home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat Terapi Akupuntur untuk Gangguan Sistem Saraf Tepi

Manfaat Terapi Akupuntur untuk Gangguan Sistem Saraf Tepi

Mungkin sebagian dari Anda sudah mengenal jenis pengobatan alternatif terapi akupuntur. Bahkan, mungkin sekarang ini Anda sedang melakukan terapi ini untuk membantu mengatasi gangguan kondisi kesehatan yang sedang dialami. Dari berbagai manfaat dari terapi akupuntur, apakah salah satunya dapat memberikan efek atau dampak positif pada gangguan sistem saraf tepi? Ketahui jawabannya dengan membaca penjelasan berikut ini.

Mengenai terapi akupuntur

terapi akupuntur untuk psoriasis

Akupuntur merupakan sebuah teknik medis untuk meredakan nyeri dan meringankan gejala dari sebuah penyakit.

Jarum akan dimasukan pada titik-titik di tempat tekanan tubuh berada dengan tujuan untuk merangsang fungsi sistem saraf. Hal ini kemudian akan membuat Anda melepaskan hormon endorfin yang merupakan pereda nyeri alami yang terdapat dalam tubuh.

Endorfin akan dilepaskan pada beberapa bagian tubuh seperti otot, tulang belakang, dan otak. Teknik akupuntur mengubah respon tubuh Anda terhadap rasa sakit sehingga dapat meringankan gejala dari sebuah gangguan kesehatan.

Benarkah akupuntur bermanfaat bagi gangguan sistem saraf tepi?

akupunktur untuk diabetes

Sebuah artikel yang diterbitkan oleh National Certification Commission for Acupuncture and Oriental Medicine membahas manfaat terapi akupuntur dalam merawat gangguan sistem saraf tepi.

Artikel tersebut menyatakan, gejala dari gangguan sistem saraf tepi seperti nyeri dan menurunnya fungsi saraf muncul karena disebabkan oleh terhambatnya energi chi dan darah.

Energi chi merupakan istilah yang berasal dari pengobatan Cina yang mengacu pada energi vital dalam tubuh. Fungsinya adalah untuk mengatur keseimbangan energi dalam tubuh, termasuk kemampuan pemulihan Anda.

Ketika energi chi dan darah tidak mengalir dengan normal, sel-sel dan jaringan dalam tubuh jadi tidak mendapat nutrisi dan dapat memicu nyeri dan gangguan fungsi.

Terapi akupuntur pada umumnya melibatkan proses penusukan jarum di area atau tempat gejala dirasakan untuk mengembalikan kekuatan energi chi dan aliran darah.

Dengan demikian, akupuntur dapat membantu meringankan gejala yang timbul akibat gangguan sistem saraf tepi, sekaligus mengembalikan kekuatan dan meningkatkan fungsi tubuh secara keseluruhan.

Penelitian pun telah menunjukkan manfaat terapi akupuntur untuk membantu meningkatkan kondisi saraf. Ditambah lagi, organisasi kesehatan dunia WHO, juga telah mengakui bahwa akupuntur merupakan salah satu terapi untuk membantu meringankan gejala dari gangguan sistem saraf tepi.

Sebuah jurnal yang diterbitkan di Cina juga menemukan hasil positif tentang akupuntur dari sebuah studi yang melibatkan pengidap gangguan sistem saraf tepi akibat komplikasi diabetes.

Selama 15 hari, pengidap gangguan sistem saraf tepi melakukan terapi akupuntur dan hasilnya terlihat jelas bahwa akupuntur dapat meringankan gejala dari penyakit ini.

Apakah terdapat efek samping dari terapi akupuntur?

akupuntur untuk depresi

Jika dibantu oleh tenaga profesional atau yang memiliki lisensi, terapi akupuntur memiliki efek samping yang sangat sedikit hingga tidak ada sama sekali.

Namun, Anda mungkin dapat mengalami beberapa hal, seperti:

  • Sakit dan lebam. Anda pasti akan merasakan sakit ketika jarum menusuk kulit, meski memang setiap orang akan merespon tusukan jarum berbeda-beda. Selain itu, bekas luka juga besar kemungkinan akan menjadi bagian dari terapi yang sulit untuk dihindari.
  • Cedera. Hal ini mungkin terjadi jika akupuntur dilakukan sembarangan atau tidak oleh tenaga ahli. Jarum dapat masuk terlalu dalam dan melukai organ.
  • Infeksi. Jarum yang digunakan harus selalu steril. Pastikan untuk menanyakan kebersihan dan kualitas jarum sebelum melakukan terapi.

Terapi akupuntur dapat menjadi alternatif pengobatan bagi pengidap gangguan sistem saraf tepi.

Namun, jika Anda tertarik untuk melakukan terapi ini, pastikan untuk menemui ahlinya atau profesional yang memiliki lisensi.

Selain itu, pastikan berkonsultasi pada dokter yang biasa memeriksa gangguan sistem saraf Anda. Tanpa diagnosis yang tepat dan rekomendasi secara medis, terapi akupuntur bisa berbalik memperburuk gejala atau bahkan melukai Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Kaufman -Kelowna, J. (2013). Kaufman: Treating nerve damage with acupuncture. Retrieved April 17, 2020, from https://www.nccaom.org/wp-content/uploads/pdf/Effect%20Peripheral%20neuropathy.pdf

Anthony, K. (2017). Acupuncture for Neuropathy: Benefits and Risks. Retrieved April 17, 2020, from https://www.healthline.com/health/acupuncture-for-neuropathy

Friedlander, J. (2019, February 25). What Exactly Is ‘Qi’? Plus, 6 Ways to Boost It for Better Health. Retrieved April 17, 2020, from https://www.healthline.com/health/ways-to-balance-qi-for-health

Tong, Y., Guo, H., & Han, B. (2010). Fifteen-day Acupuncture Treatment Relieves Diabetic Peripheral Neuropathy. Journal of Acupuncture and Meridian Studies3(2), 95–103. https://doi.org/10.1016/S2005-2901(10)60018-0

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh Roby Rizki
Tanggal diperbarui 28/06/2020
x