Sederet Risiko Bahaya Masturbasi Pakai Body Lotion untuk Pelumas

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 September 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ketika sedang kepepet, tidak sedikit orang yang memilih masturbasi pakai lotion daripada tidak pakai pelumas sama sekali. Masturbasi “mentah-mentah” memang berisiko melukai kulit organ intim. Pasalnya, kulit vagina dan penis lebih tipis dan sensitif daripada bagian kulit tubuh lainnya. Namun, apakah masturbasi pakai lotion adalah solusi yang tepat?

Masturbasi pakai lotion berisiko mengiritasi kulit organ intim

Saat masturbasi tidak pakai pelumas, gesekan langsung antar kulit yang sama-sama kering kesat bisa menyebabkan jaringan kulit organ intim Anda memanas hingga lecet dan teriritasi. Begitu pula jika Anda masturbasi pakai bantuan mainan seks yang notabene berbahan karet atau silikon.

Pelumas hadir untuk membantu melembapkan dan melicinkan kulit sehingga meminimalisir gaya gesek agar masturbasi tidak terasa sakit, justru lebih memuaskan. Namun, Maureen Whelihan, M.D., dokter kandungan di Center for Sexual Health and Education, Amerika, memperingatkan bahwa masturbasi pakai body lotion bukanlah cara masturbasi yang tepat.

Meski namanya “untuk badan”, body lotion tidak boleh digunakan di kulit kelamin. Apalagi sampai dimasukkan ke dalam vagina. Umumnya, lotion mengandung parfum, pengental, alkohol, pengawet, dan sederet bahan kimia lainnya yang sangat berisiko menimbulkan reaksi alergi pada kulit kelamin.

Sembarangan masturbasi pakai lotion tidak hanya berisiko menyebabkan kulit kelamin terasa lecet panas dan bengkak merah teriritasi. Kebiasaan ini juga mungkin dapat berlanjut ke infeksi vagina atau infeksi pada penis. Bahkan, kulit vagina atau penis bisa mengering secara tidak wajar akibat bahan-bahan kimia di dalam lotion yang terlalu keras.

Tips memilih pelumas yang aman untuk masturbasi

Memilih pelumas yang baik dan aman tidak hanya bikin masturbasi terasa lebih memuaskan, tapi juga menjaga kesehatan kulit kelamin Anda.

Pilihlah pelumas seks yang berbahan dasar air yang bisa menembus kulit dan umumnya tidak menimbulkan alergi. Alternatifnya, pilihlah pelumas berbahan dasar silikon yang lebih awet. Pastikan pelumas yang Anda pilih tidak mengandung gliserin, paraben, dan bahan petrokimia lainnya. Pastikan juga pelumas tersebut tidak mengandung bahan-bahan lain yang bisa memicu reaksi alergi, terutama jika Anda memiliki alergi terhadap suatu zat atau bahan tertentu.

Anda bisa bereksperimen dengan berbagai jenis pelumas sebelum menentukan mana pelumas yang paling cocok untuk Anda. Namun baiknya selalu hati-hati dan cermat dalam memilih pelumas seks yang akan Anda pakai, baik untuk masturbasi maupun seks penetrasi. Anda bisa mencobanya dulu dengan mengoleskan sedikit pada kulit punggung tangan. Tunggu sampai 24 jam dan cek apakah muncul tanda-tanda reaksi alergi kulit. Jika tidak, maka pelumas itu aman untuk Anda gunakan.

Hindari masturbasi pakai lotion sebagai pelumas untuk menghindari efek samping negatif yang mungkin ditimbulkannya.

Kalkulator Masa Subur

Ingin Cepat Hamil? Cari tahu waktu terbaik untuk bercinta dengan suami lewat kalkulator berikut.

Kapan Ya?
general

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

5 Tips Masturbasi Pria Agar Lebih Nikmat, Meski Anda Sendirian

Masturbasi pria bisa jadi ajang mengeksplorasi diri dan mencapai puncak kenikmatan. Tapi, sebaiknya perhatikan dulu tips amannya berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Kesehatan Seksual, Tips Seks 10 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit

Aseksual, Ketika Anda Merasa Tidak Tertarik dengan Seks

Aseksual adalah orientasi seksual di mana Anda bisa menjalin hubungan romantis dengan seseorang tapi tidak ingin melakukan hubungan seks sama sekali.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 14 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit

Mitos dan Fakta Masturbasi di Masa Pandemi COVID-19

Masturbasi berlebihan bisa berakibat perubahan pada perubahan fisik, psikologis, dan sosial seseorang, bedakan antara mitos dan fakta.

Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Kesehatan Seksual, Tips Seks 24 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit

3 Efek Samping Pelumas Vagina dan Cara Mengatasinya

Seks pakai pelumas vagina mungkin memang terasa lebih nikmat, tapi tiga risiko ini mengintai Anda. Tenang dulu, begini cara mencegahnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 3 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

apakah petting bisa hamil

Mungkinkah Hamil Akibat Saling Menggesekkan Alat Kelamin (Petting)?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
squirt

Mengulas Squirting, Ejakulasi Wanita Saat Seks dan Cara Mencapainya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 20 Februari 2021 . Waktu baca 9 menit
penyebab sperma cair dan encer

5 Penyebab Sperma Encer dan Cair, Apakah Normal?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit
Pelumas vagina

4 Pilihan Pelumas Seks untuk Wanita dan Tips Memilih yang Paling Aman

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 14 Februari 2021 . Waktu baca 6 menit