Saya dulu trauma masa kecil dok sampai sekarang masih sering nangis sendiri tiba"
Saya pengen sembuh dari trauma masa kecil ...bagaimana caranya
Komunitas Hello Sehat merupakan ruang terbuka, terpercaya, dan kredibel bagi para anggotanya untuk mencari saran kesehatan, mendapat dukungan, atau berbagi cerita.
Tim moderator kami memastikan agar seluruh anggota komunitas mengikut syarat dan ketentuan dalam Panduan Komunitas. Kami akan memastikan para anggota mendapat pengalaman terbaik dan dukungan sesama, serta bebas dari misinformasi.
Para pakar kesehatan kami hadir untuk memberi informasi yang kredibel dan akurat sehingga membantu anggota untuk mengambil keputusan yang tepat dalam urusan kesehatan.
Dapatkan akses terpadu ke Community, Care, & Commerce dalam satu rangkaian layanan untuk kesehatan Anda di satu tempat.
Anda tidak sendirian. Kami berkomitmen untuk menyediakan dukungan serta ruang aman bagi Anda bercerita dan berbagi pengalaman dengan anggota lainnya.
Punya pertanyaan seputar kesehatan?
Tanya dokter secara gratis
Posting berbagi
Terbaru
Populer
Dok saya 3minggu yang lalu SC.la seminggu mau kontrol jahitan sesar mengeluarkan darah..setelah itu saya kedokter dan akhirnya dijahit ulang atau rehecting.tetapi sudah dijahit ulang pun..disisi kanan mengeluarkan darah lagi ..kira kira kenapa ya dok .apa yang harus saya lakukan... saya bingung
Hi dok , mohon bertanya kulit wajah saya cenderung sensitif berminyak dan mudah berjerawat, saya pernah melakukan facial wajah , tp saya berhenti, dan setelahnya wajah saya muncul flek hitam yang lebar mirip kupu-kupu nempel di wajah saya, saya udah mencoba memakai skincare dr Wardah , ms glow, sampai ms glow red jelly sudah hbs 3 pac tapi hingga saat ini tdk ada perubahan di noda hitam nya hanya kulinya lebih cerah saja , mohon bantuannya. Terimakasih.
Dok, aku baru sadar kekecewaan terhadap orang sekitar membuat emosikuu meledak namun tak bisa ku luapkan dan ini sudah berlangsung sedari aku masih sekolah, dalam marah dan diamku ingin sekali membanting, melempar, memecahkan benda kaca namun tak bisa kulakukan justru sangat menyesakkan. Kadang aku ga bisa ngatasi yang berakibat marah pada anak kemudian menangis setelah , menyesal kenapa lagi lagi anak yang jadi sasaran, apakah aku depresi?

Anda sekarang bisa mulai memposting cerita dan komentar.
Dapatkan saran dari dokter, pakar, dan duta komunitas.
Bagikan pengalaman Anda dengan orang lain yang mungkin membutuhkan.
Terus aktif dan jadilah Duta Komunitas dengan mengumpulkan poin