4 Pilihan Bahan Alami untuk Mengobati Infeksi Gusi

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Juli 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Infeksi gusi yang merusak jaringan lunak dan tulang yang menyokong gigi atau periodontitis, biasanya bisa menyebar pada bagian tulang gigi lainnya. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh peradangan gusi (gingivitis) yang tidak terobati sampai tuntas. Selain itu, jika Anda malas menggosok gigi, hal ini bisa membuat plak menumpuk dan bakteri berkembang menjadi infeksi tersendiri, yakni infeksi gusi. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk mengobati infeksi dan mematikan bakteri di sekitarnya. Namun, ada beberapa obat infeksi gusi alami yang bisa membantu menyembuhkan gusi Anda. Apa saja itu?

Obat infeksi gusi yang bisa didapat dari bahan-bahan alami

1. Teh hijau

Teh hijau merupakan tanaman daun teh yang kaya akan kandungan antioksidan di dalamnya. Namun, penelitian dari Jepang yang dipublikasikan dari Journal of Periodontology menemukan bahwa teh hijau bisa menjadi obat infeksi gusi alami.

Teh hijau didapuk bisa memperbaiki kerusakan gigi, memperbaiki kantong gusi, dan mengurangi perdarahan pada gusi. Pada penelitian tersebut, diungkapkan bahwa semakin banyak minum atau mengonsumsi teh hijau murni bisa semakin membantu masalah pada gusi Anda.

2. Minyak kelapa dan garam himalaya

Untuk mengurangi peradangan pada gusi, Anda disarankan untuk berkumur atau melumurkan gusi yang sakit dengan campuran minyak kelapa dan garam himalaya (himalayan salt) yang warnanya pink. Pijat dan kumur-kumur selama 3-5 menit, lalu kumur dengan air tawar.

Minyak kelapa dan garam himalaya sama-sama punya kandungan antimikroba dan antiradang yang baik untuk meringankan rasa sakit dan gejala infeksi yang sudah parah.

3. Lidah buaya

Para peneliti dari India telah mempelajari kegunaan dan manfaat lidah buaya untuk kesehatan gigi dan mulut. Dalam penelitian tersebut, peserta diuji menggunakan pasta gigi, obat kumur, krim, jus, ataupun suplemen yang terbua dari lidah buaya. Hasil temuan menunjukkan bahwa menerapkan gel lidah buaya pada gigi, gusi dan kantung gusi yang meradang bisa bermanfaat baik pada kondisi gusi yang meradang. Anda bisa mencoba menggunakan 100 miligram gel lidah buaya per hari dan ditempelkan pada gusi untuk mempercepat penyembuhan infeksi.

4. Bahan-bahan lain yang bisa membantu menyembuhkan infeksi gusi

Hidrogen peroksida adalah salah satu obat antiseptik ringan yang dijual di toko obat. Antiseptik ini juga bisa membantu membunuh bakteri bila digunakan sebagai obat kumur atau sebagai gel oles. Pemakaian obat ini hanya untuk pemakaian luar, yang mana tidak boleh sampai tertelan.

Kumur air garam juga bisa menjadi salah satu alternatif obat infeksi gusi yang cukup mudah didapat dan dilakukan. Air garam yang hangat bisa mengurangi peradangan dan membunuh bakteri penyebab gusi jadi sakit. Namun jangan digunakan terlalu sering, karena bisa merusak gigi.

Baking soda dan air bisa menjadi salah kombinasi bahan yang digunakan untuk membantu meringankan gejala sakit gusi. Keduanya bisa menetralkan asam yang bisa menyebabkan penyakit gusi.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengungkap Serba-serbi Micellar Water, Amankah Bagi Wajah?

Micellar water populer di kalangan makeup artist dan pencinta produk skincare. Namun, apakah produk ini aman dan bermanfaat?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Fakta Mengagumkan Soal Lutut Manusia yang Tangguh Tapi Rawan Cedera

Lutut manusia bertugas untuk menopang aktivitas Anda sehari-hari. Yuk, cari tahu berbagai fakta menarik soal kesehatan lutut berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 24 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

BAB Sering Berdarah? Hati-hati, Bisa Jadi Tanda Kanker pada Saluran Cerna

Penyebab BAB berdarah bukan cuma ambeien alias wasir saja. Darah pada feses bisa jadi pertanda adanya kanker pada salah satu organ saluran cerna Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Kanker, Kanker Lambung 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit

6 Manfaat Mujarab Bunga Lawang yang Sayang Dilewatkan

Cari tahu manfaat bunga lawang, tanaman herbal asal Tiongkok yang memiliki segudang manfaat kesehatan. Dari melawan jamur sampai atasi batuk. Apa lagi, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

penyakit dari tikus

Hati-hati! Ini 6 Penyakit Berbahaya yang Disebabkan Oleh Tikus

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
keluar air mani

Tiba-tiba Keluar Air Mani Padahal Tidak Terangsang, Kok Bisa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
efek bleaching gigi

Efek Bleaching untuk Memutihkan Gigi, Adakah yang Perlu Diwaspadai?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit
mie instan atau nasi

Mie Instan atau Nasi Putih, Mana yang Lebih Sehat untuk Dikonsumsi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Dipublikasikan tanggal: 24 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit