Apa Saja yang Diperiksa Selama Tes LDH, dan Bagaimana Cara Baca Hasilnya?

    Apa Saja yang Diperiksa Selama Tes LDH, dan Bagaimana Cara Baca Hasilnya?

    Mungkin Anda pernah diminta untuk tes darah yang meliputi tes LDH (Lactate dehydrogenase) dalam rangkaiannya. Hasil tes dibilang normal jika angka LDH masih dalam batas wajar. Namun, apa itu tes LDH dan untuk apa tes ini dilakukan?

    Untuk apa tes LDH dilakukan?

    LDH adalah enzim yang dimiliki hampir semua sel di dalam tubuh, termasuk sel darah, otot, otak, ginjal, pankreas, jantung, dan hati. Di dalam tubuh, LDH bertugas untuk mengubah gula yang didapat dari makanan menjadi energi yang dibutuhkan masing-masing sel.

    Dokter biasanya menganjurkan pasien untuk melakukan tes darah LDH untuk:

    • Mengetahui apakah terdapat kerusakan jaringan dan seberapa banyak kerusakan itu terjadi.
    • Memantau infeksi dan beberapa kondisi khusus seperti, penyakit ginjal dan penyakit hati (liver).
    • Memantau dan mengetahui perkembangan beberapa jenis penyakit kanker tertentu.

    Batas normal kadar LDH adalah…

    Setiap kelompok umur memiliki batas normal LDH yang berbeda-beda. Bayi dan anak-anak cenderung punya batas LDH yang tinggi daripada orang dewasa, yaitu:

    • Usia 0-10 hari: 290-2000 Unit per liter
    • Usia 10 hari sampai 2 tahun: 180-430 Unit per liter
    • Usia 2-12 tahun: 110-295 Unit per liter
    • Usia lebih dari 12 tahun: 100-190 Unit per liter

    Ketika pemeriksaan dilakukan, maka tak ada bedanya dengan tes darah pada umumnya yang hanya membutuhkan beberapa menit saja. Jika saat itu Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, maka sebaiknya katakan pada dokter Anda. Pasalnya beberapa jenis obat akan memengaruhi hasil tes LDH, contohnya aspirin, clofibrate, fluorides, mithramycin, dan procainamide.

    tes sgot dan sgpt

    Apa artinya jika kadar LDH tidak normal dalam tubuh?

    LDH adalah enzim yang berada di dalam sel dan membantu proses perubahan gula menjadi energi. Maka dalam keadaan sehat, kadarnya juga haruslah normal. Namun, ketika sel mengalami kerusakan yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya timbul kanker atau luka pada jaringan akibat infeksi, maka LDH akan keluar ke pembuluh darah. Hal ini yang kemudian membuat LDH tinggi di dalam darah.

    Kenaikan kadar LDH biasanya dikaitkan dengan kerusakan jaringan yang akut maupun kronis, tapi untuk mengetahui detilnya, maka dokter Anda akan menganjurkan tes lain. Sebaliknya, penurunan kadar LDH sangat jarang terjadi. Pasalnya, LDH berperan penting dalam pembentukan energi dalam sel.

    Biasanya, kadar LDH dapat menurun ketika tubuh mengalami kelelahan akibat olahraga yang cukup berat. Namun, kondisi tersebut tidak akan menimbulkan gangguan kesehatan tertentu, dengan mengisi kembali asupan Anda, maka kadar LDH akan kembali normal.

    Apa yang menyebabkan kadar LDH tinggi di dalam tubuh?

    Karena LDH adalah enzim yang terdapat di berbagai jenis sel di dalam tubuh, maka peningkatan LDH dalam tubuh dapat menandakan beberapa gangguan kesehatan tertentu, seperti:

    • Gangguan aliran darah
    • Stroke
    • Beberapa jenis kanker, misalnya leukemia dan limfoma
    • Serangan jantung
    • Gangguan fungsi hati, contohnya hepatitis
    • Cedera otot
    • Luka pada pankreas
    • Anemia hemolitik
    • Sepsis
    • Jaringan abnormal, biasanya terjadi ketika sel kanker mulai tumbuh

    Untuk mengetahui apakah memang Anda mengalami gangguan kesehatan tersebut, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Kadar LDH tinggi saja tak cukup menentukan apakah Anda terkena kanker atau penyakit kronis lainnya. Maka dari itu, sebaiknya konsultasikan hal ini pada dokter Anda.

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Tania Savitri

    General Practitioner · Integrated Therapeutic


    Ditulis oleh Nimas Mita Etika M · Tanggal diperbarui 21/10/2020

    Iklan
    Iklan
    Iklan
    Iklan