Apakah Minum Teh Setiap Hari Bisa Menurunkan Risiko Glaukoma?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 12 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Glaukoma adalah kondisi kerusakan mata yang ditandai dengan kerusakan saraf yang berada di belakang bola mata. Kondisi ini bisa menyebabkan hilangnya pengelihatan sebagian atau total. Kerusakan saraf mata akibat glaukoma ini bersifat permanen atau tidak bisa diperbaiki, dan hanya bisa dihambat kerusakannya pada bagian saraf yang belum rusak. Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan pencegahan glaukoma. Penelitian menunjukan bahwa minum teh setiap hari diklaim dapat menurunkan risiko penyebab kebutaan kedua terbesar di dunia ini, apa benar? Simak ulasannya di bawah ini.

Hasil penelitian tentang teh dan glaukoma

Penelitian ini dipublikasikan dalam British Journal Ophthalmology tahun 2017, dengan melibatkan 84 responden dewasa dilakukan pemeriksaan mendalam, mulai dari pemeriksaan fisik, cek darah, dan wawancara.

Setiap responden ditanyakan mengenai kebiasaan minum kopi, teh panas, teh tanpa kafein, minuman ringan, dan minuman manis lainnya yang diminum selama 12 bulan belakangan.

Pemeriksaan fisik, khususnya mata dan pengambilan sampel darah, dilihat dalam penelitian ini untuk memberikan gambaran kesehatan secara keseluruhan.

Penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi teh panas sehari-hari memiliki risiko glaukoma 74 persen lebih kecil dibandingkan dengan mereka yang tidak minum teh secara rutin.

Penelitian ini memiliki hasil yang bertolak belakang dengan penemuan sebelumnya, yang menunjukan bahwa konsumsi kopi yang sama-sama mengandung kafein seperti teh, berkaitan dengan peningkatan risiko terjadinya glaukoma karena peningkatan tekanan bola mata. Akan tetapi, tentu saja kandungan kafein pada teh dan kopi berbeda. Belum lagi keduanya memiliki kandungan nutrisi yang berbeda pula.

Kenapa minum teh setiap hari bisa memengaruhi kesehatan mata?

Dilansir dari laman Live Science, dr. Anne Coleman, seorang profesor spesialis mata di University of California, Los Angeles (UCLA) mengatakan bahwa dari penelitian itu, diduga bahwa minum teh secara rutin dapat membantu mencegah terjadinya glaukoma. Sebab, teh pada dasarnya mengandung fitokimia dan flavonoid. Senyawa-senyawa tersebut memiliki sifat antiradang dan antioksidan yang dapat melindungi mata dan saraf di sekitar mata.

Namun, pasti ada faktor pendukung lainnya menurut Coleman yang menyebabkan orang yang minum teh setiap hari dalam penelitian tersebut memiliki risiko glaukoma lebih rendah.

Perilaku kesehatan lainnya seperti berolahraga, konsumsi alkohol mungkin bisa memengaruhi. Perlu penelitian lebih lanjut untuk melihat kondisi lainnya yang lebih luas, dan juga untuk melihat jenis teh apa yang dikonsumsi dan bagaimana teh tersebut dibuat.

Apa langkah pencegahan glaukoma lainnya yang bisa dilakukan?

Meskipun temuan di atas menunjukan adanya hubungan antara kebiasaan minum teh setiap hari dengan risiko glaukoma, penelitian tersebut tidak menunjukan hubungan sebab akibat antara teh dan glaukoma. Artinya, penelitian ini belum bisa membuktikan bahwa minum teh memang mampu mencegah datangnya penyakit glaukoma. Namun, memang ada hubungan antara keduanya yang belum diketahui secara mendalam.

Oleh karena itu, selain Anda menambah kebiasaan mengonsumsi teh secara rutin, Anda juga harus melakukan pencegahan lainnya:

1. Periksa kondisi mata Anda meskipun tidak merasakan gejala apapun secara rutin

Tekanan bola mata yang tinggi terkadang tidak memberikan gejala apapun dan membuat orang merasa baik-baik saja. Sehingga, Anda tidak menyadari bahwa kondisi Anda sudah mengalami kerusakan saraf mata dan berada pada kondisi glaukoma. Menurut Glaucoma Research Foundation, pencegahan glaukoma yang paling baik adalah dengan melakukan tes mata atau kontrol secara berkala.

  • Sebelum Anda berusia 40 tahun, setiap 2-4 tahun periksalah kondisi mata Anda secara keseluruhan.
  • Usia 40-54 tahun, periksalah kondisi mata Anda 1-3 tahun sekali.
  • Usia 55 tahun ke atas, periksalah mata Anda setidaknya 1-2 tahun sekali.

Bagi orang yang mengalami diabetes melitus, dan memiliki anggota keluarga yang mengalami glaukoma, maka risiko mengalami glaukoma menjadi lebih tinggi.

2. Olahraga teratur

Olahraga secara teratur akan memberikan manfaat bagi kesehatan secarakeseluruhan, dan penelitian telah menunjukan bahwa olahraga ringan seperti berjalan kaki atau jogging 3 kali sehari atau lebih dalam satu minggu memiliki efek penurunan tekanan bola mata. 

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Segudang Manfaat Daun Sirih Hijau dan Merah yang Sayang Dilewatkan

Anda pasti sudah akrab dengan manfaat daun sirih untuk hentikan mimisan. Meski begitu, masih ada banyak lagi khasiat daun sirih untuk kesehatan. Penasaran?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

11 Cara Jitu Mengusir Rasa Sedih dan Galau Dalam Hati

Ternyata menonton film sedih bukan cuma membuat kita menangis, tapi ada juga manfaat lainnya.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Mental, Stres dan Depresi 19 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit
urat menonjol pada orang muda

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit