home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Manfaat dan Risiko Menelan Sperma Saat Seks Oral

Manfaat dan Risiko Menelan Sperma Saat Seks Oral

Menelan sperma sering kali masih dipertanyakan keamanannya. Ada yang mengatakan boleh-boleh saja ditelan, ada juga yang khawatir dan memutuskan tidak melakukannya. Perasaan jijik ketika memikirkannya mungkin salah satu faktor yang menghalangi Anda untuk melakukan aktivitas ini.

Jika ditelusuri lebih lanjut, kandungan yang ada pada sperma seharusnya baik untuk tubuh. Namun, kemungkinan untuk mengidap infeksi menular seksual juga besar. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat dan risiko menelan sperma, mari kita lihat selengkapnya di bawah ini.

Bolehkah saya menelan sperma?

Ya, tapi sebelum Anda melakukannya, sebaiknya Anda dan pasangan Anda diuji terlebih dahulu untuk infeksi menular seksual alias penyakit kelamin.

Jika Anda atau pasangan Anda belum diuji, Anda disarankan untuk menggunakan kondom saat seks oral dan juga dilarang untuk membuat kontak dengan sperma.

Sebagian besar sperma adalah air. Selain itu, ada juga protein dan asam amino, gula (fruktosa dan glukosa), mineral (zinc dan kalsium), vitamin C, dan beberapa nutrisi lainnya.

Terlepas dari itu semua, menelan sperma tidak menyebabkan kehamilan. Ini karena mulut Anda tidak terhubung dengan organ reproduksi.

Jika sperma termakan, ia akan dicerna di dalam perut dengan cara yang sama seperti tubuh memproses makanan.

Manfaat menelan sperma

Sperma memiliki senyawa yang beragam, mulai dari air, gula, kalsium, kalium, urea, hingga asam laktat.

Untuk alasan ini, para ilmuwan mulai mempelajari manfaat kesehatan dari menelan sperma, seperti berikut ini:

1. Memperbaiki suasana hati

Salah satu manfaat yang dirasakan dari menelan sperma adalah suasana hati yang lebih baik. Bagaimana bisa?

Hal ini berkat kandungan senyawa antidepresan yang ada di dalam sperma, seperti endorfin, oksitosin, serotonin, serta prolaktin.

Dengan adanya senyawa tersebut, Anda mungkin akan merasa lebih tenang dan bahagia setelah menelan air mani.

2. Meningkatkan kualitas tidur

Tak hanya membantu memperbaiki mood, dengan adanya senyawa melatonin pada sperma, Anda juga bisa merasa tenang dan mendapatkan tidur yang lebih berkualitas.

Melatonin adalah hormon yang berperan dalam mengatur pola tidur Anda. Biasanya, produksi melatonin meningkat di malam hari sehingga memberi tanda waktunya untuk tidur.

Dengan menelan sperma, Anda bisa mendapat asupan melatonin lebih agar tidur semakin nyenyak.

3. Menambah asupan protein

Salah satu kandungan tertinggi yang ditemukan dalam sperma adalah protein.

Ketika Anda menelan air mani, otomatis Anda juga mendapatkan asupan protein tambahan.

Apa saja manfaat protein? Mulai dari memperkuat tulang, memperbaiki jaringan tubuh yang rusak, hingga memperlancar pencernaan, protein berperan banyak dalam fungsi tubuh Anda.

Risiko menelan sperma

Kini Anda sudah tahu apa saja manfaat kesehatan dari menelan sperma. Namun, apakah aktivitas seksual ini juga membawa risiko?

1. Risiko mengalami alergi sperma

Salah satu dampak dari menelan sperma yang mungkin dirasakan sebagian orang adalah reaksi alergi.

Seseorang bisa mengalami reaksi alergi terhadap jenis protein yang terkandung dalam sperma.

Reaksi alergi yang timbul dapat berupa:

  • Gatal-gatal
  • Pembengkakan
  • Rasa nyeri
  • Ruam kulit
  • Kesulitan bernapas

Efek alergi biasanya muncul 20-30 menit setelah Anda menelan sperma. Meski demikian, kasus reaksi alergi terhadap sperma sangat jarang terjadi.

2. Kemungkinan terkena penyakit menular seksual (PMS)

Sperma dapat berisi beberapa virus yang dapat ditularkan melalui cairan tubuh dari orang yang terinfeksi.

Beberapa contoh umum dari infeksi menular seksual adalah:

Risiko penularan penyakit menular seksual melalui seks oral lebih tinggi jika ada luka terbuka di mulut atau jika Anda memiliki gingivitis dan gusi berdarah.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention, hepatitis B juga dapat ditularkan melalui kontak dengan sperma yang terinfeksi jika ada luka terbuka di dalam mulut.

Penularan human papilloma virus alias HPV juga bisa terjadi lewat oral seks yang tidak aman.

Virus ini dapat menyebabkan kanker serviks, kanker dubur, dan pertumbuhan tumor lainnya seperti kutil kelamin.

Itulah pemaparan seputar manfaat dan risiko dari menelan sperma.

Memang betul, aktivitas seks yang satu ini membawa manfaat untuk kesehatan tubuh.

Akan tetapi, Anda tetap harus berhati-hati dan mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk menelan sisa-sisa air mani pasangan Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Castleman, M. (2011). Attention, Ladies: Semen Is an Antidepressant – Psychology Today. Retrieved May 10, 2021, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/all-about-sex/201101/attention-ladies-semen-is-antidepressant 

Castleman, M. (2011). Sweet Sex – Psychology Today. Retrieved May 10, 2021, from https://www.psychologytoday.com/us/blog/all-about-sex/200911/sweet-sex 

Allergic to semen? – Go Ask Alice! Columbia University. (n.d.). Retrieved May 10, 2021, from https://goaskalice.columbia.edu/answered-questions/allergic-semen 

Melatonin – Mayo Clinic. (2021). Retrieved May 10, 2021, from https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements-melatonin/art-20363071 

Why is protein important in your diet? – Piedmont Healthcare. (n.d.). Retrieved May 10, 2021, from https://www.piedmont.org/living-better/why-is-protein-important-in-your-diet 

Is it okay to swallow semen? – Planned Parenthood. (2020). Retrieved May 10, 2021, from https://www.plannedparenthood.org/learn/teens/ask-experts/is-it-okay-to-swallow-semen 

STD Risk and Oral Sex – CDC. (2020). Retrieved May 10, 2021, from https://www.cdc.gov/std/healthcomm/stdfact-stdriskandoralsex.htm 

Hepatitis B – CDC. (2020). Retrieved May 10, 2021, from https://www.cdc.gov/hepatitis/hbv/index.htm 

Owen, D. (2013). A Review of the Physical and Chemical Properties of Human Semen and the Formulation of a Semen Simulant. Journal Of Andrology, 26(4), 459-469. https://doi.org/10.2164/jandrol.04104

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Shylma Na'imah Diperbarui 10/05/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
x