Telat haid 5 hari tespek pertama garis 2 samar tespek kedua ketiga ke empat garis satu semua apakah tanda hamil
Hari ke dua telat haid kuar dara kental seperti jeli hari ke empat telat haid keluar flek coklat dikit..
Apakah tanda hamil
Komunitas Hello Sehat merupakan ruang terbuka, terpercaya, dan kredibel bagi para anggotanya untuk mencari saran kesehatan, mendapat dukungan, atau berbagi cerita.
Tim moderator kami memastikan agar seluruh anggota komunitas mengikut syarat dan ketentuan dalam Panduan Komunitas. Kami akan memastikan para anggota mendapat pengalaman terbaik dan dukungan sesama, serta bebas dari misinformasi.
Para pakar kesehatan kami hadir untuk memberi informasi yang kredibel dan akurat sehingga membantu anggota untuk mengambil keputusan yang tepat dalam urusan kesehatan.
Dapatkan akses terpadu ke Community, Care, & Commerce dalam satu rangkaian layanan untuk kesehatan Anda di satu tempat.
Anda tidak sendirian. Kami berkomitmen untuk menyediakan dukungan serta ruang aman bagi Anda bercerita dan berbagi pengalaman dengan anggota lainnya.
Punya pertanyaan seputar kesehatan?
Tanya dokter secara gratis
Posting berbagi
Terbaru
Populer
Organisasi kesehatan dunia (WHO) menetapkan penyakit monkeypox atau cacar monyet debagai darurat kesehatan global.
Hal ini berarti WHO menganggap wabah cacar monyet sebagai ancaman kesehatan global sehingga dibutuhkan koordinasi internasional untuk mencegah virus menyebar lebih luas dan berpotensi menjadi pandemi.
Saat ini ada lebih dari 16000 kasus cacar monyet di lebih dari 75 negara. Belum ada laporan mengenai penularan cacar monyet di Indonesia, namun negara-negara tetangga seperti Thailand dan Singapura telah melaporkan ada puluhan penularan yang mereka temukan.
Tetap waspada dan mari bekali pengetahuan diri untuk menghadapinya.
Kami punya 5 artikel yang membahas cacar monyet. Mulai dari penjelasan umum, dampaknya terhadap ibu hamil, dan fakta apakah ada kaitan cacar monyet dan komunitas LGBT. Lalu ada juga penjelasan sosal cacar air dan cacar lainnya.
Simak selengkapnya di sini:
... Lihat LainnyaDikehamilan pertamaku, aku sangat bahagia karena dikaruniai 2 janin sekaligus. Hari demi hari kami lalui, dan mereka tumbuh sehat di dalam rahimku.
25 minggu kami lalui bersama, saat itu aku seperti disambar petir disiang bolong. Salah 1 janinku IUFD, karena kami tidak percaya. Kami pun pergi ke Spog lain utk mencari second opinion dan hasilnya pun sama.
Sejak saat itu, muncul berbagai masalah pada kehamilanku. Mulai dari kekurangan air ketuban , air ketuban yang rembes, kontraksi palsu, keluar darah bahkan KPD .
Hari dimana aku KPD, aku pergi ke RS biasa aku kontrol, tapi aku ditolak dan dirujuk ke RSUD karena tdk ada ruangan NICU. Sesampainya aku di RSUD, seperti biasa di cek dan akhirnya aku di rawat inap. Saat di rawat inap, aku bilang ke perawat (karena Spog yg memeriksa tdk mengetahui aku hamil gemeli dgn 1 janin IUFD) kalau aku hamil gemeli beresiko. Saat itu tdk ada tindakan pada kehamilanku. Aku disuruh pulang dan kontrol 4 hari ke
... Lihat Lainnya

Kehamilan pertama sangat lah terharu.. Yang di nanti nanti pasti nya..
Aku nunggu kehamilan yaitu 7 bulan lama nya dari pernikahan.. Rasa nya senang, sedih terharu atas liat hasil garis duanya..
Namun di 2 bulan kehamilan, saya di diagnosa TB Paru oleh dokter, rasa nya download,,untung ada suami dan dokter yang selalu nyemangatin aku gak boleh sedih,, pasti sembuh ko.. Aku tiap bulan aku cek up ke dokter kandungan dan poli paru juga.. Di mana tiap hari harus minum obat TB, rasa nya klau minum obat TB, perut nya suka terasa panas dan keram, tiap malam merasakan sesak dan harus stok obat sesak dari dokter sesuai dosis ibu hamil, sampai kehamilan 9 bulan aku masih menjalankan cek up paru paru.. Dan alhamdulillah nya sehat semua nya ibu dan bayi nya..
Aku ingin hamil menjalankan program kehamilan di dokter, yang cukup lumayan habis budget nya, dan sering berdoa juga sama Allah SWT,, alhamdulillah Allah mengabulkan juga, rasa nya bahagia
#SharingWithHS
Kami bersyukur bahagia setelah menanti buah hati sudah cukup lama, berbagai metode dan dokter sudah dijalani, rasa sedih memuncak saat adik sudah punya momongan duluan.
Tangisan kami semakin pecah saat di ruang USG dan dokter sudah bersiap mendengarkan denyut jantung pertama janin terdengar jelas. "Deg deg deg deg.." Huaaaa..!
Ya Allah, ini bahagianya punya anak, air mata bahagia turun sambil kami terus mengucap rasa syukur.
Kami akan menjagamu malaikatku.



Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin