backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

1

Tanya Dokter
Simpan
Konten

Mimpi Basah pada Wanita, Apakah Normal Terjadi?

Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita · General Practitioner · None


Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

Mimpi Basah pada Wanita, Apakah Normal Terjadi?

Mimpi basah biasanya lebih kerap terjadi pada laki-laki atau pria. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan mimpi basah juga terjadi pada wanita.

Tak hanya di masa perkembangan remaja, mimpi basah juga bisa terjadi hingga dewasa. Apakah mimpi basah pada wanita normal terjadi? Ini yang terjadi saat wanita mengalaminya.

Apakah wanita bisa mimpi basah?

Dalam dunia medis, mimpi basah mempunyai istilah yaitu emisi nokturnal. Mengutip dari American Psychological Association, ini adalah kondisi ejakulasi yang tidak disengaja saat mimpi pada malam hari.

Umumnya, mimpi basah mulai terjadi pada masa perkembangan remaja, yaitu ketika masa puber.

Berdasarkan pengertiannya, terlihat bahwa yang paling sering mengalaminya adalah remaja laki-laki hingga saat ia sudah dewasa.

Hal ini karena pengertian dari ejakulasi adalah mengeluarkan air mani atau cairan yang mengandung sperma dari penis.

Namun faktanya, mimpi basah juga dapat terjadi pada wanita. Apabila laki-laki mengalami ejakulasi, wanita kemungkinan juga mengalami orgasme serta keluarnya cairan sekresi vagina.

Sementara itu, mengutip dari laman Young Women’s Health mengenai mimpi basah, wanita dapat mengalami sesuatu yang mirip dengan mimpi basah atau emisi nokturnal.

Sebagai contoh, saat wanita mengalami perasaan terangsang saat tidur. Lalu, saat bangun juga merasakan adanya cairan yang keluar dari vagina.

Apakah mimpi basah pada wanita normal terjadi?

mimpi basah pada wanita

Dari penjelasan sebelumnya, dapat dikatakan bahwa mimpi basah pada perempuan juga merupakan hal yang normal terjadi.

Namun, tidak semua perempuan merasa bahwa itu merupakan hal yang sama seperti mimpi basah. Apalagi, masih sedikit penelitian yang berhasil menjelaskan proses mimpi basah pada perempuan.

Kemungkinan, penyebab dari hal ini bukan karena sedikitnya perempuan yang mengalami mimpi basah. Akan tetapi, karena emisi nokturnal pada wanita lebih sulit dikenali tanda-tandanya dibandingkan dengan pria.

Selain itu, walaupun mimpi basah pada perempuan adalah kasus yang umum terjadi, kenyataannya pembicaraan ini masih jarang dibahas dalam pendidikan seks.

Tanda-tanda atau gejala mimpi basah pada perempuan biasanya berupa keluarnya cairan vagina seperti saat menerima rangsangan seksual.

Mimpi basah juga berkaitan dengan salah satu tahapan tidur yaitu rapid eye movement (REM). Peredaran darah pada bagian tubuh sekitar kemaluan akan jadi lebih meningkat secara berkala.

Sirkulasi darah ini bisa memuncak dan menyebabkan keluarnya cairan dari kemaluan, baik pada laki-laki maupun wanita.

Ketika laki-laki orgasme, penis akan berejakulasi dan mengeluarkan air mani sebagai bukti bahwa ia telah mencapai klimaks.

Sementara itu, wanita yang orgasme akan mengeluarkan cairan lubrikan alami saat terangsang maupun mimpi basah.

Maka, sulit untuk membedakan apakah cairan yang keluar penyebabnya adalah rangsangan seksual semata atau karena mimpi basah sehingga ia berhasil mencapai orgasme saat tidur.

Hanya Anda yang tahu jenis mimpi basah yang dialami. Bahkan, tidak menutup kemungkinan Anda tidak mengingat seperti apa mimpi tersebut.

Belum ada bukti pasti bahwa mimpi basah yang terjadi pada perempuan berhubungan dengan mimpi erotis atau jenis lainnya.

Seberapa sering wanita mengalami mimpi basah?

Emisi nokturnal atau mimpi basah ini bukan menjadi hal yang bisa Anda kendalikan dengan mudah. Begitu juga dengan frekuensi atau seberapa sering mimpi basah pada setiap orang.

Kemungkinan frekuensi mimpi basah pada perempuan, di antaranya:

  • tidak pernah mengalami mimpi basah sama sekali,
  • hanya beberapa kali mengalaminya,
  • terjadi hanya pada masa perkembangan remaja, atau
  • mengalami mimpi basah secara teratur.

Apakah mimpi basah bisa berhenti?

mimpi basah pada wanita

Apabila Anda mengalami mimpi basah, tak perlu malu atau minder. Perlu Anda ingat bahwa ini menjadi bagian tidur yang sehat dan normal.

Ini juga merupakan reaksi saat tidur yang tidak disengaja dan bisa Anda cegah begitu saja.

Pada wanita usia dewasa, emisi nokturnal bukan menjadi tanda bahwa seseorang tidak cukup berhubungan seks atau bahkan tidak puas dengan pasangan.

Tidak ada salahnya Anda dan pasangan membicarakan perihal mimpi basah secara terbuka untuk mengurangi kecemasan serta rasa malu.

Begitu juga saat mimpi basah pada wanita ini memengaruhi aktivitas seksual, waktu tidur, hingga menjadi penyebab masalah kesehatan tertentu. Segera konsultasikan kepada dokter atau psikolog.

Kesimpulan

  • Dalam dunia medis, mimpi basah mempunyai istilah yaitu emisi nokturnal. Ini lebih sering dialami oleh remaja laki-laki hingga pria dewasa. 
  • Namun faktanya, mimpi basah juga dapat terjadi pada wanita dan ini merupakan hal yang normal terjadi. 
  • Tanda-tanda atau gejala mimpi basah pada wanita biasanya berupa keluarnya cairan vagina seperti saat menerima rangsangan seksual. 

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Damar Upahita

General Practitioner · None


Ditulis oleh Atifa Adlina · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan