home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Menyiapkan Diri untuk Malam Pertama dengan Pasangan

Menyiapkan Diri untuk Malam Pertama dengan Pasangan

Bagi Anda yang sedang menyiapkan diri untuk berhubungan seks pertama kalinya bersama pasangan, rasa gugup mungkin menggeluti pikiran. Pasalnya, meskipun sudah pernah diceritakan teman atau menonton video pornografi, bercinta di kehidupan nyata tentu saja berbeda. Dari cerita teman atau film porno, seks sepertinya cukup mudah. Namun, apakah Anda sudah yakin soal cara berhubungan intim pertama kali? Jika belum, simak panduan lengkap berikut ini sebelum bermalam pertama.

Cara berhubungan intim pertama kalinya

Ada berbagai cara berhubungan intim yang bisa Anda coba. Namun sebagai permulaan, Anda dan pasangan bisa melakukan pemanasan (foreplay) dengan cara bermesraan, saling membelai, menyentuh, berciuman, dan merangsang organ seksual masing-masing.

Jika ini adalah hubungan intim pertama kalinya, Anda mungkin ingin memulai dengan posisi bercinta yang paling umum, yaitu misionaris. Posisi ini dilakukan dengan cara wanita berbaring di bawah pria. Supaya bisa penetrasi, wanita perlu menekuk dan melebarkan kedua kakinya sehingga tubuh pria berada di antara kaki kiri dan kanan wanita. Kemudian, perlahan-lahan masukkan penis yang ereksi ke dalam lubang vagina yang sudah basah. Untuk menemukan letaknya, cobalah untuk menjelajahi vagina sebelum penetrasi.

Penetrasi seharusnya tidak terasa sakit. Jika terasa sakit, berhentilah sejenak. Anda bisa mencoba lagi dengan lebih lembut atau perpanjang sesi pemanasan sampai Anda berdua cukup bergairah. Kalau penetrasi sudah dilakukan dan Anda berdua sudah merasa nyaman, gerakkan pinggul masing-masing sampai Anda menemukan ritme yang paling tepat dan nikmat.

Apa saja yang harus disiapkan?

Kalau Anda belum mau hamil, gunakan kondom sebagai alat kontrasepsi. Kondom seharusnya dipasang sesudah penis ereksi, sebelum penetrasi. Alat kontrasepsi ini juga berguna untuk mencegah penularan penyakit kelamin.

Anda dan pasangan juga harus menyiapkan mental sebelum berhubungan seks. Kalau belum yakin dengan pasangan atau timing, jangan memaksakan diri. Pasalnya, seks dengan perasaan yang rileks akan membantu Anda berdua mencapai puncak kenikmatan.

Apa yang bisa saya harapkan dari seks pertama kali?

Seks pertama kalinya mungkin terasa canggung atau menegangkan. Hal ini wajar. Anda hanya butuh pembiasaan saja. Perlu diketahui juga bahwa seks tak selalu berujung pada orgasme, jadi tak perlu khawatir kalau tidak mencapai klimaks.

Tujuan berhubungan intim bukan hanya untuk mendapat orgasme atau kepuasan seksual semata. Seks juga dilakukan guna mengenal tubuh Anda sendiri dan pasangan. Namun, memang mudah untuk berharap terlalu tinggi pada seks pertama kali. Ini karena media pornografi (film, video, komik, dan lain-lain) kerap menggambarkan seks secara dramatis dan berlebihan. Pada kenyataannya, seks adalah proses yang perlu dilatih. Cobalah untuk terus mempelajari berbagai cara berhubungan intim yang paling sesuai dengan Anda dan pasangan.

Apakah vagina pasti berdarah?

Perlu diingat, selaput dara wanita tak selalu sobek atau berdarah di malam pertama. Hal ini tidak mengindikasikan apakah pasangan Anda masih perawan atau tidak. Pasalnya, selaput dara bisa sobek kapan saja tanpa berhubungan seks. Banyak juga wanita yang memiliki selaput dara yang kokoh dan tebal, sehingga penetrasi penis tidak menyebabkan kerusakan atau sobekan apapun.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Your First Time. https://wellnesscenter.uic.edu/ltas_first.shtml Diakses pada 16 Februari 2017.

How to Have Sex for the First Time. http://au.reachout.com/how-to-have-sex-for-the-first-time Diakses pada 16 Februari 2017.

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Irene Anindyaputri Diperbarui 29/01/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Tania Savitri