Apakah Seks Anal Bisa Bikin Hamil?

    Apakah Seks Anal Bisa Bikin Hamil?

    Kehamilan terjadi ketika sel sperma membuah sel telur wanita dalam rahim lewat penetrasi penis ke vagina. Lantas, apa mungkin bisa hamil lewat seks anal yang notabene dilakukan lewat anus? Simak faktanya berikut ini.

    Apa bisa hamil lewat seks anal?

    Risiko kehamilan dari seks anal sebetulnya sangat kecil. Seperti yang telah dijelaskan di atas, kehamilan hanya bisa terjadi ketika sperma berenang melalu lubang vagina untuk bertemu sel telur di dalam rahim.

    Ketika melakukan seks anal, air mani masuk ke dalam anus dan tidak masuk ke dalam organ reproduksi wanita sehingga tidak akan dapat bertemu dengan sel telur dan menyebabkan kehamilan.

    Namun demikian, hamil lewat seks anal bukan berarti suatu hal yang mustahil. Jika ejakulasi dilakukan di luar lubang anus namun tetap berada di dekat vagina.

    Maka tetap ada kemungkinan air mani tumpah dan merembes masuk ke dalam lubang vagina.

    Ini bisa menyebabkan kehamilan. Pasalnya, jarak antara lubang anus dan lubang vagina sangat dekat.

    Oleh karena itu, apapun gaya hubungan seks yang Anda lakukan bersama pasangan, selalu utamakan untuk berhubungan seks dengan aman.

    Gunakan kondom untuk mencegah kehamilan dan/atau penularan penyakit kelamin.

    Risiko melakukan seks lewat anus yang harus diketahui

    Terlepas dari mungkin tidaknya hamil lewat seks anal, tetap ada sejumlah risiko kesehatan lainnya yang berkaitan dengan seks anal.

    Seks anal justru merupakan bentuk aktivitas seksual yang paling berisiko karena beberapa alasan berikut:

    1. Anus tidak memiliki lubrikasi alami yang dimiliki vagina

    Penetrasi dapat merobek jaringan bagian dalam anus, yang memungkinkan bakteri dan virus untuk memasuki aliran darah. Hal ini dapat mengakibatkan penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV.

    Studi telah menunjukkan bahwa risiko anus terpapar HIV adalah 30 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan pasangan yang melakukan seks vaginal.

    Paparan human papillomavirus (HPV) juga dapat menyebabkan perkembangan kutil anus dan kanker anus.

    Menggunakan pelumas dapat sedikit membantu, namun tidak benar-benar mencegah robek.

    2. Jaringan dalam anus tidak terlindungi seperti kulit di luar anus

    Jaringan kulit terluar anus memiliki lapisan sel kulit mati yang berfungsi sebagai pelindung terhadap infeksi.

    Jaringan di dalam anus tidak memiliki perlindungan alami ini, sehingga ia rentan robek dan mengalami penyebaran infeksi.

    3. Anal seks rentan bikin kelamin kena bakteri

    Bahkan jika kedua pasangan tidak memiliki infeksi atau penyakit menular seksual, bakteri normal di anus berpotensi untuk menginfeksi pasangan yang menerimanya.

    Mempraktikkan seks vaginal setelah melakukan seks lewat anus juga dapat menyebabkan infeksi saluran kencing dan infeksi pada vagina.

    Seks pada anus juga dapat membawa risiko lain. Seks oral dengan anus dapat membuat kedua pasangan berisiko untuk hepatitis, herpes, HPV, dan infeksi lainnya.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Sumber

    Why people saying you can get pregnant froma anal sex https://www.whattoexpect.com/wom/preconception/0516/why-are-people-saying-you-can-get-pregnant-from-anal-sex Diakses pada 13 November 2017.

    Pregnancy http://kidshealth.org/en/teens/al-pregnancy.html Diakses pada 13 November 2017.

    Anal sex and pregnancy https://youngwomenshealth.org/2011/06/01/anal_sex_and_pregnancy/ Diakses pada 13 November 2017.

    Anal Sex Safety and Health Concerns http://www.webmd.com/sex/anal-sex-health-concerns#1. Diakses pada 13 November 2017.

    Foto Penulisbadge
    Ditulis oleh Novita Joseph Diperbarui Jun 10, 2021
    Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri