Ini 5 Perlengkapan Haji yang Tak Boleh Ketinggalan

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 April 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Untuk menjalankan ibadah haji, Anda diharapkan untuk bersabar menunggu hingga tiba waktu keberangkatan. Setelah mendaftarkan diri, berdasarkan informasi dari Kemenag (Kementerian Agama), Anda setidaknya perlu menunggu hingga 10 tahun. Bagi yang sudah mendekati waktu keberangkatan, perlengkapan haji harus mulai dipersiapkan agar ibadah haji berjalan dengan lancar. Selain mempersiapkan kondisi fisik dan mental, perlengkapan lain yang diwajibkan dibawa ke Tanah Suci tidak kalah penting.

Apa saja perlengkapan haji yang penting untuk dibawa?

Melaksanakan rukun islam yang kelima merupakan pengalaman sekali dalam seumur hidup. Maka dari itu, Anda perlu melakukan persiapan dengan matang. Anda akan menghabiskan waktu kurang lebih selama satu bulan di Tanah Suci, sehingga perlengkapan yang akan dibawa pun cukup banyak.

1. Dokumen

Simpan dokumen penting di tempat yang mudah untuk dijangkau seperti tas kecil. Beberapa jenis dokumen yang perlu disiapkan seperti:

  • Paspor dan visa beserta salinannya
  • Tiket pesawat
  • Cadangan foto untuk identitas
  • Asuransi kesehatan
  • Bukti vaksin
  • Salinan preskripsi obat (jika dalam pengobatan tertentu)
  • Membawa identitas teman atau keluarga yang dapat dihubungi

2. Kain ihram

Ihram merupakan pakaian yang akan selalu Anda gunakan selama beribadah haji dan wajib masuk dalam daftar perlengkapan. Pakaian ini terdiri dari dua kain putih tanpa jahitan. Tentu Anda tidak boleh ketinggalan membawanya dan usahakan untuk membawa kain ihram cadangan.

Anda tetap diperbolehkan untuk menggunakan tas kecil seperti tas pinggang. Masukan perlengkapan penting seperti obat atau vitamin, pulpen, sapu tangan, dan dompet atau uang secukupnya untuk keperluan sehari-hari.

3. Perlengkapan pertolongan pertama haji

Perlengkapan haji berikutnya yang perlu disiapkan adalah pertolongan pertama atau First Aid Kit. Perlu diingat, fungsi dari barang-barang dalam tas atau kotak pertolongan pertama berbeda dengan obat-obatan dan suplemen. Peralatan pertolongan pertama yang bisa dibawa adalah:

  • Plester
  • Pembersih tangan berbasis alkohol
  • Pembersih luka antiseptik (misalnya alkohol)
  • Kain kasa atau perban
  • Peniti dan gunting
  • Oralit
  • Termometer
  • Pinset
  • Cotton bud

4. Obat-obatan dan suplemen

Infeksi pada saluran pencernaan dan pernapasan sangat rentan terjadi saat beribadah haji. Anda perlu mengantisipasi penyebaran virus yang berasal dari jutaan jemaah haji lainnya dengan membawa obat dan suplemen. Kelelahan dan kurangnya waktu tidur dapat mudah menurunkan daya tahan tubuh sehingga virus dan bakteri penyebab penyakit akan lebih mudah menyerang tubuh.

Selain meningkatkan daya tahan tubuh dengan rutin berolahraga, Anda perlu membawa beberapa obat dan suplemen yang dapat menjaga kesehatan selama di Tanah Suci, seperti:

  • Antibiotik (Disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter)
  • Obat pereda nyeri
  • Obat diare
  • Obat pereda nyeri, seperti aspirin atau ibuprofen
  • Obat alergi, seperti antihistamin
  • Suplemen vitamin C

Anda bisa mengonsumsi suplemen daya tahan tubuh yang mengandung vitamin C, Vitamin D, dan Zinc dalam format effervescent (tablet larut air). Selain efektif meningkatkan daya tahan tubuh, dalam waktu yang sama juga menambah konsumsi cairan dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

5. Camilan sehat dan air minum

Anda sebenarnya tidak perlu membawa makanan karena sudah disediakan oleh para pengurus haji di Tanah Suci. Namun, jika masih terdapat ruang pada koper atau tas, Anda dapat mengisinya dengan camilan untuk menambah energi di antara jam makan atau saat menunggu di bandara.

Akan tetapi, Anda perlu tahu bahwa terdapat aturan dalam membawa makanan. Oleh karena itu, bawa camilan secukupnya dan tidak berlebihan.

Dari berbagai perlengkapan haji tersebut, semua kembali lagi bergantung pada kebutuhan pribadi, terutama dalam hal obat-obatan. Keperluan di atas hanya sebagai gambaran atau pengetahuan tambahan tentang perlengkapan apa saja yang dibutuhkan saat menunaikan ibadah haji.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

You are already subscribed to notifications.

Baca Juga:

Sumber

Preparations before leaving for Hajj - IslamiCity. (2019, October 2). Retrieved February 10, 2020, from Islamicity.org website: https://www.islamicity.org/5557/preparations-before-leaving-for-hajj/

Malik, M. (2017, July 27). Hajj Checklist and Packing... Retrieved February 10, 2020, from MuslimMatters.org website: https://muslimmatters.org/2017/07/27/hajj-checklist-and-packing-guide/

Government of Canada, Foreign Affairs, Trade and Development Canada. (2020). Travel health kit - Travel.gc.ca. Retrieved February 10, 2020, from Travel.gc.ca website: https://travel.gc.ca/travelling/health-safety/kit

Saudi Arabia - Traveler view - Packing List. (2019). Retrieved February 10, 2020, from Cdc.gov website: https://wwwnc.cdc.gov/travel/destinations/saudi-arabia/traveler/packing-list

Waiting List. Kementerian Agama Republik Indonesia. Retrieved February 10, 2020, from: https://haji.kemenag.go.id/v3/basisdata/waiting-list

Yang juga perlu Anda baca

Tips Mengatur Aktivitas Padat Agar Ibadah Haji Tetap Lancar

Meski tujuan utama jemaah haji adalah beribadah, Anda tetap harus menjaga kesehatan fisik dan mental dengan mengatur aktivitas.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
Hari Raya 24 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Tips Melindungi Kulit dari Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji

Calon jemaah haji akan menghabiskan sebagian besar waktu di luar ruangan sehingga perlu melakukan tindakan untuk mencegah kulit terbakar matahari.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
Hari Raya 23 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

5 Tips Mencegah Dehidrasi Saat Ibadah Haji

Salah satu tantangan yang harus dihadapi calon jemaah haji adalah teriknya matahari sehingga langkah untuk mencegah dehidrasi saat haji perlu dilakukan.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
Hari Raya 11 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit

Begini Cara Menyiasati Waktu Tidur Saat Beribadah Haji

Anda perlu mengatur tidur saat haji meski ingin memaksimalkan kesempatan beribadah saat di Mekah agar ibadah tetap lancar dan tubuh pun bugar.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
Hari Raya 10 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor

Tips Mencegah Batuk dan Pilek Saat Beribadah Haji

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

Pentingnya Tetap Berkomunikasi dengan Keluarga di Tanah Air Saat Ibadah Haji

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27 Maret 2020 . Waktu baca 3 menit
Konten Bersponsor

Pentingnya Asupan Vitamin C Saat Beribadah Haji

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26 Maret 2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor

Begini Caranya Kuat Berdesak-desakan Saat Beribadah Haji di Tanah Suci

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 26 Maret 2020 . Waktu baca 5 menit