home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Kenapa Menelan Ludah Tidak Menghilangkan Haus?

Kenapa Menelan Ludah Tidak Menghilangkan Haus?

Ketika sedang haus dan tidak ada sumber air terdekat, kadang kita terpaksa menelan ludah sendiri supaya tenggorokan tidak kering. Faktanya, sebanyak apa pun Anda menelan ludah justru malah bikin makin haus. Kok bisa?

Air liur lebih pekat dari air biasa

Air liur, ludah, iler, atau saliva adalah cairan bening yang dibuat oleh kelenjar ludah.

Namun ternyata tesktur liur lebih pekat dan kental ketimbang cairan biasa karena mengandung berbagai komponen berbeda dengan konsentrasi tinggi. Dalam air liur terkandung berbagai komponen seperti lendir, mineral, protein, dan enzim yang disebut amilase.

Namun, penting diketahui bahwa liur bukanlah cairan alami tubuh yang paling kental. Masih ada darah dan nanah yang jauh lebih kental ketimbang air ludah.

Menelan ludah justru bikin makin haus

Dr. Len Horovits, dokter spesialis penyakit dalam di Lenox Hospital New York City menjelaskan dalam Live Science bahwa sebanyak apa pun menelan ludah sendiri akan bikin Anda makin haus. Kenapa bisa begitu?

Ternyata hal ini disebabkan karena cairan dalam tubuh kita bekerja berdasarkan prinsip osmosis. Singkatnya, osmosis membuat cairan yang lebih encer akan terserap oleh cairan yang lebih kental.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, air liur memiliki konsentrasi yang lebih tinggi sementara cairan dalam tubuh kita sebaliknya. Ini artinya, semakin banyak Anda mencoba menelan ludah sendiri, maka cairan tubuh yang teksturnya lebih encer akan diserap oleh air liur.

Alih-alih membasahi sel-sel tubuh yang membutuhkannya, hal tersebut malah membuat Anda semakin haus. Nah, lain ceritanya jika Anda minum air putih.

Konsentrasi air putih yang jauh lebih encer daripada cairan alami tubuh akan lebih mudah diserap oleh sel-sel dalam tubuh yang membutuhkannya. Alhasil, tubuh Anda akan lebih cepat terhidrasi dan tidak lagi merasa kehausan.

Manfaat mengejutkan air liur

Menelan air ludah mungkin tidak akan melepas dahaga Anda. Walaupun begitu, air liur tetap memiliki peran penting dalam mendukung fungsi tubuh, lho!

Berikut sejumlah manfaat penting air liur bagi tubuh yang penting untuk Anda ketahui.

1. Membantu proses pencernaan

Dengan adanya air liur, maka proses mengunyah dan menelan makanan jadi lebih mudah. Tak hanya itu, air liur juga dapat membantu memudahkan proses pencernaan.

Hal ini karena kandungan enzim dalam air liur dapat membantu memecah karbohidrat, lemak, dan protein, sehingga membuatnya lebih mudah untuk dicerna.

2. Menjaga kesehatan gigi dan mulut

Coba Anda raba gigi atau gusi Anda menggunakan lidah atau tangan. Pasti Anda merasa ada lapisan tipis yang menyelimutinya, kan? Nah, lapisan ini adalah air liur.

Faktanya, air liur tak hanya sekadar melembapkan rongga mulut saja. Pasalnya, air liur juga bertugas untuk melapisi setiap permukaan gigi dan membantu meluruhkan sisa makanan yang menempel atau tersangkut di sela-sela gigi.

Selain itu, air liur juga memiliki agen antimikroba yang dapat membunuh bakteri yang ada di dalam rongga mulut. Enzim yang ada di dalam air liur juga dapat membantu melawan infeksi di dalam mulut.

3. Mencegah mulut kering

Fungsi air liur yang terakhir adalah mencegah terjadinya mulut kering. Dalam istilah medis, kondisi ini disebut xerostomia.

Jika produksi air liur sedikit, Anda lebih mudah untuk mengalami berbagai masalah kesehatan, mulai dari penyakit gusi dan kerusakan gigi. Anda juga akan lebih rentan mengalami infeksi dari bakteri, ragi, dan jamur. Bahkan, kondisi ini juga bisa menyebabkan kesulitan menelan dan mencerna makanan.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Science, L. (2016). Why Doesn’t Saliva Quench Your Thirst?Live Science. Retrieved 28 May 2019, from https://www.livescience.com/54352-why-saliva-does-not-quench-thirst.html

Saliva and Your Mouth: Function of Saliva in Oral Health. (2019). WebMD. Retrieved 28 May 2019, from https://www.webmd.com/oral-health/what-is-saliva#1

Saliva. (2019). ScienceDaily. Retrieved 28 May 2019, from https://www.sciencedaily.com/terms/saliva.htm

Why So Thirsty? When Craving Water Signals a Bigger Problem. (2019). WebMD. Retrieved 28 May 2019, from https://www.webmd.com/a-to-z-guides/why-am-i-always-thirsty#1

Foto Penulis
Ditinjau oleh dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh Risky Candra Swari
Tanggal diperbarui 14/06/2019
x