5 Kondisi yang Bikin Wanita Sebaiknya Stop Dulu Berhubungan Seks

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 6 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Pantang berhubungan seks bisa dilakukan karena beberapa alasan. Misalnya ketika sedang menjalankan ibadah tertentu, kalau Anda sedang mencegah kehamilan, atau karena berbagai macam alasan pribadi. Akan tetapi, ternyata ada juga beberapa alasan medis yang mengharuskan wanita untuk menahan diri dulu dari seks. Apa saja kondisi medis tersebut? Simak penjelasannya berikut ini, ya.

Kapan wanita perlu pantang berhubungan seks?

Seks memang memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan bagi wanita, misalnya meredakan sakit kepala dan mengurangi nyeri haid. Akan tetapi, seks juga bisa berisiko tinggi kalau Anda sedang mengalami kondisi medis tertentu. Para pakar kesehatan seksual mengimbau Anda untuk pantang berhubungan seks dulu kalau Anda memiliki lima kondisi berikut ini.

1. Setelah operasi

Dokter biasanya akan menganjurkan Anda untuk pantang berhubungan seks setelah Anda menjalani operasi di daerah panggul, rahim, atau perut. Misalnya operasi caesar, operasi usus buntu, histerektomi (angkat rahim), atau tubektomi (KB steril). Biasanya dalam beberapa minggu tubuh Anda masih dalam tahap pemulihan dari operasi-operasi tersebut. Berhubungan seks setelah operasi berisiko menyebabkan cedera atau infeksi yang bisa menghambat proses pemulihan.

2. Infeksi saluran kencing

Kalau Anda sedang dalam pengobatan untuk infeksi saluran kencing, sebaiknya memang pantang berhubungan seks dulu. Pasalnya, seks bisa memperparah infeksi bakteri ini. Anda bisa kembali bercinta seperti biasa setelah selesai menjalani pengobatan dengan antibiotik resep dokter. Umumnya pengobatan ini memakan waktu selama kira-kira lima hingga tujuh hari. Setelah bercinta, jangan lupa buang air kecil dulu, ya! Ini supaya Anda bisa mencegah bakteri di area vagina pindah ke saluran kencing.

3. Infeksi bakteri vagina

Infeksi bakteri vagina disebabkan oleh kacaunya koloni bakteri di area vagina. Seharusnya pada vagina terdapat jumlah bakteri baik dan jahat yang seimbang. Namun, kalau jumlah bakteri jahat di vagina lebih banyak, Anda berisiko mengalami infeksi.

Supaya infeksi bakteri ini cepat sembuh, hindari berhubungan intim dulu. Seks berisiko mengakibatkan jumlah bakteri di organ intim wanita jadi tidak seimbang. Selain itu, infeksi ini juga biasanya ditandai dengan rasa sakit dan bau vagina tak sedap. Hal ini tentu membuat Anda tak nyaman ketika berhubungan seks.

4. Infeksi ragi vagina

Mirip dengan infeksi bakteri vagina, infeksi ragi bisa menyebabkan peradangan pada jaringan-jaringan di area intim wanita. Seks bisa memperparah peradangan ini akibat gesekan atau tekanan pada vagina. Maka, sebaiknya tunggu dulu sampai pengobatan Anda selesai dan infeksi Anda sembuh sebelum berhubungan intim bersama pasangan.

5. Penyakit kelamin

Bukan berarti orang yang punya penyakit menular seksual atau penyakit kelamin sama sekali tidak bisa berhubungan seks. Namun, hati-hati ketika sedang ada bentol-bentol nanah (outbreak) di vagina bagi Anda yang mengidap herpes genital. Saat outbreak ini risiko penularan herpes sedang tinggi-tingginya. Supaya aman, Anda bisa pantang bercinta dulu sampai outbreak mereda.

Akan tetapi, jika Anda dan pasangan tak keberatan bercinta saat outbreak dan Anda melakukan seks aman, Anda boleh saja berhubungan seks seperti biasa.

Yang bisa dilakukan dalam masa pemulihan

Pantang berhubungan seks bukan berarti Anda dan pasangan tak bisa bermesraan layaknya pasangan lain. Untuk menjaga keintiman, Anda dan pasangan bisa bercumbu dan cuddling (berpelukan) sambil mengobrol atau melakukan hal-hal romantis lainnya. Anda juga bisa saling memijat untuk memanjakan pasangan.  

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman wedang secang oleh orang-orang Jawa. Penasaran apa manfaat kayu secang untuk kesehatan? Klik di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Berapa Lama Telat Datang Bulan Dapat Menjadi Pertanda Kehamilan?

Telat haid memang bisa jadi ciri hamil, tapi bisa juga tidak. Jadi berapa lama sejak telat datang bulan bisa menjadi pertanda kehamilan. Cek di sini ya!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

5 Langkah Mengatasi Kesepian, Agar Hidup Lebih Semangat

Jangan membiarkan kesepian terlalu lama menggerogoti Anda. Cari tahu cara mengatasi kesepian agar hidup Anda jauh lebih bahagia.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
apa itu kalori adalah

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips perawatan setelah sunat

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit