4 Hal yang Menyebabkan Perut Membesar, Padahal Sedang Tidak Hamil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Salah satu gejala awal kehamilan adalah rahim yang membesar, yang ditandai dengan membesarnya perut. Meski begitu, ada beberapa alasan lain yang mungkin menyebabkan rahim membesar selain kehamilan. Misalnya saja menopause. Wanita yang berada di usia menopause umumnya mengalami kondisi ini. Ada juga kondisi medis lain yang mungkin menjadi alasan di balik penyebab rahim membesar Anda, yang mungkin bersifat jinak atau ganas. Berikut beberapa informasinya.

Apa penyebab rahim membesar, padahal sedang tidak hamil?

1. Adanya fibroid rahim

Fibroid rahim adalah benjolan atau tumor non kanker kecil yang ditemukan di sepanjang dinding rahim. Menurut Office on Women’s Health (OWH) Departemen Kesehatan dan Layanan A.S., antara 20 atau 80 persen wanita memiliki fibroid sebelum berusia 50 tahun. Fibroid rahim sering terjadi pada wanita berusia di atas 30 tahun. Wanita yang gemuk atau dengan berat badan yang berlebih, memiliki risiko lebih besar memiliki fibroid. Faktor hormonal dan genetik mempengaruhi pertumbuhan fibroid.

Fibroid dapat tumbuh sebagai tumor tunggal atau dalam kelompok. Ukuran fibroid kecil dan beratnya mencapai beberapa kilogram. Selain rahim yang membesar, gejala uterine fibroid bisa meliputi:

  • Merasa kenyang atau tekanan di perut bagian bawah
  • Nyeri panggul
  • Siklus menstruasi berat, menyakitkan, atau tahan lama, kadang dengan jalan menggumpal darah
  • Perdarahan antar menstruasi
  • Sembelit
  • Sering buang air kecil
  • Nyeri saat hubungan seksual

Ketika fibroid kecil dan tidak menglhawatirkan, operasi mungkin tidak diperlukan. Jika fibroid menyebabkan rasa sakit dan mengkhawatirkan, prosedur bedah yang disebut miomektomi dapat digunakan untuk menghentikan pertumbuhan. Jika gejalanya parah, histerektomi atau operasi pengangkatan rahim mungkin diperlukan untuk meringankan gejala. Obat untuk membantu mengendalikan nyeri saat menstruasi juga bisa digunakan. Pilihan pengobatan lainnya termasuk alat kontrasepsi untuk mengurangi perdarahan.

2. Adenomiosis

Adenomiosis adalah penebalan dinding rahim yang terjadi ketika jaringan yang biasanya melapisi rahim (endometrium) bergerak ke luar dinding otot rahim. Selama siklus menstruasi, sel-sel otot berdarah, menyebabkan rasa sakit dan bengkak. Adenomioma adalah bagian bengkak dinding rahim.

Penyebab adenomiosis belum diketahui. Adenomiosis biasanya terjadi pada wanita berusia di atas 30 tahun yang sudah memiliki anak dan sering terjadi pada wanita yang telah menjalani operasi rahim, termasuk operasi caesar. Selain pembesaran rahim, gejalanya meliputi:

  • Menstruasi yang lama atau pendarahan berat
  • Menstruasi yang menyakitkan, yang terus bertambah buruk
  • Nyeri saat hubungan seksual

Kondisi ini terjadi terutama pada wanita muda yang telah memiliki anak. Wanita berusia 30-an, terutama mereka yang memiliki operasi caesar selama persalinan atau mereka yang telah menjalani operasi rahim lebih mungkin untuk mengembangkan adenomiosis. Jika gejala tidak mengkhawatirkan, obat untuk menghilangkan rasa sakit dapat digunakan seperti, Pil KB dan alat kontrasepsi yang mengandung progesteron dapat membantu menurunkan perdarahan berat. Wanita dengan gejala parah mungkin memerlukan histerektomi untuk menghilangkan gejala.

3. Kanker endometrium

Kanker endometrium yang sering dikenal sebagai lapisan rahim, adalah selaput lendir rahim. kanker endometrium juga merupakan salah satu dari daftar penyebab rahim yang membesar. Ini adalah jenis kanker yang dimulai di sel-sel yang membentuk lapisan dinding rahim. Sebuah pembelahan sel yang abnormal dan tidak terkendali dalam sel untuk membentuk jaringan kelenjar dari dinding rahim menyebabkan endometrioid. Kondisi ini biasanya terjadi pada wanita di atas 50 tahun.

Gejalanya meliputi:

  • Nyeri selama hubungan seksual
  • kesulitan buang air kecil
  • perdarahan vagina saat menstruasi atau setelah menopause

Rahim juga dapat diperluas. Dalam keadaan seperti itu, pengobatan rahim yang membesar melibatkan operasi pengangkatan rahim. Pendekatan ini juga dapat membantu dalam pengobatan kanker endometrium.

4. Kista ovarium

Kista ovarium adalah kantung atau kantung berisi cairan di ovarium atau di permukaan ovarium. Sebagian besar kista ovarium tidak berbahaya dan mayoritas menghilang tanpa adanya perawatan beberapa bulan. Namun, dalam beberapa kasus, kista ovarium dapat pecah dan menyebabkan gejala serius.

Gejala umum dari rahim yang membesar disebabkan oleh kista ovarium meliputi:

  • Tekanan dan rasa sakit di perut
  • Nyeri punggung
  • Kesulitan buang air kecil
  • Nyeri saat menstruasi
  • Perdarahan abnormal

Untuk memastikan diagnosis di balik rahim membesar yang Anda alami sekaligus melindungi kesehatan Anda, lakukan pemeriksaan panggul yang teratur dan kenali gejala yang bisa menandakan kondisi serius.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kista Ovarium

Kista ovarium adalah pertumbuhan jaringan di dalam indung telur. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta oengobatan kista ovarium di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 29 Desember 2020 . Waktu baca 13 menit

Kista Ganglion

Ganglion adalah kista yang umumnya terbentuk pada tendon dan persendian yang umum timbul di tangan. Berikut informasi lengkap tentang ganglion.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Muskuloskeletal, Gangguan Muskuloskeletal 1 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Apakah Anda Mengidap Kista Ovarium? Cari Tahu Gejalanya di Sini

Biasanya kista ovarium bisa hilang sendiri dan tanpa gejala. Namun, kista ovarium yang besar dapat menunjukkan gejala. Apa saja gejala yang mungkin timbul?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Wanita, Penyakit pada Wanita 16 September 2020 . Waktu baca 3 menit

Kapan Kista Ovarium Dianggap Bahaya dan Harus Dioperasi?

Kista sebenarnya bukan masalah serius karena dapat hilang sendiri. Tapi, ada juga kista yang perlu perawatan khusus. Kapan kista ovarium harus dioperasi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan Wanita 9 September 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

kista hepar kista hati adalah

Kista Hati (Kista Hepar)

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Rena Widyawinata
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
endometriosis adalah, penyakit endometriosis, operasi endometriosis, gejala endometriosis, penyebab endromentriosis, kista endometriosis

Endometriosis

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
mioma uteri atau fibroid rahim

Mioma Uteri (Fibroid Rahim)

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
perkembangan janin minggu 10 kehamilan

Perkembangan Janin di Usia Kehamilan 10 Minggu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 1 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit