7 Langkah Aman Mencukur Rambut Kemaluan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
Bagikan sekarang

Mencukur bulu kemaluan dapat menjadi pilihan untuk Anda yang ingin menghilangkan rambut pada area genital. Hal ini hanya semata untuk membersihkan tubuh dan sebenarnya bukan hal wajib. Bahkan, tidak ada manfaat kesehatan yang bisa Anda dapat dari menghilangkan rambut kemaluan. Namun, ada hal-hal yang perlu Anda perhatikan dalam melakukan aktivitas ini. Simak penjelasannya. 

Bagaimana cara aman mencukur bulu kemaluan?

rambut pada kemaluan

Mencukur bulu kemaluan tidak seperti saat Anda mencukur rambut halus di wajah atau kaki. Anda membutuhkan lebih banyak kesabaran dan perhatian khusus karena area genital sangat sensitif.

Berikut ini adalah alat-alat yang Anda butuhkan:

  • Sisir
  • Gunting kecil
  • Alat cukur manual dengan kepala berlekuk (pivoting razor)
  • Krim atau gel cukur, jangan gunakan sabun
  • Minyak cukur (tanpa parfum)
  • Pelembap biasa (tanpa pewangi), atau gel lidah buaya
  • Cermin

Catatan: bedakan peralatan cukur bulu kemaluan Anda dengan peralatan cukur rambut tubuh lainnya. Ada bakteri dan ragi tertentu yang hidup di area selangkangan Anda. Risikonya, bakteri dan ragi ini bisa menyebabkan jamur, seperti kadas atau kurap, yang menyebar.

Pada dasarnya, langkah mencukur bulu kemaluan untuk pria dan wanita tidak berbeda jauh. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda lakukan:

1. Pangkas rambut kemaluan terlebih dahulu dengan gunting kecil

Rambut kemaluan memiliki tekstur yang lebih tebal, kasar, dan cenderung keriting. Saat Anda mencukur rambut panjang dan keriting ini, mata pisau cukur akan menarik batang rambut. 

Ini akan memudahkan bulu kemaluan untuk tumbuh kembali ke dalam kulit, dan menyebabkan iritasi pada kulit. Selain itu, terburu-buru bercukur dapat menyebabkan luka cukur, gatal, atau rambut kesat (stubble).

Oleh karena itu, menggunting rambut disarankan sebelum mencukurnya dengan menggunakan razor. Sebelum Anda mulai memangkas, gosok gunting Anda dengan alkohol untuk mensterilkan mata pisaunya.

Pangkas rambut kemaluan, tapi jangan sampai permukaan kulit — sisakan sedikit batang rambut, sekitar 0,5 cm — untuk memudahkan Anda saat bercukur nanti, sekaligus menghindari potensi rambut yang bertumbuh ke dalam.

2. Awali dengan mandi air hangat

Tidak disarankan mencukur bulu kemaluan dalam keadaan kering. Awali dengan mandi air hangat untuk membuat proses bercukur lebih mudah dan tidak abrasif, serta menghindari Anda dari risiko luka gores.

Suhu hangat saat Anda mandi memungkinkan kulit untuk melunak, dan meluruhkan minyak dan kotoran. Selain itu, air akan secara alami bertindak sebagai pelumas untuk melemaskan folikel rambut dan mencegah rambut tertarik.

Setelah itu, keringkan dan tunggu beberapa menit untuk membiarkan kulit pulih.

3. Oleskan minyak cukur

Minyak akan melembapkan kulit dan menciptakan lapisan penghalang sehingga pisau cukur dapat meluncur dengan lebih mudah, bukannya menyeret kulit. Selain itu, minyak cukur membantu mencegah timbulnya ruam merah akibat bercukur, iritasi, dan rambut bertumbuh ke dalam.

4. Oleskan krim atau gel cukur

Pastikan kulit dalam kondisi lembap, tapi tidak terlalu basah. Jika Anda memiliki kuas cukur, oleskan krim atau gel cukur dalam gerakan melingkar untuk mengangkat rambut dan mendapatkan hasil cukur yang lebih presisi. Gunakan tangan Anda untuk melakukan langkah ini, tak perlu menggunakan kuas. 

5. Mulai bercukur

Arahkan pisau cukur searah dengan lajur pertumbuhan rambut, jangan melawan arus. Anda disarankan melakukan langkah ini dengan menghadap kaca dan cahaya ruang yang baik. 

Gunakan tangan yang tidak dominan untuk menarik kulit genitalia Anda hingga tegang. Cukur perlahan dan jangan menekan pisau cukur. Hal ini akan membantu Anda menghindari rambut kesat (stubble) dan rambut bertumbuh ke dalam. 

Metode ini juga akan mengurangi risiko iritasi atau bintil merah, karena mata pisau Anda tidak akan menarik rambut ke arah yang berlawanan dengan arus tumbuhnya.

Jangan mencukur di area yang sama terlalu sering. Bilas bersih alat cukur Anda setiap kali selesai satu kali usapan dan sebelum memulai kembali.

6. Bilas bersih

Setelah mencukur bulu kemaluan dengan bersih, bilas area genitalia Anda untuk menghapus sisa-sisa krim cukur guna menghindari gatal-gatal. Keringkan dengan baik, tepuk-tepuk dengan handuk bersih dan jangan digosok.

7. Oleskan pelembap

Anda dapat mencegah gatal setelah mencukur bulu kemaluan dengan mengaplikasikan after-shave lotion atau pelembap biasa tanpa parfum. Parfum akan mengiritasi kulit Anda. 

Pilih produk pelembap yang mengandung lidah buaya, atau gunakan gel lidah buaya — lidah buaya bersifat menyembuhkan, untuk mengurangi sensasi gatal dan iritasi.

Pertolongan pertama pada luka iris atau gores

mencukur rambut kemaluan

Jika Anda tidak sengaja tergelincir saat bercukur, jangan panik. Pastikan untuk membersihkan daerah genital Anda secara menyeluruh dengan sabun dan air hangat, serta alkohol.

Jika luka goresnya dangkal, cukup berikan sedikit tekanan dengan selembar tisu bersih yang dibasahkan. Tekan selama 10-15 menit tanpa dibuka. Ini akan menghentikan perdarahan minor.

Jika perdarahan tidak berhenti setelah 15 menit, atau jika darah tampak mengucur keluar dari dalam luka Anda, segera dapatkan bantuan medis. Luka dalam akibat mencukur bulu kemaluan mungkin akan memerlukan jahitan.

Cara lain menghilangkan bulu kemaluan

perlu mencukur bulu kemaluan

Jika Anda tidak yakin dengan mencukur bulu kemaluan, Anda dapat melakukan cara-cara lain untuk menghilangkannya. Cara-cara tersebut di antaranya:

1. Obat atau krim penghilang rambut yang dijual bebas

Cara menghilangkan bulu kemaluan ini tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua krim penghilang rambut aman dioleskan di area genital Anda. 

Pastikan untuk membaca label produk terlebih dahulu untuk memastikan keamanannya dan selalu ikuti petunjuk pada kemasannya.

2. Waxing

Pada metode ini, Anda tidak mencukur bulu kemaluan dengan benda tajam. Namun, Anda akan mengoleskan lapisan tipis lilin cair hangat pada rambut di sekitar area genita Anda. 

Sebuah kain tipis kemudian ditempatkan di atas lilin sampai lilin tersebut mengeras. Beberapa saat setelah lilin mengeras, Anda dapat segera menarik kain tipis itu. 

Tidak seperti metode pencabutan rambut lainnya, waxing memungkinkan rambut dicabut dari akarnya, sehingga tidak tumbuh kembali dengan cepat. Satu hal yang perlu diingat, jangan mencukur bulu kemaluan sebelum melakukan waxing. 

3. Laser

Metode penghilangan bulu kemaluan dengan laser dilakukan oleh seorang ahli. Tanpa mencukur bulu kemaluan, prosedur ini menggunakan seberkas cahaya kuat yang menembus kulit untuk menghancurkan folikel rambut (tempat rambut tumbuh). 

Cara menghilangkan bulu kemaluan ini mungkin lebih mahal daripada metode lain. Biasanya, penghilangan bulu kemaluan dengan laser memakan waktu hingga satu jam. 

4. Elektrolisis

Elektrolisis adalah satu-satunya metode penghilangan rambut kemaluan yang secara permanen dapat menghilangkan rambut. Ini dilakukan dengan elektroda berbentuk jarum untuk menghancurkan akar rambut. 

Biasanya diperlukan waktu hingga 25 sesi untuk menghilangkan semua akar rambut sepenuhnya. Biaya yang perlu Anda siapkan bervariasi, tergantung perawatannya. 

Efek samping menghilangkan bulu kemaluan

manfaat bahaya mencukur bulu kemaluan

Dikutip dari Mayo Clinic, menghilangkan bulu kemaluan mungkin dapat menimbulkan banyak efek samping, termasuk:

  • Gatal pada kemaluan, terkadang gatal parah 
  • Luka seperti terbakar akibat waxing 
  • Lecet atau luka saat mencukur bulu kemaluan
  • Muncul ruam, benjolan, dan rambut tumbuh ke dalam 
  • Infeksi bakteri
  • Peningkatan risiko infeksi virus, seperti herpes simpleks atau HPV akibat luka atau iritasi
  • Dermatitis kontak dari produk cukur

Jika Anda tidak nyaman dengan bulu kemaluan dan memilih untuk menyingkirkannya, sebaiknya diskusikan dulu dengan dokter. 

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

3 Masker Alami untuk Mengecilkan Pori-pori Wajah

Pori-pori wajah yang besar dan tidak rata bisa mengganggu penampilan. Masker alami bisa mengecilkan pori-pori, Anda bisa memilih sesuai dengan tipe kulit.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Perawatan Kulit, Kesehatan Kulit 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Paronikia

Paronikia adalah infeksi yang terjadi di kulit sekitar kuku. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, serta pengobatan paronikia di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Kulit, Perawatan Kuku 8 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit

4 Cara Memanfaatkan Es Batu Untuk Wajah Lebih Cerah

Es batu tidak hanya menyegarkan tubuh saat diminum, namun es batu untuk wajah banyak manfaatnya. Es batu dapat mengatasi masalah pada kulit wajah Anda.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Kulit 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

menguji keperawanan wanita

Bisakah Mengetahui Keperawanan Wanita Lewat Ciri Fisiknya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 25 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
penis bengkok

Bisakah Penis yang Bengkok Diluruskan Kembali?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 22 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat bentonite clay

Mengenal Bentonite Clay dan Segudang Manfaatnya

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tips waxing di rumah

Tips Melakukan Waxing di Rumah Dengan Bahan-bahan Alami

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit