backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

10 Jenis Tanaman Apotek Hidup dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Ditinjau secara medis oleh dr. Carla Pramudita Susanto · General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 24/01/2024

    10 Jenis Tanaman Apotek Hidup dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    Pernahkah Anda mendengar istilah apotek hidup? Sejak dahulu kala, apotek hidup dipercaya menyimpan keajaiban di dalamnya untuk kesehatan.

    Apa yang dimaksud dengan apotek hidup? Kira-kira apa saja jenis dan manfaatnya untuk kesehatan? Yuk simak ulasan berikut ini. 

    Apa itu apotek hidup?

    Apotek hidup adalah memanfaatkan lahan atau tanah untuk ditanami tanaman obat, yaitu tanaman yang dipercaya memiliki khasiat untuk kesehatan. 

    Tanaman-tanaman ini bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari, terutama guna menjaga kesehatan dan mengobati berbagai penyakit.

    Anda bisa menanam sendiri berbagai jenis tanaman ini di pekarangan rumah Anda agar mudah untuk mendapatkan khasiatnya.

    Ada banyak jenis tanaman apotek hidup yang tumbuh subur di Indonesia. Tanaman ini bisa berupa rempah, daun-daunan, tanaman buah, atau bahkan tanaman berbunga.

    Dengan begitu, tanaman apotek hidup tidak hanya menjadi tanaman hias, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kepentingan kesehatan.

    Jenis tanaman apotek hidup dan manfaatnya 

    Berikut ini adalah beberapa jenis tanaman apotek hidup yang dapat dengan mudah Anda temui atau tanam sendiri di rumah beserta dengan manfaatnya bagi kesehatan.

    1. Lidah buaya

    manfaat lidah buaya untuk rambut

    Lidah buaya merupakan salah satu tanaman sukulen yang berasal dari daerah tropis. Gel dari tanaman ini mengandung vitamin C, vitamin A, vitamin E, antioksidan, hingga mineral lainnya yang dapat bermanfaat bagi tubuh. 

    Misalnya, kandungan beta karoten, yaitu antioksidan yang biasanya ditemukan dalam sayuran, dipercaya mampu menjaga kesehatan mata secara keseluruhan. 

    Tidak hanya itu, ekstrak lendir dari lidah buaya ini juga dapat digunakan langsung sebagai penyubur rambut dan penjaga kelembapan kulit. 

    2. Jahe 

    Jahe juga menjadi tanaman apotek hidup yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

    Senyawa Gingerol di dalam jahe dipercaya mampu meredakan mual dan muntah akibat kehamilan, mabuk perjalanan, hingga pasien kanker yang menjalani kemoterapi. 

    Bahkan, melansir Arthritis Foundation, kandungan anti-inflamasi di dalam jahe dapat membantu meredakan rasa nyeri dan peradangan akibat radang sendi

    Perlu Anda Ketahui

    Untuk mendapatkan manfaat jahe, Anda dapat mengonsumsinya dengan cara mengolahnya menjadi minuman, seperti teh, atau langsung menyeduh beberapa irisan jahe segar dengan air panas atau teh panas.

    3. Daun sirih

    Daun sirih juga dapat memberikan manfaat yang tidak kalah dari tanaman apotek hidup lainnya. Tanaman satu ini telah digunakan sejak dahulu kala sebagai pengobatan tradisional Tiongkok.

    Hal ini karena daun sirih diklaim memiliki sifat detoksifikasi, antioksidan, hingga antimutasi. Bahkan, daun sirih juga dipercaya memiliki sifat antidiabetes, anti-inflamasi, hingga anti-infeksi. 

    Berkat berbagai kandungan tersebut, daun sirih dipercaya dapat membantu meredakan batuk, mengatasi masalah pencernaan, hingga menghilangkan racun yang ada di dalam tubuh. 

    4. Bawang merah 

    Bawang merah juga termasuk ke dalam jenis tanaman apotek hidup yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

    Di dalam satu cangkir bawang merah tersedia 1,9 miligram zat besi yang nyatanya dapat memenuhi 24% kebutuhan zat besi harian pada pria dan 11% pada wanita. 

    Menariknya lagi, bawang merah ternyata merupakan obat rumahan tertua untuk mendukung pertumbuhan rambut.

    Hal ini karena bawang merah kaya akan belerang, yang dapat membantu meningkatkan produksi jaringan kolagen. 

    5. Lengkuas 

    gambar lengkuas

    Lengkuas atau dikenal juga dengan galangal adalah jenis tanaman apotek hidup yang kerap digunakan sebagai pengobatan alternatif sejak ribuan tahun silam. 

    Pasalnya, kandungan anti-inflamasi di dalam lengkuas dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Ini tentunya dapat membantu mengatasi masalah persendian dan kondisi inflamasi lainnya. 

    Tidak hanya itu, lengkuas juga dipercaya dapat membantu meredakan sakit perut hingga mengobati masuk angin

    6. Kunyit 

    Kunyit merupakan bumbu dapur yang berasal dari akar tanaman curcuma longa yang merupakan tanaman dalam keluarga jahe.

    Manfaat kunyit bagi kesehatan tubuh ini berasal dari kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi.

    Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh The American Journal of Geriatric Psychiatry, mengonsumsi 90 miligram kurkumin selama 18 bulan dapat membantu meningkatkan kinerja memori pada orang dewasa. 

    Penelitian tersebut menyatakan bahwa sifat antioksidan dalam kurkumin dapat menyebabkan berkurangnya penurunan neurokognisi, yaitu kemampuan berpikir dan bernalar. 

    7. Kayu manis 

    Kayu manis mengandung banyak senyawa yang dapat memberikan efek positif bagi kesehatan, antara lain polifenol, antioksidan, cinnamaldehyde, cinnamic acid, dan cinnamate. 

    Penelitian menyatakan bahwa kayu manis dapat membantu menyeimbangkan gula darah pada penderita diabetes tipe 2 dengan cara meningkatkan penyerapan glukosa serta meningkatkan sensitivitas insulin pada jaringan lemak dan otot. 

    Manfaat ini didapat berkat kandungan cinnamaldehyde, yaitu senyawa yang terdapat pada semua jenis kayu manis.

    8. Bawang putih

    Bawang putih juga menjadi bagian dari tanaman apotek hidup yang dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

    Kandungan anti-inflamasi di dalam bawang putih dipercaya dapat membantu mencegah kerusakan tulang rawan akibat arthritis. 

    Selain itu, berdasarkan beberapa penelitian, bawang putih dapat meningkatkan kesehatan jantung karena dapat membantu melebarkan pembuluh darah, sehingga lebih mudah mengatur tekanan darah. 

    9. Rosemary 

    manfaat rosemary

    Tanaman apotek hidup yang selanjutnya adalah rosemary. Tanaman satu ini kaya akan antioksidan dan senyawa anti-inflamasi yang dipercaya dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan sirkulasi darah. 

    Tidak hanya itu, rosemary juga dianggap sebagai stimulan kognitif dan dapat membantu meningkatkan kinerja dan kualitas memori. Ini tentunya dapat meningkatkan kewaspadaan, kecerdasan, dan fokus seseorang. 

    Minyak rosemary juga telah dikenal dapat meningkatkan pertumbuhan rambut, mencegah kebotakan, memperlambat munculnya uban, serta mengatasi ketombe dan kulit kepala kering. 

    10. Kumis kucing 

    Kumis kucing atau Orthosiphon stamineus juga menjadi tanaman apotek hidup yang dapat memberikan manfaat bagi kesehatan.

    Pasalnya, tanaman satu ini telah digunakan sebagai pengobatan tradisional sejak ribuan tahun silam.

    Beberapa kondisi yang dipercaya dapat disembuhkan melalui tanaman satu ini adalah asam urat, radang sendi, dan kondisi yang terkait dengan peradangan. Manfaat ini diperoleh berkat efek anti-inflamasi di dalamnya. 

    Itulah beberapa jenis tanaman apotek hidup yang dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. 

    Namun, yang perlu diingat adalah tanaman di atas hanya dapat membantu mengatasi masalah kesehatan, bukan sebagai pilihan pengobatan utama pada penyakit tertentu. 

    Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu dan ingin mencoba pengobatan melalui tanaman herbal di atas, ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui keamanannya. 

    Catatan

    Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

    Ditinjau secara medis oleh

    dr. Carla Pramudita Susanto

    General Practitioner · Klinik Laboratorium Pramita


    Ditulis oleh Putri Ica Widia Sari · Tanggal diperbarui 24/01/2024

    advertisement iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    advertisement iconIklan
    advertisement iconIklan