Air Lemon untuk Mengatasi Maag, Benar Manjur Atau Bahaya?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 5 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bagi Anda yang pernah terserang penyakit maag (gastritis), pasti sudah paham bahwa penyakit ini bisa sungguh menyiksa lambung. Untungnya, gastritis atau sakit maag adalah penyakit yang bisa disembuhkan dengan penanganan yang tepat. Anda biasanya dianjurkan untuk menjaga pola makan yang seimbang serta menghindari jenis makanan dan minuman tertentu. Banyak yang percaya bahwa salah satu jenis makanan dan minuman yang perlu Anda hindari adalah yang sifatnya asam, misalnya lemon. 

Sedangkan Anda mungkin sudah sering dengar bahwa air lemon justru dianjurkan untuk menyembuhkan maag. Apa benar begitu? Yuk, simak faktanya di bawah ini.

Apa yang terjadi pada lambung penderita gastritis?

Selain sakit maag, gastritis juga sering dikenal sebagai radang lambung. Gastritis terjadi karena terjadi peradangan atau pembengkakan pada dinding mukosa lambung. Inilah yang menyebabkan lambung Anda terasa perih dan sakit. Jika sakit maag muncul hanya sebentar dan mendadak, itu berarti Anda menderita gastritis akut. Namun, jika sakit maag yang Anda rasakan berlangsung cukup lama dan sering terjadi, Anda menderita gastritis kronis.

Peradangan atau pembengkakan ini terjadi karena beberapa faktor risiko. Beberapa jenis obat-obatan dilaporkan bisa menyebabkan gastritis. Ini disebabkan oleh reaksi kimia dari obat-obatan tertentu seperti aspirin, ibuprofen, dan naproxen yang mengakibatkan infeksi pada lambung. Tidak menjaga pola makan yang sehat dan ketergantungan terhadap alkohol atau obat-obatan terlarang juga bisa meningkatkan risiko lambung Anda terserang gastritis. Penyebab lainnya adalah infeksi bakteri oleh Helicobacter pylori (H. pylori).

Kandungan asam askorbat dan sifat basa pada lemon

Buah lemon kaya akan kandungan asam askorbat dan alkali yang berguna bagi proses penyembuhan gastritis. Asam askorbat adalah senyawa kimia yang juga dikenal sebagai vitamin C. Berbeda dengan asam sitrat, bahan aditif yang banyak ditemui pada produk makanan dan minuman olahan, asam askorbat adalah asam alamiah yang bisa Anda dapatkan dari buah-buahan seperti lemon, jeruk, dan kiwi.

Air lemon untuk mengatasi maag

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Digestive Diseases and Sciences, vitamin C dalam lemon sangat penting bagi lambung karena kemampuannya menyembuhkan luka akibat peradangan. 

Senyawa yang terkandung dalam lemon juga akan memicu produksi mukus atau lendir yang bertugas untuk melindungi lambung dengan cara menyeimbangkan asam klorida (HCl) yang lebih sering disebut asam lambung. Lambung dengan asam klorida yang terlalu banyak akan lebih berisiko mengalami luka atau peradangan. Maka, mukus akan sangat bermanfaat untuk menetralkan asam dalam lambung.

Lalu apakah ini artinya air lemon bisa mengatasi maag? Belum tentu. Dalam penelitian ini, yang berkhasiat untuk mengatasi maag sebenarnya adalah vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan. Kandungan asamnya sendiri belum terbukti bisa jadi solusi maag.

Karena itu, khasiat air lemon untuk mengatasi maag masih harus diteliti lebih jauh. Pasalnya, mengonsumsi lemon pada saat lambung bermasalah juga berisiko menimbulkan risiko. Beberapa orang sensitif terhadap asam lemon sehingga bisa memicu gejala maag yang lebih parah. Karena itu, bila maag sedang kumat, sebaiknya segera minum obat maag atau periksa ke dokter.

Kalkulator BMI

Benarkah berat badan Anda sudah ideal?

Ayo Cari Tahu!
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Masalah bau badan tak sedap bikin kurang pede? Tenang, dua bahan alami ini bisa membantu mengurangi bau badan ketika deodoran saja tidak mempan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

4 Jenis Olahraga yang Aman Dilakukan di Malam Hari

Olahraga malam hari bisa membantu Anda tidur nyenyak dan menghindarkan diri dari sengatan sinar matahari. Berikut 4 olahraga untuk dilakukan di malam hari.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Olahraga Lainnya, Kebugaran 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Sakit Kepala Setelah Makan? Ini 4 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya

Ngantuk atau lemas habis makan adalah hal yang biasa. Lalu, bagaimana kalau Anda justru sakit kepala setelah makan? Cari tahu penyebabnya di sini, yuk.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Otak dan Saraf, Sakit Kepala 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Sering kali diet Anda gagal karena Anda tak bisa menahan lapar dan akhirnya menyerah dan kembali makan dengan porsi besar. Begini cara mengatasinya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Tips Berat Badan Turun, Nutrisi 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

mencium bau

Sering Mencium Sesuatu Tapi Tak Ada Wujudnya? Mungkin Anda Mengalami Phantosmia!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
memotong kuku

Kuku Pendek vs Kuku Panjang: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit