Pil KB adalah salah satu metode kontrasepsi yang paling umum digunakan untuk mencegah kehamilan. Namun, banyak wanita melakukan kesalahan dalam minum pil KB sehingga berakibat pada kerja pil yang tidak efektif, dan akhirnya terjadi kehamilan yang tidak diinginkan. Berikut beberapa kesalahan umum dalam mengonsumsi pil KB yang harus dihindari.
Daftar kesalahan minum pil KB
Pil KB mengandung hormon estrogen dan progesteron yang bekerja dengan hormon alami di dalam tubuh untuk mencegah terjadinya kehamilan.
Efeknya adalah mencegah tubuh melepaskan sel telur dari indung telur yang disebut sebagai proses ovulasi.
Untuk menjamin efektivitasnya, obat ini harus diminum secara teratur setiap hari. Namun, masih banyak orang yang melakukan kesalahan berikut sehingga efektivitas pil KB berkurang.
1. Lupa minum pil KB
Salah satu kesalahan minum pil KB yang sering dilakukan adalah lupa minum pil KB.
Padahal, tidak meminum pil KB secara rutin dapat merusak program KB yang sedang Anda jalani.
Jika ini terjadi, segera minum pil yang terlewat dan gunakan metode kontrasepsi tambahan seperti kondom selama 7 hari ke depan.
Sebagai contoh, ketika Anda lupa meminum pil tersebut saat malam hari, saat bangun tidur dan Anda mengingatnya, segera minum pil berdasarkan dosis yang harus Anda minum semalam.
2. Tidak minum pil KB di jam yang sama
Kesalahan paling umum yang sering dilakukan oleh kebanyakan wanita saat minum pil KB ialah mengonsumsi pil tidak pada jam yang sama setiap harinya.
Jika Anda minum pil yang hanya mengandung progestin, Anda perlu mengonsumsinya di jam yang sama setiap harinya.
Hal ini dikarenakan bahan aktif dalam pil ini tidak bertahan dalam sistem tubuh untuk waktu yang lama dan umumnya hanya mampu bertahan selama 24 jam.
Saat Anda meminum pil di jam yang berbeda setiap harinya, kesuburan alami akan kembali dan memungkinkan rahim untuk melepaskan sel telur.
3. Minum pil KB di saat konsumsi obat lain
Tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis pengobatan yang dapat mengurangi efektivitas pil KB?
Dikutip dari Cleveland Clinic obat tertentu, seperti Rifampisin, obat antikejang, antiretroviral, dan obat herbal seperti St. John’s Wort, dapat menurunkan efektivitas kontrasepsi hormonal.
Interaksi ini dapat meningkatkan risiko kehamilan yang tidak direncanakan.
Oleh karena itu, penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi obat baru jika Anda menggunakan pil KB.
4. Tidak menggunakan metode cadangan saat memulai pil KB
Saat pertama kali mulai menggunakan pil KB, tubuh memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri dengan hormon yang dikandungnya.
Selama proses adaptasi ini, efektivitas pil KB mungkin belum optimal.
Jika Anda mulai minum pil di luar hari pertama menstruasi, ovulasi mungkin sudah terjadi atau masih berlangsung sehingga ada risiko kehamilan.
Oleh karena itu, sebaiknya gunakan metode kontrasepsi tambahan, seperti kondom atau spermisida selama 7 hari pertama penggunaan pil untuk memastikan perlindungan maksimal.
5. Muntah atau diare setelah minum pil
Jika Anda mengalami muntah 2 jam setelah minum pil KB, kemungkinan besar pil belum sempat terserap dengan baik oleh tubuh sehingga efektivitasnya dapat berkurang.
Hal yang sama berlaku jika Anda mengalami diare parah, karena gangguan pencernaan ini dapat menghambat penyerapan hormon dalam pil.
Untuk menghindari risiko penurunan efektivitas sebaiknya segera minum pil baru sesegera mungkin setelah kondisi Anda membaik.
Apabila Anda hendak berhubungan intim saat mengalami kondisi ini, sebaiknya gunakan alat kontrasepsi tambahan seperti kondom, hingga siklus pil berikutnya kembali normal.
Untuk memastikan kontrasepsi tetap optimal, penting untuk selalu mengikuti petunjuk penggunaan dan mengonsumsi pil pada waktu yang sama setiap hari.
Jika terjadi kesalahan atau ragu dengan langkah yang harus diambil, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat.
Kesimpulan
- Lupa minum pil KB.
- Tidak minum pil KB di jam yang sama.
- Minum pil KB di saat mengonsumsi obat tertentu.
- Tidak menggunakan metode cadangan saat memulai pil KB.
- Muntah atau diare setelah minum pil.
- Salah minum urutan pil KB.
[embed-health-tool-ovulation]