home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

6 Alasan Seks Lebih Menyenangkan dengan Lampu Menyala

Berhubungan intim dengan lampu menyala bisa Anda jadikan pilihan jika bosan dengan suasana berhubungan seksual yang itu-itu saja. Selain menciptakan sensasi baru, berhubungan intim dengan lampu menyala juga menimbulkan manfaat baik lainnya, lho! Simak penjelasannya berikut ini.

Manfaat berhubungan intim dengan lampu menyala

Berhubungan seksual tidak harus selalu dilakukan dengan kondisi remang-remang ataupun gelap. Anda dan pasangan tetap bisa menikmati aktivitas tersebut dalam ruangan yang terang.

Bukan tanpa alasan, pada dasarnya, seks merupakan aktivitas ketika dua orang secara emosional terhubung secara fisik.

Oleh karena itu, hal yang perlu ditegaskan sebenarnya adalah bagaimana fisik Anda dan pasangan dapat tereksplor dan terhubung jelas satu sama lain.

Sebuah studi yang diulas di European College of Neuropsychopharmacology menyebutkan bahwa paparan cahaya lampu yang terang mampu meningkatkan hormon testosteron dan kepuasan seksual para pria.

Bagaimana? Apa Anda tertarik menyalakan lampu ketika melakukan seks? Ada beberapa alasan lain yang bisa meyakinkan Anda untuk berhubungan intim dengan lampu menyala.

1. Menambah keintiman

orgasme

Ketika lampu dinyalakan Anda dapat melihat seluruh bentuk tubuh pasangan. Kemungkinan Anda salah menyentuh bagian tubuh pasangan juga menjadi berkurang.

Tak sampai di situ, Anda dan pasangan bisa saling menatap mata satu sama lain dengan jelas. Otomatis, gairah Anda dan pasangan akan semakin meningkat.

Penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Attention, Perception, and Psychophysics menyebutkan bahwa kontak mata dapat meningkatkan gairah dan menarik perhatian.

2. Lebih mudah mencapai orgasme

posisi seks untuk orgasme

Pria adalah makhluk visual, yaitu mereka akan cepat terangsang jika terdapat objek jelas yang dapat membuat mereka orgasme.

Studi yang dipublikasikan di International Journal of Impotence menyebutkan bahwa pria umumnya lebih merespons rangsangan seksual visual, seperti lekukan tubuh yang erotis dan menarik.

Ketika lampu menyala, sisi pemanasan Anda sebelum berhubungan intim akan tampak dengan jelas. Lekukan tubuh pasangan akan membuat Anda lebih cepat terangsang dan mencapai orgasme.

3. Melihat ekspresi pasangan dengan jelas

Suami istri paruh baya mengalami perubahan gairah seksual

Lampu menyala saat berhubungan intim dapat membuat segala yang di hadapannya Anda tampak jelas, termasuk ekspresi pasangan.

Anda bisa melihat dengan jelas apakah pasangan Anda fokus atau justru pikirannya seakan tak berada di tempat yang sama.

Namun, jangan khawatir pasangan memiliki fantasi lain sebab semua gerakan hingga ekspresi wajah Anda yang satu-satunya akan dihadapi pasangan, sehingga hanya ada diri Anda dalam fantasinya.

4. Anda bisa lebih percaya diri

ukuran payudara kehidupan seksual

Untuk wanita, melakukan hubungan seks dengan lampu menyala adalah salah satu saat yang tepat untuk menunjukkan diri Anda yang sesungguhnya.

Anda tidak perlu menutupi selulit, bekas luka, atau jerawat pada wajah Anda. Keadaan ini otomatis dapat membangkitkan kepercayaan diri Anda dalam sekejap.

Ketika berada di ranjang, laki-laki umumnya tak peduli dengan “lukisan” di tubuh Anda, karena yang mereka pedulikan hanya bagaimana usaha untuk memuaskan Anda.

5. Tidak takut salah posisi

merangsang klitoris

Dengan lampu yang menyala, Anda tidak perlu takut salah posisi atau salah menggapai bagian tubuh pasangan.

Posisi-posisi yang sulit dilakukan pun akan lebih mudah dilakukan karena Anda bisa melakukan penetrasi tepat dan cepat.

Anda juga dapat bergerak secara leluasa ke arah manapun pada tubuh pasangan yang ingin Anda eksplor, sehingga seks Anda terasa lebih menyenangkan.

6. Menghindari cedera

sakit punggung

Salah satu manfaat berhubungan intim dengan lampu menyala adalah Anda juga bisa menghindari cedera satu sama lain.

Pasalnya, ada banyak cedera akibat berhubungan seksual yang bisa terjadi ketika Anda dan pasangan kesulitan melihat tubuh satu sama lain.

Cedera akibat berhubungan seksual ada yang ringan hingga berat, bahkan bisa membuat penis patah. Oleh karena itu, berhubungan seks dengan lampu menyala bisa menurunkan risiko tersebut.

Berhubungan intim sesuai keinginan Anda dan pasangan

Terlepas dari banyaknya manfaat berhubungan intim dengan lampu menyala, sebenarnya tidak ada yang salah dari kebiasaan Anda berhubungan seks di dalam kegelapan.

Lampu menyala atau tidak saat berhubungan intim sepenuhnya adalah pilihan Anda dan pasangan.

Jangan ragu untuk mencurahkan keinginan Anda untuk mencapai kepuasan berhubungan seksual. Dengarkan pula pendapat pasangan Anda, hingga mencapai kesepakatan bersama.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Study shows lack of interest in sex successfully treated by exposure to bright light. (2021). Retrieved 6 May 2021, from https://www.ecnp.eu/Informationandnews/ecnp-press-office/Faglioli

Penis fracture: Is it possible?. (2021). Retrieved 6 May 2021, from https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/sexual-health/expert-answers/penis-fracture/faq-20058154

Relationships – creating intimacy | betterhealth.vic.gov.au. (2021). Retrieved 6 May 2021, from https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/HealthyLiving/relationships-creating-intimacy#intimacy-and-sex

Keep the Spark Alive in Your Marriage. (2021). Retrieved 6 May 2021, from https://www.hopkinsmedicine.org/health/wellness-and-prevention/keep-the-spark-alive-in-your-marriage

Jarick, M., Laidlaw, K., Nasiopoulos, E., & Kingstone, A. (2016). Eye contact affects attention more than arousal as revealed by prospective time estimation. Attention, Perception, & Psychophysics, 78(5), 1302-1307. doi: 10.3758/s13414-016-1085-8

Chung, W., Lim, S., Yoo, J., & Yoon, H. (2013). Gender difference in brain activation to audio-visual sexual stimulation; do women and men experience the same level of arousal in response to the same video clip?. International Journal Of Impotence Research, 25(4), 138-142. doi: 10.1038/ijir.2012.47

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Fajarina Nurin Diperbarui 06/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x