Cara Merawat Telinga, dari Menjaga Kebersihan Hingga Periksa Rutin

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Telinga merupakan salah satu panca indera yang harus dijaga kesehatannya. Semakin tua umur Anda, kemampuan telinga untuk mendengar bisa semakin menurun. Sama seperti mata yang bisa mengalami penurunan kemampuan melihat saat Anda semakin tua. Untuk itu, Anda disarankan untuk menjaga kesehatan telinga Anda mulai dari sekarang, sedini mungkin.

Bagaimana cara merawat kesehatan telinga?

Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk merawat kesehatan telinga adalah:

1. Bersihkan telinga dengan cara yang benar

telinga kemasukan air

Anda mungkin beranggapan bahwa Anda harus rutin membersihkan telinga dengan cotton bud sebagai cara merawat telinga. Namun, ternyata anggapan Anda ini salah. Justru, Anda tidak dianjurkan untuk memasukkan cotton bud atau sesuatu lainnya ke dalam telinga untuk membersihkan telinga. 

Memasukkan cotton bud  ke dalam telinga justru berisiko untuk mendorong kotoran telinga masuk ke dalam. Selain itu, memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga juga berisiko dapat merusak organ sensitif dalam telinga, seperti gendang telinga.

Lalu, bagaimana cara membersihkan telinga? Dikutip dari Cleveland Clinic, telinga merupakan organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Cairan seperti lilin yang ada di dalam telinga berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya untuk masuk ke dalam telinga.

 Jadi, fungsi cairan lilin ini sangat penting untuk kesehatan telinga dan adanya kotoran telinga merupakan sesuatu yang normal. Jika Anda mempunyai kelebihan cairan lilin ini, Anda dapat membersihkan daerah sekitar rongga telinga dengan handuk lembut. Atau, Anda bisa meminta bantuan dokter untuk membersihkan telinga Anda dengan alat khusus.

2. Lindungi telinga Anda dari suara keras

trauma akustik, suara keras, efek suara bising

Salah satu fungsi telinga adalah untuk mendengar. Namun, telinga mempunyai kapasitas kemampuan untuk mendengar suara. Tidak semua suara masuk ke dalam kategori aman untuk didengar telinga. Sebagai cara merawat kesehatan telinga, Anda perlu melakukan hal-hal berikut ini:

  • Jika lingkungan kerja Anda selalu menciptakan suara keras, seperti saat saat memotong rumput, menggunakan alat-alat listrik yang mengeluarkan suara, dan sebagainya, sebaiknya Anda menggunakan pelindung telinga.
  • Jika Anda suka mendengarkan musik, sebaiknya jangan mengatur volume pemutar musik Anda terlalu keras. 
  • Jangan mendengarkan dua sumber suara keras dalam satu waktu. Ini justru dapat merusak pendengaran Anda. 
  • Jika Anda suka menonton konser atau pergi ke tempat yang memutar musik dengan suara keras, sebaiknya menggunakan penyumbat telinga, seperti earplug.

3. Jaga telinga Anda agar tetap kering

sakit kepala di belakang telinga

Telinga yang selalu basah atau kelembaban telinga yang berlebihan dapat memungkinkan bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Hal ini dapat menyebabkan infeksi pada telinga yang disebut dengan telinga perenang (swimmer’s ear) atau otitis eksterna

Swimmer’s ear adalah infeksi pada telinga luar yang disebabkan oleh air yang terjebak di saluran telinga sehingga mengakibatkan bakteri terperangkap. Dalam lingkungan yang hangat dan lembab, bakteri ini semakin banyak jumlahnya sehingga menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga.

Oleh karena itu, cara merawat telinga selanjutnya adalah pastikan telinga Anda selalu kering. Jika Anda hobi berenang, ada baiknya Anda menggunakan penyumbat telinga untuk renang untuk mencegah air masuk ke dalam telinga. 

Jika Anda merasa ada air yang masuk ke dalam telinga, segera miringkan kepala Anda dan tarik cuping telinga Anda untuk merangsang air ke luar. Jangan lupa, untuk selalu mengeringkan telinga Anda dengan handuk kering setiap selesai berenang dan juga setiap selesai mandi, ini penting.

4. Bersihkan headset seminggu sekali

Jerawat di telinga

Bukan hanya merawat kebersihan telinga, Anda juga harus membersihkan headset yang Anda gunakan. Hal ini bertujuan untuk mencegah bakteri berkembang biak pada headset dan menyebabkan penyakit telinga.

Cara membersihkan headset cukup mudah. Anda hanya perlu menyiapkan bahan-bahan berupa air hangat yang telah ditetesi sabun cuci, sikat gigi baru yang belum dipakai, serta lap kering. Kemudian, ikuti langkah berikut:

  • Jika Anda menggunakan headset dengan silikon, lepaskan silikon terlebih dulu.
  • Rendam silikon dalam air sabun selama beberapa menit, lalu angkat dan keringkan dengan lap kering.
  • Gunakan sikat gigi untuk membersihkan bagian headset yang tidak boleh terkena air. Anda bisa langsung melakukan tahap ini jika tidak menggunakan headset bersilikon.

5. Jauhkan headset dari paparan kuman

bahaya sering mengorek telinga

Tanpa sadar, Anda mungkin pernah meminjamkan headset kepada orang lain atau meletakkan headset di sembarang tempat. Untuk merawat dan menjaga kesehatan telinga, Anda yang sering memakai headset harus menjauhi kebiasaan ini.

Kebiasaan ini dapat mempermudah perpindahan bakteri dari telinga orang lain, headset mereka, serta lingkungan sekitar ke telinga Anda. Sedapat mungkin, simpanlah headset Anda di tempat yang bersih dan jangan biarkan orang lain menggunakannya.

Bagi pengguna headset, merawat kesehatan telinga bukan hanya soal membersihkan telinga dari kotoran. Anda juga harus mengetahui batasan penggunaan headset, cara membersihkan headset, dan melindunginya dari paparan kuman.

Headset memang membantu Anda menikmati musik, video, serta video games tanpa mengganggu orang lain. Namun, headset juga memiliki risiko terhadap kesehatan. Gunakanlah headset dengan bijak untuk menghindari risiko tersebut.

6. Lakukan pemeriksaan telinga rutin ke dokter

telinga berair
Sumber: Sohu

Memeriksakan telinga Anda ke dokter penting untuk dilakukan, terlebih lagi saat usia Anda mulai menua. Gangguan pendengaran berkembang secara bertahap, sehingga Anda perlu memastikan kondisi telinga Anda dalam keadaan sehat setiap waktu. 

Anda perlu untuk melakukan tes awal pendengaran sehingga Anda dapat mengukur dan mengambil tindakan setiap ada gangguan pendengaran yang Anda rasakan. Pemeriksaan telinga juga dilakukan untuk memastikan tidak ada penumpukan kotoran telinga di dalam telinga. Jika ada, telinga Anda mungkin butuh untuk dibersihkan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

4 Masalah yang Umum dan Sering Terjadi pada Telinga

Tak jarang, kesehatan telinga luput dari perhatian Anda. Padahal, jika kesehatan telinga tidak dijaga, Anda bisa mengalami salah satu masalah telinga ini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 10 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Waspada, Ini Bahaya Anemia yang Mungkin Mengintai Anda

Anemia membuat tubuh Anda kekurangan sel darah merah sehat. Jika dibiarkan, anemia bisa menyebabkan komplikasi. Apa saja bahaya anemia?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Ragam Penyebab Jerawat di Telinga dan Cara Mengatasinya

Jerawat yang tiba-tiba muncul di wajah itu menyebalkan. Apalagi kalau muncul di tempat yang tidak biasa, misalnya jerawat di telinga. Apa penyebabnya, ya?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Jerawat, Kesehatan Kulit 2 November 2020 . Waktu baca 6 menit

Makan Makanan Sehat Dapat Membantu Menjaga Fungsi Pendengaran, Lho!

Penurunan fungsi pendengaran dapat terjadi pada siapa saja. Namun, Anda bisa menurunkan risiko gangguan pendengaran lewat diet sehat, lho.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Kesehatan THT, Gangguan Telinga 25 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat tetes telinga

Cari Tahu Jenis Obat Tetes Telinga Beserta Cara Pakainya Agar Tak Salah

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
sinusitis adalah

Sinusitis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 28 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
Proses mendengar pada manusia

Mengenal Urutan Proses Mendengar pada Manusia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 23 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Kenapa Tidak Boleh Membersihkan Telinga Pakai Cotton Bud?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 10 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit