Tips Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Memasuki bulan Ramadan, umat muslim memiliki kewajiban untuk berpuasa. Padahal, upaya untuk mencegah tertular selama masa pandemi COVID-19, yaitu mengonsumsi makanan bergizi agar kebugaran tubuh terjaga. Lantas, bagaimana cara menjaga tubuh tetap bugar saat beribadah puasa selama pandemi COVID-19?

Berbagai tips menjaga tubuh bugar saat puasa selama pandemi COVID-19

Selama pandemi COVID-19, penting menjaga tubuh tetap bugar agar terhindar dari virus tersebut. Salah satu kuncinya adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, menjaga kebersihan, dan menerapkan pola hidup sehat.

Namun, selama puasa, Anda terkadang merasa lesu karena tidak ada asupan makanan sekitar 12 jam lamanya. Bagaimana mengantisipasi hal ini? Berikut tips yang bisa Anda praktikkan di rumah, untuk menjaga tubuh tetap bugar saat puasa selama pandemi COVID-19.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

373,109

Terkonfirmasi

297,509

Sembuh

12,857

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

1. Konsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka puasa

Kunci utama dari menjaga tubuh tetap bugar adalah mengonsumsi makanan bergizi. Saat puasa di tengah pandemi COVID-19, Anda bisa menerapkannya saat sahur dan berbuka puasa.

Sahur

Jangan sampai Anda melewatkan sahur saat puasa karena ini bisa mengakibatkan Anda menjadi lemas dan tubuh tidak bugar selama seharian penuh. Pilihlah makanan yang mengandung pati untuk memperoleh energi dan juga berserat tinggi, agar puasa dapat dijalani dengan lancar selama pandemi COVID-19 masih terjadi.

Selain itu, makanan mengandung pati pun dapat membantu Anda merasa lebih kenyang serta juga baik untuk pencernaan. Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa Anda konsumsi saat sahur.

  • Oatmeal
  • Sereal
  • Nasi
  • Yogurt
  • Roti

Selain makanan mengandung pati, makanan mengandung protein juga bisa menjadi pilihan. Dilansir dari Healthlinebeberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 30% kalori makanan dari protein dapat mengurangi rasa lapar.

makanan nutrisi untuk memperkuat imun

Buka puasa

Saat buka puasa, hindari makan secara berlebihan. Hal ini justru dapat menyebabkan perut Anda merasa kembung. Sebaiknya, berbukalah dengan air putih, makanan rendah lemak, dan makanan yang mengandung gula alami untuk memberi energi pada tubuh, seperti jus dan smoothies tanpa pemanis tambahan, kurma, buah, atau sup.

Setelah berbuka puasa, makanlah makanan dengan gizi yang seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, dan serat. Makanan dengan gizi seimbang dapat menjaga tubuh tetap bugar saat puasa dan selama pandemi COVID-19.

Belanja makanan bergizi

Pandemi COVID-19 mungkin mengharuskan Anda untuk tetap di rumah. Oleh karena itu, Anda bisa lebih sering memasak untuk sahur dan berbuka puasa. Hal ini pun perlu dilakukan untuk menjaga makanan yang dikonsumsi tetap bersih, sehat, dan menghindari pergi ke luar selama COVID-19.

Pastikan pula Anda telah membeli bahan makanan yang dibutuhkan. Selama puasa di tengah pandemi COVID-19 ini, pilihlah bahan makanan yang segar, tetapi bisa bertahan hingga satu minggu ke depan untuk menghindari berbelanja setiap hari. Sesuaikan juga bahan makanan tersebut dengan kebutuhan gizi Anda agar tubuh tetap bugar saat puasa.

2. Cukupi kebutuhan air

Dehidrasi bisa mengakibatkan lemas dan lelah saat puasa. Untuk itu, Anda harus tetap memenuhi kebutuhan air saat puasa, yaitu delapan gelas sehari, agar tubuh tetap bugar. Anda bisa melakukannya ketika sahur, berbuka puasa, dan menjelang tidur untuk memenuhi kebutuhan cairan tersebut. Hal ini juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh selama pandemi COVID-19.

Bagaimana Atlet Menjaga Fisik dan Mental Selama Pandemi COVID-19?

3. Olahraga ringan agar tetap bugar saat puasa

Olahraga sangat dibutuhkan untuk menjaga tubuh tetap bugar. Namun, tentu ada cara khusus untuk melakukan olahraga saat puasa, seperti  melakukan olahraga yang ringan, kapan sebaiknya olahraga dilakukan, dan ketentuan lainnya.

Namun, selama COVID-19, Anda mungkin sulit merealisasikan hal tersebut karena Anda tidak bisa ke mana, termasuk ke gym atau lapangan. Oleh karena itu, lakukanlah olahraga ringan di sekitar rumah agar tubuh tetap bugar saat puasa dan selama COVID-19.

4. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup dapat mengurangi stres. Adapun mengontrol stres sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mental dan fisik di tengah pandemi COVID-19.

Selain itu, tidur juga baik untuk menjaga kebugaran tubuh saat puasa. Pastikan Anda mendapatkan durasi tidur selama 6-8 jam sehari agar tidak mudah lelah saat puasa dan selama COVID-19.

5. Perhatikan kebersihan

Hal utama untuk mencegah penularan COVID-19 adalah menjaga kebersihan. Anda perlu sering mencuci tangan dan segera melepaskan sepatu, jaket, tas, dan barang lainnya yang Anda bawa segera setelah dari luar rumah.

Dengan diri dan lingkungan yang bersih dapat menjaga tubuh Anda tetap sehat dan bugar yang dibutuhkan selama pandemi COVID-19 dan juga saat puasa.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Apakah Vaksin Mampu Menyelesaikan Semua Masalah Pandemi COVID-19?

Percepatan uji coba vaksin ini dilakukan demi menyelesaikan pandemi COVID-19 yang telah menginfeksi hampir seluruh dunia. Bagaimana kemungkinannya?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 14 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Langkah Membersihkan Diri dan Rumah Setelah Keluar Bepergian

Pastikan untuk selalu membersihkan diri setelah keluar bepergian untuk melindungi keluarga dan orang terdekat. Yuk, ikuti langkah-langkah ini!

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
membersihkan diri setelah keluar rumah
Hidup Sehat, Tips Sehat 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Hipertensi dan Sejumlah Faktor Risiko Kematian Pasien COVID-19 di Jakarta

Hipertensi menjadi penyakit penyerta (komorbid) yang paling banyak dilaporkan dalam kasus kematian pasien COVID-19 di Jakarta.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Risiko Penularan COVID-19 di Bioskop

Penularan COVID-19 di bioskop bisa terjadi dari banyak jalur penularan, mulai dari cipratan langsung droplet, sentuhan dengan permukaan, hingga airborne.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 12 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

dampak COVID-19 pada laki-laki

Laki-laki Lebih Berisiko Mengalami Gejala Buruk Saat Terinfeksi COVID-19

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit
COVID-19 gangguan pendengaran

Infeksi COVID-19 Menyebabkan Gangguan Pendengaran?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 20 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
kepadatan kota memengaruhi covid-19

Kepadatan Penduduk Sebuah Kota Menentukan Lama Waktu Pandemi COVID-19 Berlangsung

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Kasus Norovirus di China, Apakah Wabah Baru?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit