backup og meta

Seputar Klitoris Wanita: Fungsi hingga Fakta Uniknya

PengertianFungsiFakta menarik

Klitoris sering disebut bagian kunci dari kenikmatan seksual wanita. Namun sayangnya, banyak orang yang tak tahu di mana letak organ reproduksi wanita ini. Berikut informasi lengkap tentang klitoris dan fakta unik yang sering kali tidak diketahui.

Seputar Klitoris Wanita: Fungsi hingga Fakta Uniknya

Apa itu klitoris?

Klitoris (clitoris) adalah bagian dari organ reproduksi wanita terluar (alat kelamin) Anda atau yang disebut dengan vulva.

Letaknya di bagian teratas dari vulva, tepatnya di atas uretra dan lubang vagina. Di samping kanan dan kiri clitoris, terdapat dua lipatan kulit yang disebut dengan labia minora (bibir vagina bagian dalam).

Dari yang terlihat pada gambar, bentuk klitoris hanya seperti bola daging kecil berwarna merah muda. Bahkan, kebanyakan orang menggambarkannya seperti tombol.

Namun sebenarnya, clitoris meluas ke arah dalam tubuh (rongga panggul wanita) dan berbentuk seperti wishbone atau huruf V terbalik.

Klitoris merupakan bagian paling sensitif dari alat kelamin luar wanita. Bahkan, mengutip Planned Parenthood, bagian tubuh ini disebut juga dengan pusat kesenangan.

Clitoris umumnya akan membengkak saat Anda terangsang melalui aktivitas seksual. Bahkan, bagian vulva ini bisa membengkak hingga berukuran dua kali lipat.

Apa fungsi dari klitoris?

sumber: Mayo Clinic

Klitoris wanita pada dasarnya hanya memiliki satu fungsi dan tujuan, yaitu memungkinkan Anda untuk merasakan kepuasan seksual.

Meski berada pada sistem reproduksi wanita, bagian vulva ini tidak seperti penis dan vagina yang memiliki peran utama dalam proses reproduksi.

Clitoris hanya berfungsi untuk membuat Anda merasa lebih nikmat ketika melakukan hubungan badan.

Dibandingkan dengan bagian vulva lainnya, klitoris memang merupakan bagian yang paling sensitif terhadap rangsangan seksual.

Bagian vulva ini mampu menghasilkan respons seksual yang paling intens dan menyenangkan di tubuh Anda.

Itulah mengapa merangsang bagian ini bisa menjadi salah satu cara meningkatkan kenikmatan berhubungan intim.

Bahkan, bukan sekadar terangsang secara seksual, rangsangan ke klitoris juga bisa membuat wanita orgasme.

Sementara jenis rangsangan yang diberikan bisa beragam. Namun, jenis rangsangan yang paling menimbulkan kenikmatan bisa berbeda pada setiap wanita.

Tahukah Anda?

Klitoris di bagian luar (disebut kelenjar/glans) yang dapat terlihat memiliki ukuran yang berbeda pada setiap wanita. Ukurannya bisa sebesar kacang polong, tetapi ada pula yang sebesar ibu jari.

Fakta-fakta seputar klitoris pada wanita

Organ kenikmatan seksual yang sering kali luput dari perhatian ini memiliki segudang fakta unik yang belum tentu Anda atau pasangan Anda ketahui. Apa saja?

1. Terdiri dari banyak bagian

Anatomi klitoris (Sumber: oddee.com)

Bukan sekadar tombol, klitoris sebetulnya terdiri dari berbagai jaringan serta saraf yang berada di bagian dalam dan luarnya, yang membentuk huruf V terbalik seperti pada gambar di atas.

Berikut adalah bagian atau anatomi luar dari clitoris wanita.

  • Kelenjar (glans). Ini adalah bagian yang terlihat di luar yang tampak seperti tombol di atas uretra.
  • Tudung. Kedua labia minora bertemu di bagian atas vulva dan membentuk suatu tudung yang menutupi kelenjar clitoris. 

Berikut adalah bagian atau anatomi dalam dari clitoris wanita.

  • Tubuh (korpus): tepat berada di belakang kelenjar atau bisa dianggap sebagai bagian teratas dari wishbone. 
  • Crura: dua kaki yang memanjang dari bagian korpus. Kedua kaki ini membentuk huruf V terbalik yang mengelilingi saluran vagina dan uretra.
  • Umbi vestibular: bagian ini berada di antara krura dan dinding vagina.
  • Akar: akar dari seluruh saraf yang ada di jaringan clitoris.

2. Ukuran klitoris lebih besar dari yang terlihat

Organ ini mungkin hanya tampak oleh mata telanjang sebagai tombol kecil. Namun faktanya, organ ini berukuran lebih besar dari yang Anda kira.

Melansir Cleveland Clinic, seluruh klitoris, dari bagian kelenjar hingga crura, panjangnya sekitar 3,5 – 4,5 inci (kurang lebih 9 – 11 cm) serta lebarnya sekitar 2,5 inci (6,35 cm).

Bagian kelenjar (glans) yang umumnya terlihat di bagian luar berdiameter sekitar 3/4 – 1 inci atau sekitar 2 – 2,5 cm.

3. Klitoris bisa ereksi

Klitoris juga bisa ereksi karena terdiri dari jaringan halus yang sensitif terhadap rangsangan dan dipenuhi oleh darah layaknya penis pada pria.

Seperti pada penis, ereksi yang terjadi akan membuat clitoris membengkak dan lebih besar meski tidak akan terlalu kentara.

Bagian intim tersebut pun memiliki saraf yang lebih banyak daripada bagian tubuh mana pun, termasuk penis. Ada sekitar 8.000 saraf pada organ ini.

4. Terlalu banyak rangsangan membuat klitoris sakit

sakit saat berhubungan seks

Bagian kelenjar pada clitoris dipenuhi ujung saraf yang membuatnya sangat sensitif. Terkadang, terlalu banyak rangsangan atau tekanan pada bagian kelenjar ini dapat membuat klitoris sakit.

Bukan cuma itu, pembengkakan yang terjadi pada clitoris akibat rangsangan juga bisa menambah tekanan pada dinding vagina.

Meski rangsangan terasa nikmat, pembengkakan mungkin membuat Anda merasa sedikit tidak nyaman.

5. Klitoris sakit bisa terjadi karena berbagai penyebab

Organ berbentuk tombol ini memang bisa terasa sakit jika mendapat rangsangan berlebihan. Akan tetapi, klitoris yang sakit juga bisa terjadi karena kondisi medis lain yang memengaruhinya.

Beberapa kondisi tersebut yaitu cedera, infeksi, atau beberapa penyakit pada wanita seperti lichen sclerosus, perlengketan klitoris, atau kanker vulva.

Selain itu, clitoris bisa terasa gatal yang umum terjadi karena reaksi alergi, misalnya akibat produk kewanitaan yang mengandung zat berbahaya atau terhadap kondom pasangan Anda.

6. Klitoris bisa mengecil

Terkadang, beberapa wanita lansia berpikir bahwa organ teratas vulva ini menghilang seiring usia. Faktanya, clitoris tidak menghilang, tetapi dapat menjadi lebih kecil dari waktu ke waktu.

Mengutip Sutter Health, mengecilnya organ ini terjadi setelah berkurangnya kadar hormon wanita (estrogen dan progesteron) akibat menopause.

Ini adalah hal normal yang terkait dengan penuaan. Kondisi ini disebut juga dengan atrofi urogenital.

Itulah pembahasan seputar clitoris pada wanita. Jika Anda mengalami keluhan terkait organ reproduksi ini, konsultasikan kepada dokter untuk mendapat diagnosis dan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

  • Klitoris adalah bagian dari alat reproduksi wanita yang terletak di bagian teratas vulva, tepatnya di atas uretra dan lubang vagina.
  • Bagian ini sangat sensitif terhadap rangsangan seksual. Menstimulasi bagian ini bisa meningkatkan kepuasan seksual saat berhubungan intim.
  • Klitoris terdiri dari banyak bagian, ukurannya lebih besar dari yang terlihat, bisa membengkak seperti ereksi pada pria, terlalu banyak rangsangan bisa membuat bagian ini sakit, serta ukurannya bisa mengecil.

[embed-health-tool-ovulation]

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

Anatomy of the Vulva. University of Rochester Medical Center. (n.d). Retrieved 06 August 2025, from https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?contenttypeid=34&contentid=19522-1

Clitoris. Cleveland Clinic. (2022). Retrieved 06 August 2025, from https://my.clevelandclinic.org/health/body/22823-clitoris

Clitoris Changes with Age. Sutter Health. (n.d). Retrieved 06 August 2025, from https://www.sutterhealth.org/ask-an-expert/answers/clitoris-changes-with-age

What is the clitoris and what does it do? Is it the same as the G-spot? Sexetc.org. (n.d). Retrieved 06 August 2025, from https://sexetc.org/info-center/post/what-is-the-clitoris-and-what-does-it-do-is-it-the-same-as-the-g-spot/

Where is the clitoris? Planned Parenthood. (2020). Retrieved o6 August 2025, from https://www.plannedparenthood.org/blog/where-is-the-clitoris

Versi Terbaru

25/08/2025

Ditulis oleh Ihda Fadila

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto

Diperbarui oleh: Fidhia Kemala


Artikel Terkait

6 Penyebab Vagina Perih dan Cara Tepat Mengatasinya

U-Spot, Titik Sensitif Wanita yang Ada di Saluran Urine


Ditinjau oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita · Ditulis oleh Ihda Fadila · Diperbarui 25/08/2025

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan