Katanya, Makan Kol Kebanyakan Bikin Bau Badan, Apa Benar?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21 Juni 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Bau badan memang mengganggu kenyamanan Anda dan orang di sekitar. Aroma tubuh ini ternyata bisa dipengaruhi oleh makanan, salah satunya kol. Jadi, apa benar makan kol kebanyakan bisa bikin bau badan semakin parah? Simak penjelasannya berikut ini.

Makan kol kebanyakan bikin bau badan jadi lebih buruk

Bau badan dapat dialami siapa saja, terutama orang dewasa. Ini terjadi karena bakteri memecah keringat  yang dihasilkan kelenjar apokrin.

Proses pemecahan keringat tersebut membuat bakteri menghasil zat yang menimbulkan bau tidak menyenangkan.

Tak hanya bakteri, bau badan juga disebabkan oleh makanan. Bahkan, beberapa jenis makanan tertentu juga bisa membuat bau badan semakin parah, salah satunya kol.

Sayuran yang satu ini memang bisa bikin bau badan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Bagaimana Mengatasi Bau Badan Yang Muncul Tiba-Tiba?

Dilansir dari laman Men’s Health, Lily Talakoub, M.D., seorang dokter kulit dari McLean Dermatology and Skincare Center, menjelaskan kenapa makan kol bisa menyebabkan bau badan.

“Sebagian besar orang mungkin memiliki bau badan karena mengonsumsi makanan yang mengandung sulfur (belerang), seperti kol, brokoli, dan kembang kol,” tutur Talakoub.

Saat Anda makan kol, sulfur akan dicerna oleh tubuh. Sulfur yang memiliki bau khas seperti belerang atau bau telur busuk ini akan keluar bersama keringat tubuh.

Munculnya bau badan ini bisa terjadi baik Anda konsumsi kol yang dimasak maupun yang mentah. Namun, makanan yang mentah biasanya lebih tinggi kadar sulfurnya.

Hal ini membuat kol mentah jauh lebih berpotensi besar dalam membuat bau badan menjadi lebih parah.

Haruskah berhenti makan kol agar tidak bau badan?

kubis

Meskipun makan kol dapat memicu bau badan, Anda tidak perlu cemas. Jangan sampai hal ini membuat Anda enggan untuk makan kol.

Pasalnya, menurut Data Komposisi Pangan RI, kol mengandung banyak zat gizi yang diperlukan tubuh.

Kol mengandung vitamin C dan vitamin B, keduanya dapat meningkatkan sel-sel kekebalan tubuh. Selain itu, kol juga dilengkapi dengan serat, kalium, kalsium, dan zat besi.

Semua nutrisi tersebut mendukung kesehatan pencernaan, tulang, dan produksi darah dalam tubuh.

Lantas, apa yang harus dilakukan agar makan kol tidak bikin bau badan semakin parah?

Anda tidak perlu cemas. Bila Anda ingin makan kol sekaligus bebas bau badan, ada beberapa tips yang perlu Anda ikuti, yaitu:

  • Jangan makan berlebihan. Manfaat makan kol memang baik. Tapi, makan terlalu banyak kol meningkatkan masuknya sulfur dalam tubuh sehingga dapat bikin bau badan. Jadi, makan kol secukupnya dalam sekali waktu makan.
  • Kombinasikan dengan sayuran lain yang tidak mengandung sulfur. Beberapa sayuran mengandung sulfur. Untuk itu, jangan menyatukannya sekaligus saat makan. Misalnya, tidak menyajikan kol, kembang kol atau brokoli pada waktu bersamaan.
  • Coba ganti dengan sayuran lain. Jika hari ini Anda makan sayur kol, ganti menu sayur sore hati dengan labu atau terong. Sayuran tersebut memikiki kadar sulfur yang rendah.
  • Atasi bau dengan kefir atau susu. Sebuah studi yang dipublikasikan pada Journal of Physic menunjukkan bahwa susu kefir memiliki sifat antiodor yang bisa menangkal bau dari makanan, khususnya petai. Ini membantu Anda mengurangi munculnya bau badan akibat makan kol terlalu banyak.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengatasi Bau Badan yang Muncul Tiba-Tiba

Sudah mandi tapi bau badan tetap mendadak muncul? Mungkin penyebabnya adalah bahan makanan yang Anda santap saat makan siang.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Monika Nanda
Kebersihan Diri, Hidup Sehat 19 November 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Membuat Deodoran Alami yang Bisa Anda Coba di Rumah

Percaya atau tidak, ternyata deodoran bisa Anda bikin sendiri dengan bahan-bahan alami, loh! Penasaran? Ketahui cara membuat deodoran alami di sini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 15 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Berbagai Manfaat Daun Kale, Si Hijau yang Kaya Zat Gizi

Tak heran jika kale kini naik daun di kalangan para pecinta kesehatan. Sayuran hijau ini mengandung segudang manfaat, termasuk untuk kanker payudara.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Fakta Gizi, Nutrisi 28 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

6 Makanan Kaya Gizi yang Harus Ibu Hamil Penuhi Saat Sahur

Ibu hamil yang berpuasa tidak bisa makan sembarangan. Berikut beberapa contoh makanan sahur untuk ibu hamil yang bisa menjadi referensi Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Masalah Kehamilan, Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Mei 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

makan sayuran

Tips Makan Sayuran Agar Mudah Dicerna oleh Tubuh

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
manfaat daun selada

6 Manfaat Daun Selada yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 30 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
makanan sumber energi

Daftar Makanan Sumber Energi yang Tak Akan Bikin Gemuk

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Dipublikasikan tanggal: 22 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit
manfaat asparagus

6 Manfaat Asparagus Bagi Kesehatan, Termasuk untuk Pencernaan dan Diet

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 16 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit