Manfaat Empon-empon untuk Kesehatan dan Cara Membuatnya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 27/05/2020 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Baca semua artikel berita seputar coronavirus (COVID-19) di sini.

Popularitas jamu di Indonesia semakin meroket sejak merebaknya pandemi COVID-19. Mulai dari kunyit asam, wedang, hingga empon-empon yang dipopulerkan Presiden RI, semuanya diklaim dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam menangkal infeksi coronavirus.

Minuman herbal seperti jamu memang sejak dulu menjadi senjata andalan masyarakat Indonesia untuk melawan penyakit. Bahan-bahannya dipercaya memberikan banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk menjaga kekebalan tubuh. Selama masa pandemi ini, empon-empon menjadi salah satu minuman yang paling populer.

Apa itu empon-empon?

minum jamu saat puasa

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), empon-empon adalah rimpang yang digunakan sebagai ramuan tradisional. Rimpang adalah batang tanaman yang menjalar ke bawah tanah. Batang ini menghasilkan kuncup ke arah atas dan akar ke bawah.

Sebagian bumbu dapur yang Anda gunakan sehari-sehari tergolong sebagai rimpang. Contoh rimpang antara lain jahe, serai, serta lengkuas. Kencur, kunyit, dan temulawak yang sering diolah menjadi jamu juga termasuk dalam kelompok tanaman ini.

Rimpang yang digunakan untuk membuat empon-empon sangat bervariasi, tapi bahan yang paling umum adalah jahe, temulawak, dan serai (sereh). Minuman ini biasanya juga ditambahkan gula merah, gula pasir, atau kayu manis agar rasanya lebih enak.

Jika Anda pernah menemukan bumbu masak dalam bentuk bubuk, empon-empon pun sekarang tersedia dalam bentuk yang sama. Jadi, Anda tidak perlu merebus semua bahan bakunya. Cukup seduh dan tambahkan bahan lain yang Anda inginkan.

Update Jumlah Sebaran COVID-19
Negara: Indonesia
Data Harian

66,226

Terkonfirmasi

30,785

Sembuh

3,309

Meninggal Dunia
Peta Penyebaran

Manfaat empon-empon bagi kesehatan

teh kunyit herbal jamu
Sumber: Keri Brooks

Jahe, kunyit, dan temulawak yang menjadi bahan empon-empon memang memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Oleh sebab itu, tidak mengherankan bila ada banyak orang yang meyakini khasiatnya.

Empon-empon sebetulnya tidak membuat Anda kebal dari COVID-19. Minuman ini juga tidak menangkal infeksi coronavirus seperti yang banyak dibicarakan. Meski demikian, empon-empon dapat membantu mencegah penularan COVID-19 dengan cara berikut:

1. Mencegah infeksi bakteri

Jahe mengandung senyawa aktif yang disebut gingerol. Senyawa ini membantu tubuh mencegah infeksi dengan menghambat pertumbuhan berbagai bakteri, salah satunya adalah P. aeruginosa yang dapat menginfeksi saluran kemih dan saluran pernapasan.

Selain bakteri, jahe segar juga efektif mencegah infeksi virus RSV. Virus ini menyerang saluran pernapasan dan menimbulkan gejala pilek ringan. Infeksi RSV biasanya hilang dalam beberapa hari, tapi bisa menjadi parah pada anak-anak.

2. Mencegah peradangan

Peradangan sebetulnya bermanfaat untuk melawan infeksi. Namun, peradangan jangka panjang justru berdampak negatif bagi tubuh. Kunyit dalam empon-empon dapat mencegah peradangan, bahkan efeknya mirip seperti obat-obatan antiradang.

Senyawa dalam kunyit bekerja dengan menghambat molekul NF-kB. Molekul inilah yang berperan dalam memicu peradangan pada jaringan tubuh. Dengan menghentikan kerja NF-kB, peradangan kronis pada tubuh juga dapat berkurang.

nutrisi COVID-19

3. Melindungi tubuh dari radikal bebas

Radikal bebas bisa merusak sel tubuh dan merupakan cikal-bakal dari banyak penyakit kronis. Untungnya, jahe, temulawak, dan kunyit sangat kaya akan senyawa antioksidan. Antioksidan membantu menangkal radikal bebas dan melindungi sel dari kerusakan.

Sebagai tambahan, temulawak juga meningkatkan kerja enzim antioksidan yang sudah ada pada tubuh Anda. Jadi, tubuh Anda tidak hanya mendapatkan tentara antioksidan dari luar, tapi juga memiliki pertahanan diri yang lebih kuat.

Resep cara membuat empon-empon

jamu pelancar ASI

Ada beragam versi empon-empon yang yang bisa Anda buat. Anda yang tidak begitu suka jamu pun dapat membuat empon-empon versi lebih ‘modern’ dengan menambah perasan lemon, beberapa tetes minyak zaitun, atau bahan lainnya sesuai selera.

Namun, secara umum, berikut bahan-bahan yang perlu Anda siapkan untuk membuat dua gelas empon-empon:

  • 300 gram jahe
  • 200 gram temulawak
  • Kencur secukupnya
  • Kunyit secukupnya
  • 2 lembar daun pandan
  • 4 batang serai
  • 4 batang kayu manis
  • 300 mL air
  • 2 buah gula merah, hancurkan atau iris tipis

Cara membuat:

  1. Bersihkan semua bahan. Iris jahe, temulawak, kencur, dan kunyit. Serai cukup digeprek sedikit.
  2. Masukkan semua bahan ke dalam panci, lalu rebus hingga mendidih.
  3. Matikan api, lalu diamkan sejenak hingga semua bahan meresap.
  4. Tuang empon-empon ke dalam gelas. Gunakan saringan untuk memisahkan jamu dari ampas rimpangnya. Sajikan selagi hangat.

Yoga Sebagai Salah Satu Upaya Pencegahan COVID-19

Empon-empon bukanlah ramuan ajaib yang mampu melindungi Anda dari COVID-19. Walau demikian, minuman ini tetap memberikan manfaat bagi kesehatan. Jadi, tidak ada salahnya sesekali mengonsumsi empon-empon agar tubuh senantiasa bugar.

Sementara itu, cara terbaik mencegah penularan adalah dengan mencuci tangan dan membatasi jarak dengan orang lain. Gunakan masker ketika bepergian, serta perbanyak makan makanan bernutrisi agar tubuh tetap sehat selama pandemi.

Bantu dokter dan tenaga medis lain mendapatkan alat pelindung diri (APD) dan ventilator untuk melawan COVID-19 dengan berdonasi melalui tautan di bawah ini.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Bersiap New Normal, Bekali Diri dengan Hal-hal Ini

Ini saat yang tepat untuk mengetahui persiapan new normal dan cara menguatkan daya tahan tubuh, terutama Anda yang kini menjalani aktivitas di kantor.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Rasa Aman Palsu, Alasan Mengapa Banyak Orang Berkerumun Saat Pandemi

Meski bahaya penularan COVID-19 masih tinggi, banyak orang sudah mulai berkerumun. Ternyata, ini disebabkan oleh rasa aman palsu saat pandemi. Apa itu?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 30/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Jamur Cordyceps Militaris Bantu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

Jamur Cordyceps militaris, sebagai suplemen yang memiliki potensi untuk meningkatkan sistem imun tubuh dalam melawan virus penyebab penyakit.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Mutasi Bikin Coronavirus Lebih Mudah Menular? Ini Faktanya

Para ahli menemukan mutasi baru pada coronavirus yang membuatnya lebih mudah menginfeksi. Apakah virus ini lebih berbahaya dari sebelumnya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Coronavirus, COVID-19 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

toilet umum covid-19

COVID-19 Bisa Menular Lewat Toilet Umum, Ini Cara Menghindarinya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/07/2020 . Waktu baca 5 menit
jahe untuk ibu hamil

Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 06/07/2020 . Waktu baca 4 menit
covid-19 menular lewat ac

Benarkah Ruangan Ber-AC Tingkatkan Risiko Penularan COVID-19?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Diah Ayu
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 5 menit
pelacakan kontak covid-19

Pelacakan Kontak Dapat Menekan Angka Penyebaran Kasus COVID-19

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Dipublikasikan tanggal: 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit