5 Kebiasaan Saat Seks yang Ternyata Membahayakan Vagina

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 25 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Vagina merupakan bagian tubuh super sensitif yang bisa memberikan banyak kepuasan saat berhubungan seks. Namun, sering kali kita tidak tahu kalau ada beberapa hal yang dapat membahayakan organ intim tersebut. Apakah saja hal-gal yang mungkin dapat membahayakan vagina?

Pentingnya menjaga kesehatan organ intim wanita

Kesehatan organ intim wanita  berpengaruh pada banyak hal, antara lain kesuburan, kehidupan seks dan kemampuan wanita dalam mencapai orgasme. Masalah pada organ intim berpeluang untuk mendatangkan penyakit, juga memengaruhi kehidupan sosial, seperti kehilangan rasa percaya diri dan stres.

Sekilas, vagina hanya tampak seperti organ kecil yang mudah dirawat. Namun, bila dilihat lebih jauh, vagina berhubungan langsung dengan leher rahim dan rahim. Organ ini lebih kompleks atau rumit dibandingkan kelihatannya. Oleh karena itu, perawatan dan menghindari hal-hal yang membahayakan vagina harus dilakukan. 

Hindari perilaku saat seks yang dapat membahayakan vagina

Berikut beberapa kebiasaan yang perlu kamu tinggalkan saat berhubungan seks:

1. Menyemprotkan pewangi atau parfum pada vagina sebelum berhubungan seks

Ada sebagian wanita yang menyemprotkan parfum atau pewangi pada vaginanya. Bahkan ada juga yang menaburkan bedak pada vagina. Hal ini bertujuan untuk membuat wangi organ intim Anda agar pasangan Anda menyukainya saat berhubungan intim.

Meskipun produk ini bisa bikin Anda wangi, tapi kandungan bahan kimianya dapat memicu iritasi yang membuat vagina Anda terasa panas. Vagina Anda tidak perlu sewangi bunga. Cukup jaga kadar pH agar seimbang dan bersihkan dengan wajar menggunakan air bersih, atau bila perlu dengan pembersih khusus kewanitaan yang mengandung povidone-iodine untuk mengusir bakteri dan parasit penyebab infeksi vagina dan bau tak sedap.

2. Menggunakan baby oil sebagai pelumas

Saat vagina Anda kurang cairan atau “seret” saat bercinta dengan pasangan, jangan sekali-kali Anda gunakan baby oil sebagai pelumas karena itu dapat membahayakan vagina. Hal ini malah akan menimbulkan masalah baru pada organ intim Anda. Jika baby oil digunakan akan menimbulkan iritasi pada vagina Anda.

Sama halnya dengan kulit yang terluka, vagina yang terluka atau iritasi akan mengeluarkan cairan yang malah bisa menimbulkan bakteri datang. Bahan dasar minyak pada baby oil cenderung kental dan tidak mudah dibersihkan dengan air. Hal ini membuat baby oil terjebak dalam saluran vagina yang membuat bakteri terperangkap hingga menyebabkan infeksi.

Jika memang membutuhkan pelumas, gunakan saja pelumas silikon atau yang berbasis air karena mudah dibersihkan.

3. Melumuri area sekitar vagia makanan atau minuman manis

Jika fantasi Anda seperti ini, pastikan makanan manis tersebut jauh dari organ intim Anda. Jika gula berhasil masuk ke dalam vagina, hal ini akan mengacaukan kadar pH dan menyebabkan jamur atau jenis infeksi lain.

4. Menghindari penggunaan kondom

Kondom berfungsi sebagai pelindung dari penyakit menular seksual dan kehamilan yang tidak diinginkan. Kondom juga dapat berfungsi  menghindari hal-hal yang membahayakan vagina, karena dapat menjaga tingkat pH vagina, yang berarti dapat mempertahankan hidup bakteri baik di area vagina. Bakteri baik ini sangat penting karena dapat membantu mencegah infeksi jamur pada vagina dan bacterial vaginosis.

Oleh sebab itu, jika Anda tidak menggunakan kondom saat berhubungan seksual dengan orang yang memiliki penyakit kelamin, Anda juga bisa tertular penyakit tersebut.

5. Menggunakan sex toy yang terkontaminasi

Pastikan penggunaan sex toy saat berhubungan seksual yang Anda lakukan tidak menbahayakan vagina. Anda perlu memastikan mainan seks tersebut dalam keadaan steril. Jangan lupa mencuci sex toy dengan sabun dan air hangat untuk mengusir bakteri sehingga mencegah infeksi. Selain itu, jangan berbagi sex toy Anda dengan orang lain bila Anda tidak dapat menjamin kebersihannya. Hal ini justru bisa menjadi sarana penularan penyakit menular seksual.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Benarkah Berhubungan Seks Saat Hamil Sebabkan Kelahiran Prematur?

Sebagian ibu hamil berhubungan seks memiliki kekhawatiran sebabkan kelahiran prematur. Benarkah demikian? Baca faktanya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Seksual, Tips Seks 25 November 2020 . Waktu baca 3 menit

9 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Berhubungan Intim

Jika Anda ingin melakukan hubungan seksual yang menyenangkan, persiapkanlah dengan baik. Apa saja yang harus dilakukan sebelum berhubungan intim?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Seksual, Tips Seks 18 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Bahayakah Jika Terdapat Jerawat di Daerah Kewanitaan Vagina?

Jerawat di wajah, punggung, dan dada adalah hal yang umum. Tapi jerawat juga bisa muncul di vagina. Apa sebabnya muncul jerawat di vagina?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Jerawat, Kesehatan Kulit 4 November 2020 . Waktu baca 6 menit

3 Efek Samping Pelumas Vagina dan Cara Mengatasinya

Seks pakai pelumas vagina mungkin memang terasa lebih nikmat, tapi tiga risiko ini mengintai Anda. Tenang dulu, begini cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 3 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

setelah seks

4 Hal yang Harus Langsung Dilakukan Wanita Setelah Seks

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
gambar laki-laki garuk-garuk iritasi pada kulit

Mengenal Iritasi Kulit dari Ciri-Ciri, Penyebab, Hingga Penanganannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit
posisi seks menantang

12 Posisi Seks Menantang yang Bisa Anda Coba Malam Ini

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
bentuk anatomi vagina

Panduan Lengkap Seputar Anatomi Vagina

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 26 November 2020 . Waktu baca 6 menit