Begini Cara Menyiasati Waktu Tidur Saat Beribadah HajiIni adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Saat beribadah haji, waktu akan dihabiskan dengan memanjatkan doa dan mengucap rasa syukur terhadap yang Maha Kuasa. Bahkan terkadang sebagian orang sampai lupa waktu dan menghabiskan waktu berjam-jam hingga larut malam untuk beribadah. Memang kesempatan untuk berkunjung ke Mekkah sangat jarang, tapi Anda tetap butuh waktu untuk istirahat dan tidur untuk mengembalikan energi.

Proses ibadah haji terdiri dari beberapa tahapan yang cukup panjang. Maka dari itu, Anda perlu mengatur tidur saat haji sebaik mungkin agar tetap bisa tetap beribadah tanpa mengalami gangguan kesehatan.

Pentingnya tidur ketika beribadah haji

Anda mungkin cenderung berpikir bahwa tidur merupakan waktu saat tubuh dan pikiran berhenti. Padahal, tidur merupakan periode aktif yang terdiri dari proses penting, restorasi, dan penguatan pada tubuh.

Pada saat melangsungkan ibadah haji, Anda tentu perlu mengatur waktu tidur agar tubuh selalu bugar untuk kembali menjalankan segala kewajiban. Alasan pentingnya mengatur tidur saat haji di antaranya:

  • Mengembalikan energi. Setiap selesai melaksanakan rangkaian ibadah haji, selalu prioritaskan untuk mendapat istirahat dan tidur berkualitas.
  • Menjaga daya tahan tubuh. Tidur juga dapat meringankan gejala kesehatan yang dirasakan akibat kepanasan atau paparan sinar matahari.
  • Melindungi tubuh dari penyakit. Berbagai penyakit menular mudah menyebar ketika beribadah haji. Apabila Anda terserang sebuah virus, usahakan untuk mendapat tidur yang cukup disertai dengan menambah konsumsi vitamin C, seperti dari jus jeruk atau suplemen vitamin C.

Bagaimana cara mengatur tidur saat haji?

Saat beribadah haji, kebiasaan tidur Anda pasti mengalami perubahan. Selain karena perbedaan waktu, kegiatan dan rangkaian yang wajib dilakukan kemungkinan besar merubah rutinitas malam Anda. Anda dapat mulai menyiasati tidur saat ibadah haji dengan cara:

Mendapatkan tidur yang berkualitas saat perjalanan

Banyak faktor yang dapat memengaruhi kualitas tidur saat di pesawat sehingga Anda mengalami kelelahan atau kurang tidur ketika sampai di tujuan. Penyebabnya bisa karena durasi perjalanan, tempat duduk yang tidak nyaman, jadwal keberangkatan tidak sesuai, turbulensi, dan udara kering.

Padahal, perjalanan yang nyaman dapat sedikitnya berpengaruh pada kualitas tidur Anda.

Untuk itu, coba lakukan beberapa hal berikut itu agar Anda dapat lebih nyaman ketika berada di pesawat:

  • Siapkan perlengkapan pendukung tidur seperti bantal, selimut, dan penutup mata.
  • Minum air putih untuk mencegah dehidrasi karena udara kering.
  • Hindari mengonsumsi kafein

Dengan bermodalkan tidur nyenyak saat perjalanan, Anda mungkin dapat menyiasati tidur saat ibadah haji.

Ikuti waktu setempat

Ketika mendarat, sesuaikan jadwal istirahat dengan waktu setempat. Maksudnya, jika Anda tiba pada siang hari, tidur sebanyak mungkin ketika masih berada di pesawat. Sebaliknya, jika tiba di malam hari, usahakan untuk tetap terjaga selama di perjalanan dan tidur ketika sudah tiba di tempat tujuan.

Dengan demikian, Anda dapat mengatur tidur saat beribadah haji sesuai kebiasaan lingkungan sekitar. Anda dapat tidur lebih awal untuk bangun saat dini hari agar bisa beribadah tanpa mengorbankan durasi tidur.

Hindari makanan yang mengganggu kualitas tidur

Menyiasati tidur berarti Anda harus dapat tidur ketika mendapat waktu luang. Oleh karena itu, hindari mengonsumsi makanan yang dapat membuat tidur Anda terganggu. Makanan yang perlu dibatasi atau mungkin lebih baik dihindari seperti makanan berlemak, pedas, berminyak, atau yang digoreng.

Lebih baik, tambah asupan nutrisi agar daya tahan tubuh tetap terjaga. Anda bisa mengonsumsi suplemen dengan kandungan vitamin C, Vitamin D, dan Zinc dalam format effervescent (tablet larut air) agar lebih cepat diserap oleh tubuh.

Selain efektif meningkatkan daya tahan tubuh, dalam waktu yang sama juga menambah konsumsi cairan dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi.  

Makanan berpengaruh pada kualitas tidur Anda. Agar dapat menyiasati waktu istirahat dengan mengatur tidur saat haji, perhatikan makanan yang dikonsumsi, lebih baik perbanyak buah dan sayur pada menu makan Anda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Maret 10, 2020 | Terakhir Diedit: Maret 11, 2020

Sumber
Yang juga perlu Anda baca