home
close

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Apakah Ciuman Bisa Hamil? Ini Jawaban Pastinya!

Apakah Ciuman Bisa Hamil? Ini Jawaban Pastinya!

Beberapa orang merasa khawatir apakah setelah ciuman bisa hamil. Untuk menjawab pertanyaan ini, yuk, pahami dulu bagaimana sebenarnya orang bisa hamil.

Bagaimana kehamilan bisa terjadi?

waktu tes kehamilan

Kehamilan bisa terjadi ketika sperma pria berhasil bertemu dan membuahi sel telur wanita. Ini bisa terjadi setelah Anda melakukan hubungan seksual yang melibatkan ejakulasi penis di dalam vagina. Keberhasilan hamil atau tidaknya setelah penetrasi juga akan ditentukan kalau saat itu juga wanita sedang dalam masa suburnya.

Pertemuan sperma dan sel telur ini adalah dua komponen penting agar terjadi kehamilan. Jika tidak bertemu, maka tidak akan terjadi kehamilan.

Saat berhubungan intim, air mani pria akan dikeluarkan dari penis (proses ini dinamakan ejakulasi) menuju ke vagina. Air mani pria mengandung jutaan sel sperma. Sekali dikeluarkan, air mani akan mengandung lebih dari 300 juta sel sperma.

Setelah sperma memasuki vagina, sperma akan bergerak melalui leher rahim ke tuba falopi mencari sel telur wanita yang sudah siap dibuahi. Jika sperma bertemu dengan sel telur di tempat yang tepat, maka sperma bisa membuahi sel telur.

Di sinilah terjadi awal mula kehamilan. Aktivitas seks lain yang tidak melibatkan sperma dan sel telur dalam vagina tentunya tidak bikin hamil.

Lalu, apakah mungkin ciuman bisa hamil?

Pertanyaan apakah ciuman bisa hamil banyak dilontarkan oleh remaja. Hamil akibat berciuman tentunya sesuatu yang mustahil. Sebab, ciuman saja tidak akan mempertemukan sperma dan sel telur, sehingga tidak mungkin menyebabkan hamil.

Saat berciuman (mulut dengan mulut), yang bersentuhan adalah saliva alias air liur. Air liur tentunya tidak mengandung sperma atau sel telur, sehingga tidak mungkin terjadi pembuahan lewat ciuman baik ke pipi, mulut, dahi, maupun tangan.

Bahkan, mencium alat kelamin pasangan (melakukan seks oral) pun tetap tidak bisa menyebabkan kehamilan. Lagi-lagi, ini karena air liur tidak mengandung sperma atau sel telur.

Anda bisa saja hamil ketika ciuman jika…

tips seks oral

Jika selain ciuman Anda melakukan aktivitas lain yang menyebabkan masuknya sperma ke dalam vagina, kemungkinan hamil tetap ada. Contohnya, jika ada air mani atau cairan pra-ejakulasi pada jari tangan Anda atau pasangan yang masuk ke dalam vagina.

Contoh lainnya, saat berciuman lalu pasangan mengalami ejakulasi (mengeluarkan sperma) dekat dengan vagina. Kemungkinan sperma masuk ke dalam vagina tetap ada.

Memang risiko hamil dengan kondisi di atas sangat rendah karena sperma cenderung cepat mati kalau terlalu lama di luar. Namun, kemungkinan terjadinya masih ada, jadi perlu berhati-hati.

Selain itu, setelah ciuman kemungkinan untuk berhubungan lebih intim semakin tinggi. Sebab, ciuman bisa membuat Anda merasa lebih bergairah dengan pasangan.

Ciuman merupakan salah satu stimulasi oral yang bisa menjadi bentuk foreplay alias pemanasan. Semakin lama Anda berciuman mesra, semakin tinggi juga kemungkinan untuk mencapai orgasme.

Meski tidak bikin hamil, ciuman bisa menularkan penyakit

pheromone memikat pasangan

Anda sekarang sudah tahu jawaban apakah ciuman bisa hamil. Lalu, apakah artinya ciuman itu bebas risiko sama sekali? Tentu saja tidak. Berciuman juga tetap punya risiko bagi kesehatan, lho. Pelajari penyakit-penyakit yang bisa ditularkan lewat ciuman di bawah ini.

  • Pilek: Ada berbagai macam virus yang bisa menyebabkan pilek, dan virus ini dengan mudah bisa ditularkan melalui udara dan air liur.
  • Demam glandular: Demam ini dikenal juga dengan penyakit berciuman. Ini adalah istilah umum terjadinya infeksi virus yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr. Infeksi ini ini cukup umum di kalangan remaja, dewasa muda, atau mahasiswa yang berciuman panas dengan pasangannya.
  • Hepatitis B: Ciuman juga bisa menularkan virus ini, meskipun sebenarnya lebih menular jika ada kontak darah.
  • Kutil: Kutil di mulut ternyata juga bisa menyebar melalui ciuman, terutama jika di daerah mulut ada luka.
  • Herpes: Virus herpes simplex juga dapat menyebar melalui kontak langsung saat berciuman.
Kalkulator Masa Subur

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Memantau siklus haid, menentukan hari kesuburan dan lebih membantu Anda untuk merencanakan kehamilan lebih baik.

Kalkulator Masa Subur

Berapa lama siklus haid Anda?

(hari)

28

Berapa lama Anda haid?

(hari)

7

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

NHS Choices. 2018. Can I Get Pregnant if I Have Sex Without Penetration?. [Online] Tersedia pada: https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/can-i-get-pregnant-if-i-have-sex-without-penetration/ (Diakses 25 Juli 2018)

Better Health. 2014Kissing and Your Health. [Online] Tersedia pada: https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/ConditionsAndTreatments/kissing-and-your-health (Diakses 26 Juli 2018)

Girls Health. 2014. Could I Get Pregnant if….?. [Online] Tersedia pada: https://www.girlshealth.gov/body/sexuality/pregnant.html (Diakses 25 Juli 2018)

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 01/02/2021
Ditinjau secara medis oleh dr Tania Savitri
x