Asam Mefenamat untuk Sakit Gigi, Benarkah Lebih Ampuh dari Paracetamol?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 September 2017 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Kata orang, sakit gigi sangat sakit sekali, tidak ada yang bisa menandinginya. Oleh karena itu, obat sangat diperlukan untuk meredakan nyeri karena sakit gigi. Biasanya, obat yang dianjurkan untuk sakit gigi adalah yang mengandung asam mefenamat. Tak jarang, paracetamol juga dapat digunakan untuk meredakan sakit gigi. Namun, di antara asam mefenamat dan paracetamol, mana yang lebih baik? Apakah asam mefenamat untuk sakit gigi lebih efektif digunakan?

Asam mefenamat untuk sakit gigi

Sakit gigi merupakan rasa nyeri atau sakit di sekitar gigi yang mungkin disebabkan oleh gigi berlubang, gigi bengkak, fraktur gigi, gigi menggeretak (tooth grinding), atau infeksi gusi. Selain rasa nyeri, gejala lain yang mungkin Anda rasakan saat mengalami sakit gigi adalah bengkak di sekitar gigi, demam, dan sakit kepala. Untuk meredakan gejala ini, maka Anda perlu minum obat. Salah satu obat untuk sakit gigi adalah asam mefenamat.

Asam mefenamat adalah obat golongan antiperadangan nonsteroid yang berfungsi untuk mengurangi rasa nyeri dan peradangan pada berbagai masalah tulang dan otot, termasuk sakit gigi. Obat ini bekerja dengan cara menghambat kerja zat siklo-oksigenase yang terlibat dalam produksi berbagai bahan kimia tubuh, salah satunya adalah prostaglandin. Prostaglandin ini dihasilkan tubuh saat Anda mengalami cedera, penyakit, atau kondisi tertentu yang menyebabkan rasa sakit, peradangan, dan pembengkakan.

Dengan menghambat kerja zat siklo-oksigenase, maka produksi prostaglandin juga terhambat. Sehingga, rasa nyeri yang ditimbulkan oleh prostaglandin pun akan berkurang. Dengan begitu, asam mefenamat dapat membantu mengurangi nyeri yang Anda rasakan karena sakit gigi. Biasanya, asam mefenamat untuk sakit gigi tersedia dalam bentuk tablet dan sirup.

Paracetamol untuk sakit gigi

Paracetamol juga merupakan obat pereda nyeri, seperti sakit kepala, sakit gigi, dan juga mengurangi demam. Paracetamol sering menjadi rekomendasi pertama untuk mengobati rasa sakit karena ini aman dikonsumsi bagi kebanyakan orang dan jarang menyebabkan efek samping.

Namun begitu, tidak seperti asam mefenamat, paracetamol tidak bisa meringankan peradangan. Paracetamol hanya akan menghambat pengiriman pesan ‘nyeri’ ke otak, sehingga Anda merasa nyeri berkurang. Paracetamol akan bekerja lebih baik untuk mengobati sakit gigi jika digunakan dengan aspirin atau obat golongan antiperadangan nonsteroid.

Biasanya, dosis paracetamol 400-500 mg sudah bisa untuk mengobati sakit gigi. Anda juga bisa meningkatkan dosisnya sampai 1000 mg. Namun, Anda perlu ingat bahwa paracetamol dalam dosis berlebihan dapat menyebabkan kerusakan hati, terlebih bila dikonsumsi bersamaan dengan dua atau tiga obat penghilang rasa sakit.

Jadi, mana yang lebih ampuh sebagai obat sakit gigi: asam mefenamat atau paracetamol?

Dilihat dari fungsinya tersebut, asam mefenamat dan paracetamol sama-sama dapat Anda gunakan untuk mengobati sakit gigi. Bedanya, paracetamol hanya dapat meredakan rasa sakit, sedangkan asam mefenamat dapat Anda gunakan untuk meredakan rasa sakit dan juga peradangan.

Penggunaan paracetamol untuk mengobati sakit gigi juga lebih ampuh bila dikombinasikan dengan obat antiperadangan nonsteroid. Sehingga, jika Anda sakit gigi, akan lebih efektif bila Anda mengobatinya dengan obat yang mengandung asam mefenamat.

Ingat, konsumsi obat sesuai dengan petunjuk penggunaan, jangan sampai melebihi dosis yang dianjurkan atau terlalu lama memakai obat. Jika sakit gigi tak kunjung sembuh setelah Anda mengambil obat, sebaiknya periksakan diri Anda ke dokter.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Trik Membujuk Anak Agar Tak Takut ke Dokter Gigi

Periksa gigi bisa jadi pengalaman yang menyenangkan, kok. Agar anak tidak takut ke dokter gigi, contek saja beragam tips pintar berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 12 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Dry Socket

DefinisiApa itu dry socket? Dry socket adalah kondisi yang menyebabkan rasa sakit yang kadang terjadi setelah pencabutan gigi. Kondisi ini terjadi saat gumpalan darah yang terbentuk pada soket terlepas, sehingga ...

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Untuk Apa Rutin Melakukan Scaling Gigi? Ketahui Prosedur dan Manfaatnya

Scaling gigi adalah perawatan untuk membersihkan karang gigi. Selain itu, scaling juga memiliki manfaat lainnya. Apa sajakah manfaat scaling gigi?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Perawatan Gigi, Gigi dan Mulut 4 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

Gigi Goyang

Gigi goyang adalah masalah gigi yang umum. Cari tahu gejala, penyebab, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegah gigi goyang di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Gigi dan Mulut 2 Januari 2021 . Waktu baca 13 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat yang aman untuk ibu menyusui

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
obat gigi ngilu

Rekomendasi Obat Alami dan Medis untuk Meredakan Ngilu di Gigi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
obat pilek bayi

Pilihan Obat Pilek yang Bisa Diberikan pada Anak dan Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
dosis obat pereda nyeri

Berapa Banyak Dosis Aman Minum Obat Pereda Nyeri?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit