Berapa Kali Kentut dalam Sehari yang Masih Dianggap Normal?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 Januari 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

“Kamu, kok, jadi sering kentut? Sedang masuk angin, ya?”

“Kalau jarang kentut, nggak baik buat kesehatan, lho.”

Anda mungkin pernah mendengar kalimat-kalimat tersebut dilontarkan oleh orangtua atau orang terdekat Anda. Memang, sering atau tidaknya kentut bisa menandakan adanya masalah kesehatan tertentu. Namun, sampai sekarang Anda mungkin masih saja bingung, sebetulnya kapan kentut bisa dibilang berlebihan dan kapan bisa dibilang normal? Tenang, semua jawabannya bisa Anda temukan pada ulasan berikut ini.

Berapa kali kentut dalam sehari yang dibilang normal?

kentut berlebih saat menstruasi

Saat ditanya berapa kali Anda kentut dalam sehari, jawabannya mungkin berbeda-beda untuk setiap orang. Ada yang menjawab 5 kali sehari, 10 kali sehari, bahkan sampai 20 kali sehari. Lantas, berapa kali kentut dalam sehari yang bisa dibilang normal?

Seorang ahli gastroenterologi di Massachusetts General Hospital, dr. Kyle Staller mengungkapkan bahwa rata-rata manusia menyimpan sekitar 0,5 sampai 1,5 liter gas pada saluran pencernaannya setiap hari. Gas ini masuk ke dalam tubuh melalui dua cara, yaitu:

  • Menelan udara, biasanya terjadi saat Anda makan, minum, pakai sedotan, atau mengunyah permen karet.
  • Bakteri di usus mengeluarkan gas saat membantu mencerna makanan.

Keseluruhan gas ini akan dikeluarkan melalui kentut secara bertahap. Dilansir dari Cleveland Clinic, rata-rata manusia akan kentut dalam sehari sebanyak 14 sampai 23 kali dan cenderung tidak berbau. Namun bila kentut berbau busuk, ini artinya kentut mengandung sulfur yang berasal dari bakteri usus besar.

Anda mungkin heran dan merasa tidak pernah kentut sebanyak dan sesering itu. Jangan salah, buang angin alias kentut tidak hanya terjadi saat Anda sedang terjaga atau beraktivitas, lho.

Pasalnya, Anda juga bisa kentut saat tidur sehingga Anda mungkin tidak sadar bahwa Anda sudah mengalami 20 kali kentut dalam sehari. Tenang saja, ini merupakan refleks alami tubuh yang terjadi pada setiap orang sehingga tidak perlu dikhawatirkan.

Kenapa ada orang yang sering kentut dalam sehari?

pneyebab kentut berlebihan

Kentut adalah proses alamiah tubuh yang menandakan bahwa tubuh kita sedang dalam kondisi sehat. Meskipun jumlah kentut dalam sehari itu berbeda-beda pada setiap orang, ada kalanya seseorang dapat mengalami kentut berlebihan. Bagaimana bisa?

Normalnya, usus halus akan menyerap dan mencerna semua makanan yang masuk ke dalam tubuh. Namun, dalam kondisi tertentu, usus halus tidak dapat menyerapnya dengan sempurna. Sisa-sisa nutrisi tersebut akan langsung masuk ke usus besar dan dimanfaatkan oleh bakteri untuk menghasilkan lebih banyak gas. Maka tak heran jika setelahnya, Anda jadi lebih sering kentut dalam sehari.

Apa saja penyebab kentut berlebihan?

kentut bau busuk

Kentut berlebihan dapat disebabkan oleh banyak hal. Biasanya, ini terjadi saat Anda mengonsumsi makanan yang mengandung gas seperti lobak, sawi, nangka muda, nanas, nangka, ubi jalar, dan minuman bersoda. Selain itu, beberapa penyakit juga dapat membuat Anda kentut berlebihan, contohnya sembelit, gastroenteritis, dan intoleransi makanan.

Setiap penyebab kentut berlebihan tentu ada penanganannya masing-masing. Jika kentut berlebihan disebabkan oleh makanan yang mengandung gas, maka sebaiknya hindari dulu makanan tersebut untuk sementara waktu.

Sementara bila sembelit yang menjadi penyebabnya, segera atasi dengan memperbanyak minum air putih dan konsumsi makanan berserat. Yang terpenting, jaga pola makan Anda sebaik mungkin supaya tubuh tetap sehat dan mencegah kentut berlebihan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Makan Telur Mentah, Sehat atau Malah Berbahaya?

Telur mentah bisa ditemukan dalam berbagai minuman dan masakan. Tapi ternyata ada banyak risiko makan telur mentah, apalagi untuk orang-orang tertentu.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Fakta Gizi, Nutrisi 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Kentut Terus-terusan? Simak 9 Langkah Praktis untuk Mengurangi Kebiasaan Ini

Sering kentut sampai terus-terusan pastinya mengganggu. Berikut ini ada beberapa cara praktis untuk mengurangi kentut yang berlebihan.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Kesehatan Pencernaan 11 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Inilah Fungsi 4 Hormon Penting untuk Manusia Bertahan Hidup

Anda mungkin sudah tahu kalau hormon yang tak seimbang bisa menimbulkan masalah kesehatan. Tapi, tahukah Anda apa saja fungsi hormon esensial dalam tubuh?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Angelina Yuwono
Kesehatan, Informasi Kesehatan 11 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

10 Fakta Unik tentang Jantung Manusia

Tahukah Anda bahwa banyak serangan jantung terjadi di hari Senin pagi? Simak berbagai fakta jantung lainnya yang mungkin belum Anda tahu.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Jantung 7 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

sakit kepala setelah keramas

Tiba-tiba Sakit Kepala Setelah Keramas, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
payudara sakit tanda hamil

Payudara Terasa Sakit, Apa Penyebabnya Selalu Kanker?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gemetar setelah minum kopi

Gemetar Setelah Minum Kopi? Mungkin Anda Overdosis Kafein

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
viagra

5 Fakta Unik Viagra, Bukan Sekadar Obat Kuat Pria

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Sarmoko, Apt.
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit