Anda mungkin berpikir bahwa Anda tahu segalanya tentang anggota tubuh Anda. Misalnya saja, vagina. Eits, tunggu dulu. Tahukah Anda bahwa kosakata “vagina” yang digunakan banyak orang untuk menyebut organ seks wanita ini sebenarnya tidak sepenuhnya akurat?

Seperti apa anatomi vagina?

Uraian berikut akan lebih jelas jika Anda melihat alat kelamin Anda dengan cermin tangan saat Anda membaca artikel ini. Pastikan Anda memiliki cukup waktu dan privasi untuk merasa santai. Coba berjongkok di lantai dan letakkan cermin di antara kaki Anda, atau duduk di pinggir kursi sambil melebarkan kaki di depan cermin.

Untuk memulai, mari kita menjernihkan salah satu kesalahpahaman terbesar tentang vagina. Jika Anda sedang berdiri telanjang di depan cermin, hal pertama yang Anda lihat bukanlah vagina, melainkan vulva.

vagina
Anatomi vulva, bagian terluar organ seks wanita (sumber: Teen Vogue)

Vulva

Vulva adalah bagian terluar dari kemaluan yang bisa dilihat oleh mata telanjang. Kecuali Anda rajin bercukur atau wax, fitur dari vulva yang paling jelas terlihat adalah rambut kemaluan.

Bagian dari vulva, juga dikenal sebagai pudendum, termasuk mons pubis (punuk kemaluan), labia majora (bibir luar), labia minora (bibir dalam), bukaan uretra (saluran kencing), klitoris, dan bukaan vagina, alias jalur lahir. Organ-organ ini bekerja sama untuk mendukung proses buang air kecil dan reproduksi seksual.

BACA JUGA: 8 Kebiasaan Ini Bikin Vagina Anda Berbau Tak Sedap

Mons pubis

Mons pubis, alias punuk kemaluan, adalah bagian menggembung dari vulva, tempat berkembangnya rambut kemaluan yang dimulai sejak masa pubertas. Setelah menopause, bulu-bulu ini akan rontok dan menipis. Mons terletak di atas tulang kemaluan, yang merupakan bagian dari panggul, atau gelang panggul. Anda bisa merasakan tulang kemaluan saat menekan mons pubis.

Ketika Anda melebarkan kaki, Anda dapat melihat di cermin bahwa rambut terus bertumbuh di sepanjang mons hingga mungkin ke sekitar anus Anda. Anus adalah bukaan luar dari ujung usus besar.

Labia majora

Labia majora, dikenal juga sebaga bibir luar vagina, adalah struktur paling pertama yang menyambut Anda. Labia majora merupakan dua lipatan besar jaringan lemak yang memanjang di masing-masing sisi dalam mons pubis. Warna, ukuran, dan bentuk labia majora akan berbeda untuk setiap wanita tergantung kandungan jaringan lemaknya. Labia majora juga memiliki folikel rambut.

Fungsi utama labia majora adalah sebagai pelindung bagian dalam vulva yang lebih sensitif, seperti klitoris dan vagina. Labia majora mengelilingi labia minora.

BACA JUGA: 5 Cara Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Area Intim Anda

Labia minora

Labia minora disebut juga bibir dalam vagina. Labia minora tidak memiliki bulu dan sangat sensitif terhadap sentuhan. Bibir dalam ini memberikan perlindungan lapis kedua untuk struktur di dalamnya dan organ lainnya. Labia minora juga memiliki kelenjar minyak yang mengeluarkan  pelumas alami untuk membuat Anda nyaman dan membantu memisahkan bibir agar memudahkan penetrasi.

Labia minora tak selalu simetris. Sepasang bibir ini mungkin menjalar melampaui labia majora, dan kedua ujungnya mungkin tidak benar-benar terasa halus. Terletak di dalam labia minora sedikit ke belakang adalah klitoris, lubang kemih, dan bukaan vagina. Ujung depan labia minora saling bertemu tepat di atas katup klitoris, lipatan kecil jaringan yang melindungi klitoris. Sisi ujung satunya bertemu tepat di bawah lubang vagina.

Tampak luar vagina dan vulva (sumber: Our Bodies Ourselves)
Tampak luar vagina dan vulva (sumber: Our Bodies Ourselves)

Klitoris

Klitoris, yang merupakan tombol kecil yang Anda lihat di bagian atas wilayah eksternal Anda ketika Anda membuka labia, mengandung 8.000 ujung saraf. Itu berarti klitoris adalah area yang paling sensitif terhadap rangsangan seksual.

Katup klitoris, lapisan kulit yang bisa bergeser maju-mundur saat diperlukan, berfungsi untuk melindungi klitoris dan mencegah iritasi dan gairah ketika Anda tidak menginginkannya. Ketika Anda terangsang, lapisan penutup akan mengerut mundur untuk mengekspos klitoris. Ketika orgasme usai, ia akan kembali menutup diri. Banyak orang yang menganggap bahwa klitoris hanya sebuah tonjolan, tapi sebenarnya masih merupakan kepala dari bagian yang paling terlihat. Klitoris di dalam tubuh bercabang membentuk huruf Y sepanjang sembilan centimeter.

Uretra

Uretra adalah sebuah lubang kecil di vulva dikelilingi oleh cincin kulit yang sedikit terangkat. Uretra merupakan gerbang pelepasan urin dari saluran kemih di dalam tubuh selama proses buang air kecil. Bakteri patogen hadir pada kulit yang menutupi vulva mungkin memasuki saluran kemih melalui bukaan ini, sehingga menyebabkan infeksi saluran kemih. Panjang uretra perempuan berkisar antara 3,5-5 cm.

BACA JUGA: 10 Penyebab Anda Sering Buang Air Kecil Tengah Malam

Vestibula

Vestibula adalah dua set bundel jaringan ereksi, kira-kira 1 cm di depan vagina. Vestibula bersama dengan klitoris akan mengeras dipenuhi oleh darah selama gairah seksual, sama halnya dengan dinding vagina.

Vestibula dilapisi oleh jaringan otot. Jaringan otot ini membantu untuk menciptakan ketegangan dan sensasi penuh sesak selama gairah dan berkontraksi selama orgasme, memainkan peran penting dalam kejang tak sadar yang Anda rasakan pada saat itu. Klitoris dan vestibula adalah satu-satunya organ dalam tubuh semata-mata ada untuk sensasi seksual dan gairah.

Vagina

Tepat di bawah uretra, terletak bukaan vagina (disebut juga introitus). Bukaan vagina inilah yang menjadi jalur penetrasi selama hubungan seksual, sebagai saluran untuk aliran menstruasi dari rahim, serta jalan lahir janin saat persalinan.

Vagina adalah lapisan otot elastis dan fleksibel yang memberikan pelumasan dan sensasi. Orang-orang berpikir vagina adalah tabung yang selalu terbuka, tapi bukan. Saat istirahat, vagina menutup dan dinding vagina akan saling bersentuhan, kecuali ada tampon atau lainnya di dalam (penis, jari, atau mainan seks).

Di sekitar bukaan vagina, Anda mungkin melihat adanya selaput dara, disebut juga vaginal corona. Selaput dara adalah lapisan tipis dalam bukaan vagina yang menutupi sebagian jalur pembukaan tapi tidak pernah melapisinya seutuhnya. Selaput dara seorang wanita akan berbeda dalam tekstur dan kekuatan dengan wanita yang lain. Bagi kebanyakan wanita, selaput dara bisa meregang dengan mudah, hanya dengan memasukan tampon atau jari. Beberapa wanita pun bisa lahir tanpa memiliki selaput dara. Setelah selaput dara membentang dan robek, masih akan ada lipatan kecil jaringan yang tersisa.

Anatomi dalam vagina (sumber: Teen Vogue)
Anatomi dalam vagina (sumber: Teen Vogue)

Bukaan vagina terhubung dengan sistem reproduksi di dalam tubuh, yang memanjang mulai dari leher rahim, rahim, tuba fallopi, dan indung telur. Kesemua organ ini berada di dalam panggul dan saling bekerja sama dalam mengatur siklus menstruasi dan juga pembuahan hingga kehamilan dan persalinan.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca