home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Alasan Tulisan Dokter Sulit Terbaca dan Cenderung Jelek

Alasan Tulisan Dokter Sulit Terbaca dan Cenderung Jelek

Pernah mendapat resep dengan tulisan dokter yang sulit atau bahkan tidak terbaca sama sekali? Bagi orang awam, mungkin sulit membacanya, tetapi perawat, apoteker, atau petugas kesehatan lain biasanya masih dapat memahami. Lalu, apa yang membuat tulisan dokter susah terbaca? Berikut penjelasannya.

Alasan tulisan dokter sulit terbaca

pemeriksaan dokter gastroenterologi

Ruth Brocato, doter di Mercy Medical Center Baltimore, Maryland menjelaskan bahwa tidak ada alasan khusus dari penyebab catatan dokter yang sulit terbaca.

Ada yang berasumsi kalau catatan yang sulit terbaca adalah kode antara dokter dan apoteker atau perawat, padahal bukan itu alasannya.

Berikut beberapa penyebab tulisan dokter sulit terbaca oleh pasien atau orang awam.

1. Terburu-buru

Idealnya, satu sesi konsultasi dan pemeriksaan dokter tidak terbatas. Namun, pada banyak situasi, dokter memiliki pasien yang banyak sehingga terburu-buru saat membuat resep.

Mungkin saat pasien awal-awal waktu konsultasi, tulisan dokter masih bisa terbaca, tetapi bila terlalu banyak dan buru-buru, kondisi bisa sebaliknya.

2. Ada banyak yang perlu dokter catat

Dalam satu sesi konsultasi, dokter tidak hanya mencatat resep, tetapi juga rekam medis kondisi pasien.

Saat dokter menanyakan kondisi Anda, ia sudah harus mulai mencatat gejala sampai mendiagnosis pasien. Aktivitas tersebut akan dokter lakukan dengan mencatat dan menulis.

Asher Goldstein, dokter manajemen nyeri di Genesis Pain Center Amerika Serikat, menjelaskan bahwa otot tangan dokter bekerja keras untuk mencatat kondisi pasien yang ia periksa.

Meski saat ini rekam medis, data pasien, resep, dan penjelasan dokter sudah diketik lewat komputer, menulis tetap tidak terhindarkan oleh dokter.

Maka dari itu, Anda masih bisa menemukan tulisan dokter yang sulit terbaca sampai saat ini.

3. Kerjasama dengan apoteker

Pernah memberikan resep dokter dengan tulisan berantakan tetapi apoteker bisa membacanya? Itu karena sebagian apoteker sudah mengerti maksud dari tulisan dokter.

Pada beberapa kondisi, dokter akan memberikan kombinasi obat dan apoteker mengerti maksudnya.

Akan tetapi, sebuah studi dari South African Family Practice menunjukkan bahwa hanya 82% perawat dan 75% apoteker yang bisa membaca resep dokter.

Oleh karena itu, dengan sistem komputer dan digital seperti sekarang, kesalahan-kesalahan pemberian resep sudah berkurang.

Ambil contoh, seharusnya memberi resep obat dosis 1 mcg (mikrogram) malah menjadi 1 mg (miligram).

Itu sebabnya, dokter lebih sering menulis mikrogram, bukan singkatannya, yakni mcg, untuk mengurangi kesalahan.

Tulisan dokter yang tidak terbaca bisa membahayakan

Dokter dan pasien wanita muslim

Catatan dokter yang sulit terbaca menjadi isu dan fenomena di seluruh dunia, tidak hanya Indonesia.

Berdasarkan penelitian terbitan National Medical Journal of India, tulisan dokter yang jelek memicu kesalahan dalam perawatan medis pasien.

Saat dokter tidak jelas menulis resep, apoteker sulit memahami dan membaca sehingga terjadi kesalahan dalam pemberian obat.

Akan tetapi, saat ini sudah banyak fasilitas kesehatan yang menerapkan sistem digital untuk mencatat kondisi pasien.

Sistem tersebut mengurangi intensitas dokter dalam menulis sehingga saat ia membuat resep obat, tulisannya lebih mudah terbaca.

Mengutip dari BPOM, penulisan resep harus jelas dan mudah dimengerti. Dokter perlu menghindari penulisan resep yang tidak jelas atau menimbulkan salah arti.

Resep obat juga wajib tertulis informasi pasien, nama dokter yang memberikan resep, dan jenis obat.

Kesalahan-kesalahan penulisan kondisi pasien juga berkurang karena sudah bisa dokter ketik secara komputerisasi.

Saat sudah mendapat obat sesuai resep, pastikan mengonsumsi obat aturan dokter untuk menghindari masalah kesehatan lain, ya.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

PEDOMAN UMUM | PIO Nas. (2021). Retrieved 19 November 2021, from http://pionas.pom.go.id/ioni/pedoman-umum

Handwriting Matters: study illustrates causes and effects of doctors’ poor handwriting. (2021). Retrieved 19 November 2021, from https://www.pchrd.dost.gov.ph/index.php/events/4987-handwriting-matters-study-illustrates-causes-and-effects-of-doctors-poor-handwriting

What’s wrong with doctors’ handwriting?. (2017). Retrieved 19 November 2021, from https://nmji.in/whats-wrong-with-doctors-handwriting/

This is Why Many Doctors Have Sloppy Handwriting. (2017). Retrieved 19 November 2021, from https://www.thehealthy.com/healthcare/doctors/doctors-have-bad-handwriting/

Illegible handwriting and other prescription errors on prescriptions at National District Hospital, Bloemfontein. (2021). South African Family Practice. Retrieved from https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/20786190.2016.1254932

 

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Riska Herliafifah Diperbarui 7 hari lalu
Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto