang biasanya hanya muncul pada penggunaan dosis tinggi untuk jangka waktu yang lama.

Mengingat kurangnya bukti tentang keamanan jangka panjangnya, chamomile tidak dianjurkan bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Hingga saat ini, studi klinis tampaknya mendukung penggunaan tradisional dan manfaat terapeutik bunga kamomil topikal.

Ekstrak dari kamomil telah disertakan dalam berbagai macam produk kosmetik, termasuk pelembab dan pembersih hingga produk rambut yang diproduksi oleh pabrik-pabrik obat terkemuka.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Thornfeldt C. Cosmeceuticals containing herbs: fact, fiction, and future. Dermatol Surg. 2005 Jul; 31(7 Pt 2):873-80; discussion 880.

Baumann LS. Cosmeceutical critique: Chamomile. Skin & Allergy News. 2003; 34:43.

Lee KG, Shibamoto T. Determination of antioxidant potential of volatile extracts isolated from various herbs and spices. J Agric Food Chem. 2002 Aug 14; 50(17):4947-52.

Charousaei, Firuzeh & Dabirian, Azam & Mojab, Faraz. Using chamomile solution or a 1% topical hydrocortisone ointment in the management of peristomal skin lesions in colostomy patients: Results of a controlled clinical study. Ostomy/wound management. 2011 (57), 28-36.

What Is Chamomile? https://www.webmd.com/diet/supplement-guide-chamomile#1. Diakses pada 31 Januari 2018.

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Tanggal diperbarui seminggu yang lalu
x