Bisakah Kita Kentut Saat Sedang Tertidur Nyenyak?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 November 2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Ada banyak hal yang Anda lakukan saat tidur, tapi mungkin tidak pernah Anda sadari. Ada beberapa orang yang suka mengigau, menggoyangkan kaki, menggeretakkan giginya saat tidur, bahkan ada pula yang suka berjalan sambil tidur. Hayo… Apakah Anda salah satu orang yang suka kentut saat tidur?

Kenapa kita bisa kentut saat tidur?

Tubuh akan benar-benar lumpuh total saat kita lagi tidur. Selama fase tidur nyenyak alias REM, Anda tidak akan bisa menggerakkan satu otot pun, kecuali otot-otot yang mengendalikan mata dan sistem pernapasan.

Di saat yang bersamaan, detak jantung dan tekanan darah akan menurun selama kita tidur agar otot-otot jantung bisa memiliki waktu rehat untuk memperbaiki diri. Kerja sistem tubuh yang lebih santai sepanjang malam ini juga ikut melemaskan dan melonggarkan otot cincin (sfingter) anus, sehingga gas bertekanan tinggi dalam perut bisa keluar dengan lebih mudah.

Selain itu, sistem saraf otonom kita yang diatur oleh otak akan selalu tetap aktif bahkan selama tidur. Ini membantu untuk membuat kita tetap bernapas, mempertahankan detak jantung kita, dan melanjutkan pencernaan. Fungsi-fungsi “otomatis” ini terjadi di luar kendali kesadaran kita, termasuk kentut. Kentut dirangsang oleh akitivitas sistem pencernaan. Anda tidak perlu memikirkan tindakan itu untuk bisa terjadi. Berarti, kita bisa kentut terus-terusan, dong, sepanjang malam? Belum tentu.

Sistem saraf tubuh tetap bekerja seperti biasa selama kita tidur. Begitu pula saraf di otot cincin anus yang masih memiliki kendali untuk mengontrol pelepasan gas. Meski otot sfingter memang akan melonggar, tapi tetap hanya akan bisa terbuka sesuai perintah alam bawah sadar Anda. Itu sebabnya Anda tidak mungkin untuk kentut saat tidur dalam fase REM, alias sedang nyenyak-nyenyaknya bermimpi.

Seperti yang sudah dijelaskan di awal, semua fungsi tubuh akan benar-benar lumpuh selama di fase REM — kecuali otot mata dan sistem pernapasan. Nah, jika Anda kelepasan buang gas di tengah malam, itu berarti tandanya Anda mungkin sudah setengah sadar meski hanya sementara atau sudah melewati fase tidur REM.

Kalau bisa kentut saat tidur, bisakah kita pup di celana saat tidur?

Meski membayangkannya saja bikin jijik, BAB di celana saat tidur bukanlah hal yang mustahil, lho! Mekanismenya sama saja seperti ketika kita ngompol atau kentut saat tidur.

Masih ingat, kan, penjelasan di atas yang bilang bahwa meski otot rektum mengendur tapi sistem saraf otak tetap terus aktif sepanjang malam? Anda tidak mungkin pup bensin ketika sedang tidur pulas.

Anda hanya akan mungkin untuk kelepasan BAB saat tidur ketika Anda sedikit sadar (entah karena belum atau sudah melalui fase tidur pulas REM, atau hanya karena tidur tidak nyenyak). Meski hanya tersadar sementara, Anda bisa kembali mengenali sensasi perut melilit dan merespons kebutuhan tubuh Anda untuk pup dengan memicu sistem saraf untuk “memerintahkan” tubuh untuk mengeluarkan feses.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengapa Sebagian Orang Mudah Dihipnotis, Sementara yang Lain Tidak?

Anda mungkin waspada ketika berjalan sendirian, takut dihipnotis oleh orang tak dikenal. Tahukah Anda tidak semua orang mudah dihipnotis?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Penyakit Saraf Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Mengenal Angiosarkoma, Kanker yang Sering Menyerang Kulit Kepala dan Leher

Anda mungkin sudah sering mendengar tentang kanker payudara, kanker serviks, dan jenis kanker lainnya. Bagaimana dengan angiosarkoma?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Penyakit Kanker Lainnya 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Manfaat Kesehatan yang Bisa Anda Dapat dari Buah Mangga

Kandungan mangga yang manis dan asam menyegarkan menjadikan buah musiman ini bintangnya rujak. Apa saja manfaat mangga untuk kesehatan?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Fakta Gizi, Nutrisi 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

9 Bahaya yang Bisa Terjadi Jika Nekat Bikin Tato di Mata

Tertarik ingin mata Anda berwarna tidak hanya warna putih saja? Tato mata bisa jadi jawabannya. Sebelum lakukan, cari tahu dulu bahayanya di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Kesehatan Mata, Penyakit Mata 3 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

berhenti minum pil kb

7 Hal yang Bisa Terjadi Pada Tubuh Jika Anda Berhenti Minum Pil KB

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
mencium bau

Kenapa Beberapa Orang Cenderung Susah Mencium Bau?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit
penyebab orang mengigau

Mengapa Ada Orang yang Suka Mengigau Saat Tidur?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Andisa Shabrina
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
gaya pengasuhan

Kenali Tanda dan Cara Mengatasi Anak Hiperaktif

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Dipublikasikan tanggal: 4 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit