Tips Tubuh Tetap Bugar Saat Puasa Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/05/2020
Bagikan sekarang

Baca semua artikel tentang coronavirus (COVID-19) di sini.

Memasuki bulan Ramadan, umat muslim memiliki kewajiban untuk berpuasa. Padahal, upaya untuk mencegah tertular selama masa pandemi COVID-19, yaitu mengonsumsi makanan bergizi agar kebugaran tubuh terjaga. Lantas, bagaimana cara menjaga tubuh tetap bugar saat beribadah puasa selama pandemi COVID-19?

Berbagai tips menjaga tubuh bugar saat puasa selama pandemi COVID-19

Selama pandemi COVID-19, penting menjaga tubuh tetap bugar agar terhindar dari virus tersebut. Salah satu kuncinya adalah dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, menjaga kebersihan, dan menerapkan pola hidup sehat.

Namun, selama puasa, Anda terkadang merasa lesu karena tidak ada asupan makanan sekitar 12 jam lamanya. Bagaimana mengantisipasi hal ini? Berikut tips yang bisa Anda praktikkan di rumah, untuk menjaga tubuh tetap bugar saat puasa selama pandemi COVID-19.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

23,165

Terkonfirmasi

5,877

Sembuh

1,418

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

1. Konsumsi makanan bergizi saat sahur dan berbuka puasa

Kunci utama dari menjaga tubuh tetap bugar adalah mengonsumsi makanan bergizi. Saat puasa di tengah pandemi COVID-19, Anda bisa menerapkannya saat sahur dan berbuka puasa.

Sahur

Jangan sampai Anda melewatkan sahur saat puasa karena ini bisa mengakibatkan Anda menjadi lemas dan tubuh tidak bugar selama seharian penuh. Pilihlah makanan yang mengandung pati untuk memperoleh energi dan juga berserat tinggi, agar puasa dapat dijalani dengan lancar selama pandemi COVID-19 masih terjadi.

Selain itu, makanan mengandung pati pun dapat membantu Anda merasa lebih kenyang serta juga baik untuk pencernaan. Berikut beberapa rekomendasi makanan yang bisa Anda konsumsi saat sahur.

  • Oatmeal
  • Sereal
  • Nasi
  • Yogurt
  • Roti

Selain makanan mengandung pati, makanan mengandung protein juga bisa menjadi pilihan. Dilansir dari Healthlinebeberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi sekitar 30% kalori makanan dari protein dapat mengurangi rasa lapar.

makanan nutrisi untuk memperkuat imun

Buka puasa

Saat buka puasa, hindari makan secara berlebihan. Hal ini justru dapat menyebabkan perut Anda merasa kembung. Sebaiknya, berbukalah dengan air putih, makanan rendah lemak, dan makanan yang mengandung gula alami untuk memberi energi pada tubuh, seperti jus dan smoothies tanpa pemanis tambahan, kurma, buah, atau sup.

Setelah berbuka puasa, makanlah makanan dengan gizi yang seimbang, terdiri dari karbohidrat, protein, dan serat. Makanan dengan gizi seimbang dapat menjaga tubuh tetap bugar saat puasa dan selama pandemi COVID-19.

Belanja makanan bergizi

Pandemi COVID-19 mungkin mengharuskan Anda untuk tetap di rumah. Oleh karena itu, Anda bisa lebih sering memasak untuk sahur dan berbuka puasa. Hal ini pun perlu dilakukan untuk menjaga makanan yang dikonsumsi tetap bersih, sehat, dan menghindari pergi ke luar selama COVID-19.

Pastikan pula Anda telah membeli bahan makanan yang dibutuhkan. Selama puasa di tengah pandemi COVID-19 ini, pilihlah bahan makanan yang segar, tetapi bisa bertahan hingga satu minggu ke depan untuk menghindari berbelanja setiap hari. Sesuaikan juga bahan makanan tersebut dengan kebutuhan gizi Anda agar tubuh tetap bugar saat puasa.

2. Cukupi kebutuhan air

Dehidrasi bisa mengakibatkan lemas dan lelah saat puasa. Untuk itu, Anda harus tetap memenuhi kebutuhan air saat puasa, yaitu delapan gelas sehari, agar tubuh tetap bugar. Anda bisa melakukannya ketika sahur, berbuka puasa, dan menjelang tidur untuk memenuhi kebutuhan cairan tersebut. Hal ini juga perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh selama pandemi COVID-19.

Bagaimana Atlet Menjaga Fisik dan Mental Selama Pandemi COVID-19?

3. Olahraga ringan agar tetap bugar saat puasa

Olahraga sangat dibutuhkan untuk menjaga tubuh tetap bugar. Namun, tentu ada cara khusus untuk melakukan olahraga saat puasa, seperti  melakukan olahraga yang ringan, kapan sebaiknya olahraga dilakukan, dan ketentuan lainnya.

Namun, selama COVID-19, Anda mungkin sulit merealisasikan hal tersebut karena Anda tidak bisa ke mana, termasuk ke gym atau lapangan. Oleh karena itu, lakukanlah olahraga ringan di sekitar rumah agar tubuh tetap bugar saat puasa dan selama COVID-19.

4. Tidur yang cukup

Tidur yang cukup dapat mengurangi stres. Adapun mengontrol stres sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan mental dan fisik di tengah pandemi COVID-19.

Selain itu, tidur juga baik untuk menjaga kebugaran tubuh saat puasa. Pastikan Anda mendapatkan durasi tidur selama 6-8 jam sehari agar tidak mudah lelah saat puasa dan selama COVID-19.

5. Perhatikan kebersihan

Hal utama untuk mencegah penularan COVID-19 adalah menjaga kebersihan. Anda perlu sering mencuci tangan dan segera melepaskan sepatu, jaket, tas, dan barang lainnya yang Anda bawa segera setelah dari luar rumah.

Dengan diri dan lingkungan yang bersih dapat menjaga tubuh Anda tetap sehat dan bugar yang dibutuhkan selama pandemi COVID-19 dan juga saat puasa.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Pengaruh Pandemi Terhadap Kesehatan Mental Remaja, Apa Saja?

Selain berpengaruh terhadap kesehatan fisik, ternyata dampak pandemi COVID-19 juga menyasar kesehatan mental terutama remaja. Mengapa demikian?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 23/05/2020

Alasan Penderita Lupus Lebih Berisiko Terhadap Komplikasi COVID-19

Penyakit lupus termasuk dalam kategori kelompok yang rentan terhadap gejala COVID-19 yang lebih parah. Bagaimana risiko COVID-19 pada penderita lupus?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 20/05/2020

Waspadai Risiko Penularan COVID-19 di Kendaraan Umum

Bagi pengguna moda transportasi umum serta taksi dan ojek online, simak panduan berikut agar terhindar penularan COVID-19 di kendaraan umum.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Coronavirus, COVID-19 20/05/2020

WHO Umumkan Ada 7-8 Kandidat Terbaik Vaksin COVID-19

WHO menyebut ada 7-8 kandidat teratas untuk vaksin COVID-19. Inilah sederet vaksin yang disebut dan proses pengembangan yang perlu dilewatinya.

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 19/05/2020

Direkomendasikan untuk Anda

panduan new normal covid-19

Hidup Berdampingan dengan COVID-19, Simak Panduan ‘New Normal’ dari BPOM Ini

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
COVID-19 penyakit endemi

WHO: COVID-19 Akan Jadi Penyakit Endemi, Apa Artinya?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 27/05/2020
penderita asma covid-19

Panduan bagi Penderita Asma Selama Pandemi COVID-19

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 24/05/2020
minum alkohol membunuh coronavirus

Mitos atau Fakta: Minum Alkohol Dapat Membunuh Coronavirus?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 23/05/2020