backup og meta
Kategori
Cek Kondisi

2

Tanya Dokter
Simpan

Dari Teh hingga Kayu Putih, Ini Obat Alami Mabuk Perjalanan

Ditinjau secara medis oleh dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa · General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 26/08/2023

Dari Teh hingga Kayu Putih, Ini Obat Alami Mabuk Perjalanan

Bagi beberapa orang, salah satu tantangan saat bepergian adalah menyiasati mabuk perjalanan. Untungnya, selain minum obat dari dokter atau apotek, ada beberapa jenis obat alami yang bisa diandalkan untuk mengatasi mabuk perjalanan.

Pilihan obat alami untuk mabuk perjalanan

Penyebab mabuk perjalanan ialah perbedaan sinyal yang diterima otak dengan anggota tubuh lainnya.

Kondisi tersebut bisa terjadi saat mata dan telinga melihat objek bergerak, tetapi otak menganggap bahwa tubuh diam. Alhasil, otak menjadi kebingungan dalam mengolah informasi.

Mabuk perjalanan memang bisa berkurang dengan sendirinya ketika otak sudah terbiasa. Namun, dengan berbagai obat alami berikut, perjalanan Anda akan terasa lebih nyaman.

1. Jahe

cara mengobati ganglion dengan jahe

Gingerol dan shogaol merupakan dua zat aktif di dalam jahe yang bersifat antimual. Keduanya akan bekerja dengan cara menenangkan saluran pencernaan sehingga mual dapat berkurang.

Ketegangan otot pada saluran pencernaan yang kerap menyebabkan mabuk perjalanan juga bisa diatasi dengan mengonsumsi obat herbal seperti jahe.

Sebelum berangkaat, Anda bisa merebus beberapa potong jahe dan mencampurkan air rebusannya dengan madu atau gula. Selain itu, Anda juga bisa menghirup aroma jahe supaya lebih rileks.

Namun, bicarakan dengan dokter sebelum minum olahan jahe jika Anda sedang menjalani pengobatan dengan warfarin, clopidogrel, atau aspirin.

2. Peppermint

Dengan menggunakannya sebagai aroma terapi atau permen, peppermint bisa mengatasi mual yang merupakan pertanda Anda mengalami mabuk perjalanan. 

Selain memberi efek menenangkan, peppermint juga dapat membantu merangsang produksi enzim-enzim pada saluran pencernaan sehingga membuat perut terasa nyaman.

Saat ini, peppermint banyak tersedia sebagai salah satu kandungan teh. Anda bisa minum teh peppermint sebelum perjalanan atau ketika mulai merasa mual.

Jika ingin lebih ringkas, Anda pun bisa menghirup aroma peppermintAroma terapi lainnya yang juga bisa menenangkan rasa mual adalah lavender, eucalyptus, dan kapulaga.

3. Minyak kayu putih

Salah satu obat alami yang kerap diandalkan untuk mengatasi mabuk perjalanan adalah minyak kayu putih.

Aroma dari minyak kayu putih akan memengaruhi bagian otak yang terkait dengan mual dan muntah.

Selain itu, minyak kayu putih juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa mencegah perdagangan di sekitar saluran pencernaan. Ini akan membuat perut Anda terasa nyaman selama perjalanan.

Meski begitu, bagi beberapa orang yang tidak tahan dengan aromanya, minyak kayu putih justru bisa memperburuk gejala mabuk perjalanan. Pastikan Anda menggunakannya hanya jika nyaman dengan aromanya.

4. Teh

Selain jahe, minuman lain yang bisa meredakan mual dan pusing selama perjalanan jauh adalah teh. 

Salah satu jenis teh yang dikenal paling efektif mengatasi mabuk perjalanan adalah teh chamomile.

Teh chamomile akan membantu mengendurkan otot lambung sekaligus mengurangi asam di dalamnya sehingga mabuk perjalanan bisa dicegah.

Usahakan untuk memilih teh hangat supaya saluran pencernaan Anda semakin terasa nyaman. Selain itu, hindari teh yang terlalu manis.

5. Lemon

Selain mencampurkannya dengan jahe, Anda bisa menggunakan lemon secara langsung untuk mengatasi mabuk perjalanan.

Bagi beberapa orang, kesegaran yang dimiliki lemon akan melegakan rasa mual selama perjalanan.

Kandungan vitamin C sebagai antioksidan di dalam lemon juga dipercaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Dengan kekebalan tubuh yang kuat, lemah dan lesu yang menjadi pertanda mabuk perjalanan jadi bisa teratasi.

Selain mengolah lemon menjadi minuman, Anda juga bisa membawa kulit lemon segar untuk dihirup selama perjalanan.

6. Akupresur

Sudah sejak dahulu masyarakat Tiongkok menjadikan akupresur sebagai obat tradisional untuk mengatasi mual dan muntah saat mabuk perjalanan.

Mengutip dari laman Memorial Sloan Kettering Cancer Center, berikut adalah cara melakukan akupresur.

  1. Posisikan telapak tangan ke atas dengan permukaan menghadap wajah.
  2. Tempatkan tiga jari kanan di bawah lipatan pergelangan tangan kiri. Titik akupresur untuk mabuk perjalanan, yaitu titik perikardium 6 (PC6), berada tepat di bawah tiga jari tersebut.
  3. Gunakan jari jempol tangan kanan untuk menekan titik tersebut pada tangan kiri. Pijatlah lembut titik tersebut dengan gerakan memutar.
  4. Ulangi langkah yang sama pada tangan satunya.

Tahukah Anda?

Selain PC6, teknik akupresur bisa dilakukan pada titik usus besar (LI4), meridian limpa 4 (SP4), dan perut (ST36). Titik SP4 dan ST36 berada pada bagian kaki.

7. Teknik pernapasan

keracunan gas co di dalam mobil

Ketika mulai merasakan mual, hentikan segala aktivitas Anda dalam perjalanan, termasuk jika sedang menyetir.

Setelah itu, lakukan teknik pernapasan seperti berikut untuk mengatasi mabuk perjalanan Anda.

  1. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama empat detik.
  2. Tahan napas selama tujuh detik.
  3. Embuskan napas melalui mulut secara perlahan selama delapan detik.
  4. Ulangi teknik pernapasan setidaknya sebanyak tiga kali.

8. Apel hijau

Kandungan pektin dalam apel hijau dipercaya dapat menetraliskan asam lambung. Berkat manfaat tersebut, buah ini dipercaya sebagai salah satu obat alami mengatasi mabuk perjalanan.

Selain itu, kandungan gula alami pada apel hijau juga bisa menenangkan perut sehingga terasa lebih nyaman.

Untuk mendapatkan manfaat apel hijau tersebut, Anda bisa memakannya langsung atau membuatnya menjadi minuman yang dicampur dengan lemon.

Nah, itulah berbagai obat alami dan herbal yang bisa Anda coba untuk mencegah serta meredakan mabuk perjalanan.

Selain memanfaatkan berbagai obat alami di atas, Anda sebaiknya juga menghindari aktivitas yang bisa memicu mabuk perjalanan, seperti membaca buku atau bermain gadget di mobil.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Ditinjau secara medis oleh

dr. Nurul Fajriah Afiatunnisa

General Practitioner · Universitas La Tansa Mashiro


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 26/08/2023

advertisement iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

advertisement iconIklan
advertisement iconIklan