backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

4

Tanya Dokter
Simpan
Konten

Cara Mengatasi Gigi Depan Berlubang yang Ganggu Penampilan

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 14/11/2022

Cara Mengatasi Gigi Depan Berlubang yang Ganggu Penampilan

Masalah gigi berlubang bisa terjadi pada gigi mana saja, termasuk gigi seri pada bagian depan. Gigi depan berlubang tentu akan menurunkan rasa percaya diri Anda. Lalu, bagaimana cara menutupi gigi berlubang bagian depan? Simak ulasannya di bawah ini.

Penyebab gigi depan berlubang

cara mengatasi gigi depan berlubang

Gigi berlubang (karies) merupakan salah satu gangguan gigi dan mulut yang paling umum. Gangguan ini bisa memengaruhi anak-anak, remaja, dan bahkan orang dewasa.

Sisa-sisa makanan dan bakteri yang menempel pada permukaan gigi merupakan penyebab utama gigi berlubang. Bakteri akan memakan pati dari sisa makanan, lalu membentuk plak gigi.

Plak yang menempel pada gigi bersifat asam, dan asam dapat mengikis lapisan gigi terluar yang disebut email. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya lubang-lubang kecil pada gigi.

Bakteri dan asam tersebut juga berisiko menembus lapisan gigi yang lebih dalam yang disebut dentin. Pada kondisi inilah, Anda biasanya mulai merasakan sakit gigi.

Ada beberapa kondisi yang sering menjadi penyebab gigi berlubang pada bagian depan, antara lain:

  • jarang menyikat gigi,
  • tidak membersihkan gigi dengan benang (flossing),
  • sering mengonsumsi makanan dan minuman yang manis atau asam,
  • usia yang lebih muda atau tua, serta
  • mulut kering akibat kondisi tertentu.

Gigi mana yang lebih berisiko mengalami karies?

Dikutip dari Mayo Clinic, gigi premolar dan geraham adalah gigi yang paling rentan berlubang. Ini karena bentuknya yang banyak lekukan dan celah sekaligus sulit dijangkau saat menyikat gigi. 

Cara mengatasi gigi depan berlubang

fluoride varnish, gigi anak

Orang-orang yang tidak menjaga kebersihan gigi dan mulut lebih berisiko mengalami gigi depan berlubang. Padahal, gigi ini mudah dijangkau saat menyikat gigi dan flossing.

Karies pada gigi seri yang ukurannya besar dan sudah menghitam tentu akan sangat terlihat saat Anda menggigit makanan, tertawa lebar, atau berbicara dengan orang lain.

Untuk mengatasinya, tentu Anda butuh pertolongan dari dokter gigi. Berikut ini merupakan beberapa cara memperbaiki dan menutupi gigi berlubang bagian depan.

1. Fluoride varnish

Apabila karies gigi diketahui pada tahap awal, dokter gigi umumnya akan melakukan prosedur fluoride varnish untuk memperbaiki lapisan email gigi.

Fluoride adalah mineral yang umum ditemukan dalam pasta gigi dan obat kumur. Zat ini membantu remineralisasi, yakni proses mengembalikan mineral gigi yang terkikis akibat erosi gigi

Prosedur ini dilakukan dengan mengoleskan gel fluoride pada permukaan gigi hingga terbentuk lapisan tipis. Gel ini akan cepat mengeras dan terserap ke dalam gigi Anda.

Selain perawatan di klinik, dokter gigi mungkin meresepkan pasta gigi atau obat kumur khusus bila Anda berisiko tinggi mengalami kerusakan gigi.

2. Tambal gigi

Cara mengatasi gigi keropos hitam berlubang bagian depan lainnya yakni dengan tambal gigi.

Prosedur ini biasanya dokter gigi lakukan bila lubang pada gigi tidak begitu besar dan kerusakan yang terjadi belum mencapai bagian dalam gigi.

Dokter gigi awalnya akan mengebor karies gigi yang membusuk. Untuk mengurangi rasa sakit, Anda mungkin menerima suntik anestesi lokal sebelumnya.

Kemudian, dokter akan mempersiapkan bahan tambalan yang disesuaikan dengan warna gigi, seperti resin komposit atau semen ionomer kaca (SIK).

Dokter gigi selanjutnya akan membentuk dan menambahkan bahan khusus supaya tambalan jadi lebih kencang dan melekat pada gigi asli.

3. Perawatan saluran akar

Jika bakteri penyebab gigi berlubang sudah menyerang ke bagian gigi yang lebih dalam, seperti dentin dan pulpa, dokter gigi biasanya menyarankan perawatan saluran akar.

Prosedur perawatan saluran akar (root canal treatment) dilakukan dengan mengangkat jaringan pulpa yang terinfeksi, membersihkan rongga pulpa, lalu mengisinya dengan bahan khusus.

Setelahnya, dokter gigi akan melakukan penambalan gigi dengan bahan resin komposit. Dalam beberapa kasus, pasien mungkin akan membutuhkan mahkota tiruan (dental crown).

Dibandingkan dengan tambal gigi, perawatan saluran akar membutuhkan perawatan lebih lama. Anda umumnya membutuhkan 1–2 kali kunjungan ke dokter gigi.

4. Veneer gigi

cara melepas veneer gigi

Tambalan gigi depan yang berlubang mungkin akan terlihat, terlebih bila ukuran karies lumayan besar. Oleh sebab itu, Anda juga disarankan untuk melakukan veneer gigi setelahnya.

Veneer merupakan cara yang ampuh untuk menutupi gigi berlubang bagian depan. Dokter gigi akan melapisi bagian depan gigi dengan cangkang tipis yang serupa dengan gigi asli.

Cara ini mampu memperbaiki tampilan gigi depan setelah tambal gigi dan perawatan saluran akar. Gigi akan lebih putih dan membuat senyum Anda tampak lebih cerah.

Umumnya, cangkang ini terbuat dari resin komposit dan porselen. Jika dirawat dengan benar, veneer bisa bertahan lama, sekitar 5–15 tahun.

5. Cabut gigi

Apabila dibiarkan dalam waktu lama, infeksi bakteri dapat membuat gigi keropos dan berwarna hitam. Kedua hal tersebut biasanya menjadi pertanda dari gigi mati atau busuk.

Dokter akan menyarankan cabut gigi bila kerusakan gigi sudah parah dan tidak bisa diperbaiki lagi. Prosedur ini relatif sederhana dan tidak menimbulkan sakit setelahnya.

Gigi susu yang dicabut nantinya akan digantikan oleh gigi permanen. Namun, bila gigi dewasa yang dicabut, tentu hal ini bisa menyebabkan ompong pada gigi depan.

Maka dari itu, dokter gigi akan menyarankan untuk pasang gigi palsu. Dokter akan menentukan jenis gigi palsu lepasan atau permanen sesuai kebutuhan Anda.

Ragam cara mencegah gigi berlubang

Pada dasarnya, langkah pencegahan gigi depan berlubang sama halnya dengan cara menjaga kesehatan gigi dan mulut sehari-hari. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan.

  • Menyikat gigi secara rutin dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari.
  • Gunakan pasta gigi yang mengandung fluoride dan sikat gigi berbulu lembut.
  • Lakukan teknik menyikat gigi dengan benar agar bisa menjangkau seluruh bagian gigi.
  • Tambahkan flossing dan obat kumur untuk membersihkan sela-sela gigi.
  • Konsumsi makanan sehat dan batasi makanan atau minuman manis.
  • Berhenti merokok.

Penting juga bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Dengan begitu, kerusakan gigi yang lebih parah bisa Anda hindari.

Jika Anda memiliki pertanyaan lain seputar kondisi ini, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter gigi guna memperoleh solusi terbaik.

Kesimpulan

  • Gigi depan berlubang disebabkan oleh penumpukan plak akibat bakteri dan sisa-sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi.
  • Tergantung keparahannya, dokter gigi akan mengatasi gigi berlubang bagian depan dengan prosedur fluoride varnish, tambal gigi, perawatan saluran akar, veneer gigi, hingga cabut gigi.
  • Kebersihan mulut yang baik dan pemeriksaan rutin ke dokter gigi merupakan kunci utama dalam mencegah kerusakan gigi.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 14/11/2022

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan