Pernahkah Anda mendengar atau mungkin melihat tanaman karuk atau karok? Beberapa dari Anda mungkin sudah tak asing dengan tanaman yang satu ini. Apalagi, daun dari tanaman karuk sering dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.
Pernahkah Anda mendengar atau mungkin melihat tanaman karuk atau karok? Beberapa dari Anda mungkin sudah tak asing dengan tanaman yang satu ini. Apalagi, daun dari tanaman karuk sering dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Jadi, apa saja manfaat daun karuk atau karok untuk kesehatan? Bagaimana cara menggunakannya? Cari tahu serba-serbi tentang daun yang satu ini pada ulasan berikut.
Karuk, dengan nama latin Piper sarmentosum, adalah salah satu tanaman dari famili Piperaceae.
Tumbuh di daerah tropis maupun subtropis, tanaman ini dapat ditemukan di banyak negara Asia Tenggara, seperti Malaysia, Filipina, Thailand, dan Indonesia, serta Cina, dan India.
Selain nama karuk, Piper sarmentosum juga dikenal dengan nama lainnya, misalnya cabean di Jawa, amelun une di Ambon, dan sirih dadu atau karok di Sumatra.
Di negara-negara lainnya, karuk juga memiliki ragam nama, di antaranya kaduk (Malaysia), sirih duduk, akar bugu, la lot, atau phluu.
Selain sebagai tanaman hias dan bahan masakan tradisional, karuk ternyata sering dimanfaatkan sebagai obat herbal, termasuk bagian daunnya.
Pasalnya, daun karuk diketahui memiliki efek antioksidan, anti-inflamasi, antimikroba, hingga ekspektoran berkat berbagai kandungan fitokimia di dalamnya.
Salah satu kandungan dari daun ini, yaitu minyak atsiri. Adapun minyak atsiri serta komponen daun karuk lainnya diketahui mengandung berbagai senyawa berikut.
Berkat kandungan-kandungan di atas, daun karuk diketahui memiliki ragam manfaat atau khasiat. Berikut beberapa di antaranya.

Khasiat daun karok yang paling terkenal, yaitu dapat berpotensi mengobati batuk, terutama batuk berdahak.
Kandungan flavonoid, saponin, polifenol, monoterpenoid, dan seskuiterpenoid di dalam daun ini diketahui dapat memberikan efek ekspektoran.
Efek ini bisa membantu meluruhkan dahak di paru-paru dan tenggorokan saat Anda mengalami batuk berdahak.
Selain batuk, di Indonesia, daun karuk juga sering digunakan sebagai obat tradisional untuk asma. Khasiat ini bisa didapat berkat kandungan flavonoid di dalam dedaunan ini.
Flavonoid merupakan senyawa fenolik yang secara alami ada di tumbuhan. Senyawa ini diketahui dapat memberikan efek antioksidan serta melawan alergi yang sering terkait dengan asma.
Ada beberapa penelitian yang telah menemukan kaitan antara daun karuk dan hipertensi. Salah satunya diterbitkan pada jurnal Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine.
Menurut penelitian tersebut, ekstrak air daun karok dapat menurunkan tekanan darah sistolik, diastolik, dan rata-rata pada tikus yang mengalami hipertensi.
Meski begitu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek penurunan tekanan darah ini pada manusia.
Manfaat daun karuk berikutnya, yaitu membantu mengobati sakit gigi. Fakta ini disebutkan dalam studi yang diterbitkan di Journal of Ethnopharmacology.
Menurut studi tersebut, ekstrak air daun karok memiliki aktivitas antinosiseptif dan anti-inflamasi yang menjanjikan.
Dengan demikian, menggunakan obat herbal dari ekstrak daun Piper sarmentosum dapat mengurangi berbagai rasa nyeri yang terkait dengan inflamasi, seperti sakit gigi.
Mirip dengan fakta di atas, Anda juga bisa menggunakan daun karuk untuk mengatasi sakit kepala yang Anda alami.
Ini berkat efek anti-inflamasi yang ada pada daun Piper sarmentosum ini. Inflamasi atau peradangan itu sendiri sering dikaitkan dengan penyebab sakit kepala.
Selain rasa nyeri-nyeri di atas, manfaat daun karuk lainnya juga dapat membantu mengurangi sakit perut akibat masalah pada sistem pencernaan.
Dalam beberapa jurnal pun disebutkan bahwa bahan herbal ini dapat membantu mengatasi masalah terkait sistem pencernaan lainnya, seperti perut kembung, gastritis, hingga diare.

Cara menggunakan daun karuk bisa berbeda-beda tergantung pada kegunaannya. Berikut cara pembuatan dan penggunaan tanaman herbal ini untuk mengatasi masalah kesehatan Anda.
Meski memiliki manfaat di atas, efek dari daun ini mungkin tidak sama pada setiap orang. Beberapa khasiat di atas pun belum terbukti efektif untuk mengobati penyakit.
Oleh karena itu, sebaiknya obat herbal tidak digunakan sebagai pengobatan utama. Anda disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter guna mengatasi penyakit yang Anda alami.
Catatan
Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.
Asthma. Mayo Clinic. (2022, March 5). Retrieved March 29, 2023, from https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/asthma/symptoms-causes/syc-20369653
Coughing up phlegm: Causes and treatment. Cleveland Clinic. (n.d.). Retrieved March 29, 2023, from https://my.clevelandclinic.org/health/symptoms/24636-coughing-up-phlegm
Gejala Sesak napas, Karuk Obatnya. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (n.d.). Retrieved March 29, 2023, from http://lipi.go.id/berita/gejala-sesak-napas-karuk-obatnya/1325
Headache. BrainFacts.org. (n.d.). Retrieved March 29, 2023, from https://www.brainfacts.org/diseases-and-disorders/neurological-disorders-az/diseases-a-to-z-from-ninds/headache
Karuk: Tanaman Obat Penghilang Batuk. Digitani News – IPB. (2021, October 11). Retrieved March 29, 2023, from https://digitani.ipb.ac.id/karuk-tanaman-obat-penghilang-batuk/
Mengenal Lebih Dekat Fitokomponen Tanaman Piper Sarmentosum. Unair News. (2021, December 23). Retrieved March 29, 2023, from https://news.unair.ac.id/2021/12/23/mengenal-lebih-dekat-fitokomponen-tanaman-piper-sarmentosum/?lang=id
Piper sarmentosum Roxb. ex W.Hunter. Flora & Fauna Web. (n.d.). Retrieved March 29, 2023, from https://www.nparks.gov.sg/florafaunaweb/species-search?tag=%7B3A78F392-BDFE-47E1-A4DB-CDBCA7A24894%7D%7C%7B9327F9B1-F2C1-47D0-8BB9-678D2B40F383%7D
Urination – difficulty with flow. MedlinePlus. (n.d.). Retrieved March 29, 2023, from https://medlineplus.gov/ency/article/003143.htm
Mohd Zainudin, M., Zakaria, Z., & Megat Mohd Nordin, N. A. (2015). The use of Piper sarmentosum leaves aqueous extract (Kadukmy™) as antihypertensive agent in spontaneous hypertensive rats. BMC complementary and alternative medicine, 15, 54. https://doi.org/10.1186/s12906-015-0565-z
Hafizah, A. H., Zaiton, Z., Zulkhairi, A., Mohd Ilham, A., Nor Anita, M. M., & Zaleha, A. M. (2010). Piper sarmentosum as an antioxidant on oxidative stress in human umbilical vein endothelial cells induced by hydrogen peroxide. Journal of Zhejiang University. Science. B, 11(5), 357–365. https://doi.org/10.1631/jzus.B0900397
Fauzy, F. H., Zainudin, M. M., Ismawi, H. R., & Elshami, T. F. T. (2019). Piper sarmentosum Leaves Aqueous Extract Attenuates Vascular Endothelial Dysfunction in Spontaneously Hypertensive Rats. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine. https://doi.org/10.1155/2019/7198592
Rahman, S. F. S. A., Sijam, K., & Omar, D. (2016). Piper sarmentosum Roxb. : A Mini Review of Ethnobotany, Phytochemistry and Pharmacology. Journal of Analytical & Pharmaceutical Research. 2(5): 00031. https://doi.org/10.15406/japlr.2016.02.00031
Mohd Zainudin, M., Zakaria, Z., Megat Mohd Nordin, N. A., & Othman, F. (2013). Does Oral Ingestion of Piper sarmentosum Cause Toxicity in Experimental Animals?. Evidence-based complementary and alternative medicine : eCAM, 2013, 705950. https://doi.org/10.1155/2013/705950
Fernandez, L., Daruliza, K., Sudhakaran, S., & Jegathambigai, R. (2012). Antimicrobial activity of the crude extract of Piper sarmentosum against methicilin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), Escherichia coli, Vibrio cholera and Streptococcus pneumoniae. European review for medical and pharmacological sciences, 16 Suppl 3, 105–111. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22957424/
Bono MJ, Leslie SW, Reygaert WC. Urinary Tract Infection. [Updated 2022 Nov 28]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK470195/
Subagyo, V. N. O., & Mardiningsih, T. L. (2020). Short note: new record of thrips (Insecta: Thysanoptera) on karuk plants (Piper sarmentosum) in indonesia. BIO Web of Conferences. 19(2020): 00025. https://doi.org/10.1051/bioconf/20201900025
Zakaria, A. A., Patahuddin, H. Mohamad, A. S., Israf, D. A., & Sulaiman, M. R. (2010). In vivo anti-nociceptive and anti-inflammatory activities of the aqueous extract of the leaves of Piper sarmentosum. Journal of Ethnopharmacology. 128(1): 42-48. https://doi.org/10.1016/j.jep.2009.12.021
Han et al. (2020). Piper sarmentosum Roxb.: A review on its botany, traditional uses, phytochemistry, and pharmacological activities. Journal of Ethnopharmacology. 263: 112897. https://doi.org/10.1016/j.jep.2020.112897
Putri, et al. (2020). Studi Literatur Senyawa Fenol dan Flavonoid pada Daun Karuk (Piper sarmentosumRoxb). Farmasi. 6(2):774-779. http://dx.doi.org/10.29313/.v6i2.23842
Versi Terbaru
04/04/2023
Ditulis oleh Ihda Fadila
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Diperbarui oleh: Ilham Fariq Maulana
Ditinjau secara medis oleh
dr. Carla Pramudita Susanto
General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita