5 Cara Efektif Mengatasi Hiperventilasi (Napas Berlebihan) Saat Panik

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2018 . Waktu baca 2 menit
Bagikan sekarang

Saat terserang rasa panik dan cemas berlebih, tak jarang seseorang akan bernapas berlebihan atau terlalu cepat. Reaksi tubuh ini disebut sebagai hiperventilasi. Kondisi ini membuat seseorang bernapas lebih cepat dari biasanya sehingga kadar oksigen yang dihirup sangat sedikit. Sebaliknya, karbon dioksida yang diembuskan justru berlebihan sehingga kadarnya di dalam tubuh menurun. Akibatnya, Anda bisa pusing. Agar kondisi ini tidak sampai membuat hilang kesadaran, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hiperventilasi.

Berbagai cara mengatasi hiperventilasi

apa itu hiperventilasi napas berlebihan

1. Bernapas dengan mengerucutkan bibir

Bernapas dengan mengerucutkan bibir membantu mengatasi sindrom hiperventilasi. Caranya dengan mengerucutkan bibir sama seperti ketika Anda akan hendak meniup lilin ulang tahun.

Kemudian, tarik napas dari hidung, jangan lewat mulut. Lalu, embuskan napas melalui celah kecil di antara bibir. Ulangi hingga Anda merasa lebih baik.

2. Bernapas perlahan dengan bantuan kantong kertas

Cara lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi hiperventilasi adalah bernapas dengan menggunakan kantong kertas. Cara ini cukup efektif karena udara akan terkumpul di dalam kantong untuk Anda hirup kembali. Namun, jika tidak ada kantong kertas atau plastik, Anda juga bisa menangkupkan tangan seperti mangkuk untuk menampung udara.

3. Bernapas dalam-dalam

Untuk membantu diri Anda agar lebih tenang saat mengalami hiperventilasi, cobalah untuk bernapas dalam-dalam. Meski awalnya sulit tetapi Anda bisa melakukannya secara perlahan. Coba hirup napas dalam-dalam dari hidung kemudian tahan selama 10 hingga 15 detik sebelum diembuskan melalui mulut.

4. Akupunktur

Akupunktur bisa menjadi salah satu pengobatan yang cukup efektif untuk mengatasi sindron hiperventilasi. Jika Anda selama ini kerap mengalami hiperventilasi setiap kali panik, cobalah datang ke ahli akupunktur untuk melakukan terapi.

Dikutip dari Healthline ada sebuah penelitian yang menemukan bukti bahwa akupunktur membantu mengurangi kecemasan dan keparahan hiperventilasi.

5. Obat-obatan

Tergantung pada tingkat keparahannya, dokter biasanya akan meresepkan berbagai obat untuk mengatasi kekambuhan kondisi ini. Beberapa obat yang biasanya diresepkan untuk mengatasi hiperventilasi yaitu:

  • Alprazolam (Xanax)
  • Doxepin (Silenor)
  • Paroxetine (Paxil)

Sebaiknya, coba semua cara dan temukan cara mana yang kira-kira paling efektif untuk Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Tips Membantu Pasangan yang Malu Berhubungan Intim

Mau coba hal-hal baru di ranjang, tapi pasangan Anda malu berhubungan intim? Tenang, Anda bisa membangkitkan kehidupan seks Anda dengan beragam cara ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 28 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Kenapa Kita Merasa Mual Saat Sedang Gugup?

Saat harus tampil di depan umum atau mau kencan pertama, tiba-tiba perut jadi sangat mual karena gugup. Mengapa bisa begitu dan bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 21 Juni 2020 . Waktu baca 6 menit

Ini Penyebab Kulit Kita Bisa Merinding

Saat nonton film horor atau berada di tempat yang sangat tinggi, kulit bisa merinding ketakutan. Nah, ini dia penjelasan kenapa tubuh bereaksi seperti itu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Mental, Gangguan Kecemasan 13 Juni 2020 . Waktu baca 4 menit

Bagaimana Stres Memicu dan Memperparah Gejala IBS?

Stres dan cemas ternyata memengaruhi kualitas hidup orang dengan IBS. Bagaimana bisa terjadi dan adakah cara untuk mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 6 Juni 2020 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

serangan panik atau panic attack

Mengenal Perbedaan Panic Attack dan Anxiety Attack

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
ingin muntah saat cemas hingga batuk

Mual Sampai Ingin Muntah Saat Cemas dan Panik? Ini Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gangguan tidur berat badan

Kenapa Gangguan Cemas Seringkali Berkaitan dengan Gangguan Tidur?

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2020 . Waktu baca 4 menit