Boleh Minum Wine Berapa Banyak Pada Hari Natal?Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Merayakan Natal bersama orang-orang terkasih memang sangat menyenangkan. Setiap orang biasanya memiliki perjamuan Natal masing-masing, sesuai dengan tradisi dan budaya yang mereka miliki. Nah, salah satu perjamuan yang populer saat Natal tiba adalah wine. Meski nikmat, sebaiknya Anda tahu batas minum wine yang aman. Sebab, jika dikonsumsi secara berlebihan, minuman beralkohol ini dapat berdampak buruk pada tubuh.

Boleh berapa banyak minum wine?

Bagi beberapa orang, belum lengkap rasanya kalau saat perayaan Natal mereka tidak ada acara minum wine. Namun, Anda harus tahu diri karena minuman beralkohol ini tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

Riset terbaru dari University of Cambridge mengungkapkan bahwa minum wine lebih dari 5 gelas (ukuran 175 ml dengan kadar alkohol 13 persen) per minggu dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan. Termasuk di antaranya penyakit hati, stroke, penyakit jantung, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

Karena risiko tersebut, peneliti dan badan kesehatan di seluruh dunia menganjurkan pria dan wanita dewasa yang sehat walafiat untuk tidak mengonsumsi alkohol lebih dari empat belas unit dalam seminggu (atau tiga unit alkohol dalam sehari).

Satu unit sendiri kira-kira setara dengan 50 ml wine atau sake yang mengandung alkohol sebanyak 12 sampai 20 persen.

Tips bijak minum wine saat hari Natal

Minum wine saat perayaan Natal harus bijak, aman, dan bertanggung jawab. Jangan sampai Anda mengonsumsi wine terlalu banyak karena terbawa suasana. Alih-alih mendapatkan manfaat, kebanyakan minum wine di hari Natal justru malah membahayakan kesehatan Anda.

Nah, bagi pecinta wine atau minuman keras sejenis, simaklah beragam tips aman mengonsumsi minuman beralkohol di hari Natal berikut:

1. Cek kandungan alkoholnya

Setiap produk wine yang dijual di pasaran mungkin mengandung kadar alkohol yang berbeda-beda. Maka dari itu, selalu perhatikan dan hitung kadar alkoholnya sebelum memutuskan membeli wine untuk perjamuan di malam Natal maupun acara lainnya.

Hal ini efektif untuk mencegah Anda minum alkohol dalam jumlah yang berlebihan.

2. Jangan minum wine saat perut kosong

Sebelum minum wine, pastikan Anda makan terlebih dulu. Makanan dapat membantu memperlambat proses penyerapan alkohol dalam tubuh. Sebaliknya, perut yang kosong dapat mempercepat proses penyerapan alkohol sehingga Anda akan lebih cepat mabuk.

3. Minum pelan-pelan

Minum wine sebaiknya pelan-pelan. Selain untuk menikmati cita rasanya, hal ini juga mencegah tersedak.

Lebih jauh, langsung menegak wine sampai habis juga akan membuat organ hati kesulitan untuk menyaring alkohol dari dalam tubuh. Akibatnya, alkohol yang menumpuk dan masuk ke aliran darah jadi lebih banyak. Padahal, takaran wine yang Anda minum sama dengan keluarga atau teman yang minumnya pelan-pelan.

4.  Saling mengingatkan

Tak dipungkiri bahwa faktor lingkungan sosial berperan penting dalam membentuk kebiasaan seseorang. Bila Anda dikelilingi oleh orang-orang pemabuk, maka Anda akan lebih rentan untuk ikut terjebak di dalamnya.

Itu sebabnya, Anda harus pintar-pintar dalam mengendalikan diri dan memilih lingkungan sosial. Mintalah orang-orang di sekitar Anda supaya saling mengingatkan untuk minum wine secukupnya dan tahu kapan harus berhenti sebelum merasa mabuk.

Pada intinya, minum wine sesuai batas wajar dan yang dianggap aman. Namun, perlu dicatat, batasanya pada setiap orang bisa saja berbeda. Pasalnya, kondisi serta tubuh masing-masing orang jelas berbeda.

Baca Juga:

Share now :

Direview tanggal: Desember 25, 2019 | Terakhir Diedit: November 20, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca