Mendeteksi Kesehatan Tubuh dari Warna dan Rupa Air Liur

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Tahukah Anda jika selain untuk memudahkan proses pencernaan, air liur juga bisa memprediksi seberapa baik kesehatan tubuh Anda? Penelitian saat ini menunjukkan bahwa kanker dan penyakit serius lainnya dapat meninggalkan jejak kehadiran mereka pada air liur seseorang. Jadi lain kali Anda ngiler selama tidur, mungkin ada baiknya untuk menyelidiki warna dan baunya karena tampilan ludah bisa membuka banyak rahasia lebih dari sekadar apa yang Anda makan sebelumnya.

Mendeteksi kesehatan tubuh dan risiko penyakit dari rupa air liur

Coba cek, apakah liur Anda…

1. Tebal atau berserabut

Tekstur ludah yang kental, tebal, atau berserabut bisa menunjukkan Anda mungkin mengalami kesulitan memproduksi air liur. Hal ini bisa terjadi karena konsumsi obat atau kondisi medis tertentu, seperti alergi, nyeri, sialolithuasis (penyumbatan kelenjar ludah oleh batu kalsium), atau lainnya.

Beragam faktor tersebut tersebut bisa mengubah jumlah aliran liur yang masuk dan keluar dari kelenjar ludah, dan jika tidak diobati, hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan gigi, penyakit gusi, dan infeksi ragi oral.

2. Air liur sedikit

Produksi air liur yang terlalu sedikit bisa menandakan mulut kering, atau disebut dengan xerostomia. Mulut kering juga bisa terjadi ketika Anda gugup, marah, atau sedang stres. Untuk meningkatkan produksi air liur, Anda bisa memperbanyak konsumsi air putih atau mengunyah permen karet.

Namun, jika produksi ludah Anda terus menerus sedikit tanpa ada perubahan setelahnya, sebaiknya konsultasikan pada dokter. Dalam jangka panjang, hal ini bisa menyebabkan Anda kesulitan mencicipi, mengunyah, menelan, dan bahkan berbicara.

3. Air liur terlalu banyak

Ludah yang keluar terus dan berlebihan bisa dialami oleh wanita hamil, karena adanya perubahan hormon atau sekedar efek samping dari rasa mual yang dialami. Kondisi ini tidak perlu dikhawatirkan, karena produksi liur berlebihan hanya akan membuat Anda lebih sering meludah atau berhati-hati saat berbicara agar air liur tidak keluar saat Anda berbicara.

4. Rasa liur terlalu asam

Liur yang terasa asam membuat bakteri bisa berkembang biak di sudut dan celah gigi Anda. Ludah asam juga bisa mengikis gigi dan menyebabkan rongga pada gigi.

Mengonsumsi makanan yang kaya arginin, seperti daging merah atau unggas, bisa menurunkan keasaman air liur Anda.

5. Rasa liur pahit atau asam

Air liur pahit atau asam bisa mengindikasikan bahwa Anda mengalami gangguan lambung atau refluks asam lambung. Gejala lain dari gangguan lambung adalah mulas, mual, atau bau mulut.

6. Ludah berwarna pucat

Jika ludah Anda berwarna pucat, ada kemungkinan Anda menderita anemia defisiensi zat besi. Tanpa asupan zat besi yang cukup, tubuh Anda tidak bisa membuat hemoglobin, pigmen dalam sel darah merah yang memberi lidah Anda warna merah muda yang cantik.

Untuk mendapatkan asupan zat besi, Anda bisa mengonsumsi sayuran berwarna hijau, daing, seafood, dan kacang. Zat besi yang cukup juga bisa memberikan Anda energi dan membantu menjaga sistem kekebalan tubuh Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?

Yang juga perlu Anda baca

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Keduanya sama-sama karbohidrat, tapi apakah benar nasi lebih baik dari mie? Cari tahu lebih lanjut sebelum menentukan pilihan.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Fakta Gizi, Nutrisi 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

bahaya mie instan

Bahaya Mie Instan Jika Terlalu Sering Dikonsumsi

Ditinjau oleh: Hello Sehat Medical Review Team
Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Dipublikasikan tanggal: 25 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit