Kenapa Makan Petai dan Jengkol Bikin Napas dan Kencing Jadi Bau?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 7 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Perihal makan petai dan jengkol bikin bau napas sudah menjadi risiko bagi para pecinta kuliner berbahan dasar biji-bijian ini. Meski demikian, rasa nikmat serta gurih dari jengkol dan petai tetap banyak disukai. Lalu, apa sih penyebab jengkol dan petai bikin napas dan urin jadi bau?

Kenapa makan petai bikin bau?

Petai memiliki bahasa latin Parkia speciosa, banyak ditemukan di negara-negara Asia Tenggara, tak terkecuali di Indonesia. Salah satu jenis biji-bijian dengan bentuk seperti permen ini, belum mengeluarkan bau menyengatnya ketika masih dalam keadaan mentah. Tapi, setelah Anda memakannya, siap-siap bau tidak sedap akan keluar sering dengan napas dan urine Anda.

Lalu, apa yang menyebabkan makan petai bikin bau napas dan urine jadi tidak sedap? Pada biji petai, terdapat beberapa macam zat yang menyebabkan bau tak sedap seperti hexathionine, tetrathiane, trithiolane, pentathiopane, pentathiocane, dan tetrathiepane. Selain itu, petai mengandung konsentrat asam amino yang tinggi dan menghasilkan gas metana (penghasil kentut) dalam tubuh.

Beruntungnya, zat-zat yang mengandung senyawa sulfur tersebut tidak berbahaya jika tertelan. Tapi ia akan menghasilkan bau gas yang keluar melalui napas pada mulut dan membuat urine berbau menyengat.

Kenapa makan jengkol bikin bau?

Jengkol, atau nama Latinnya archidendron pauciflorum ini, hampir mirip halnya dengan petai. Makanan satu ini banyak ditemukan di Asia Tenggara dan terkenal dengan rasanya yang enak tapi bikin bau napas dan urine manusia.

Pada buah jengkol terdapat senyawa yang mengandung sulfur bernama, djengkolic acid atau asam jengkolat.  Senyawa ini tersusun dari dua asam amino sistein yang diikat oleh satu gugus metil pada atom belerangnya. Nah, asam inilah yang berperan pada aroma urin yang keluar jadi berbau menyengat cenderung tidak sedap.

Sayangnya, makan jengkol terlalu banyak bisa mengakibatkan kejengkolan (istilah penyakit, karena terlalu banyak makan jengkol), yaitu kondisi di mana air kencing Anda akan membentuk kristal dan sakit ketika dikeluarkan.

Bagaimana cara menghilangkan bau sehabis makan petai dan jengkol

1. Minum dan kumur-kumur pakai kopi

Setelah makan petai dan jengkol, biasanya baunya tidak langsung menyergap aroma napas begitu saja. Sekitar 10 sampai 15 menit kemudian baru akan keluar aroma tidak sedap. Anda bisa menghilangkan aroma tersebut dengan meminum kopi sesudahnya.

Kopi yang digunakan adalah kopi hitam dengan setengah cangkir air. Seduh, minum beberapa teguk, dan terakhir Anda bisa berkumur dengan air kopi untuk menghilangkan bau jengkol tersebut.

2. Minum susu

Susu bersifat menetralkan makanan pada aroma di mulut. Pada dasarnya, makanan yang berbau masih disimpan di dalam usus, meski Anda sudah menggosok gigi ribuan kali. Nah, pada susu, terdapat senyawa yang melawan bakteri dalam menghilangkan bau mulut setelah makan, yaitu allyl sulfida metil atau AMS. Dengan minum susu sehabis makan petai dan jengkol, niscaya bau pada mulut Anda akan mereda dan hilang.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal Kalori: Pengertian, Sumber, Kebutuhan Harian, dan Jenis-Jenisnya

Kalori adalah asupan penting yang dibutuhkan tiap orang, bahkan saat sedang diet. Namun, sebenarnya apa itu kalori dan berapa kebutuhan yang harus dipenuhi?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Brigitta Maharani
Olahraga Lainnya, Kebugaran 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

4 Tips Perawatan Setelah Sunat Agar Cepat Sembuh

Anda perlu memberikan perawatan yang tepat untuk mencegah infeksi atau timbulnya komplikasi setelah sunat. Perhatikan panduannya berikut ini, ya.

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Sering Dijadikan Wedang, Jangan Lewatkan 4 Manfaat Hebat Kayu Secang

Kayu secang sering diolah menjadi minuman wedang secang oleh orang-orang Jawa. Penasaran apa manfaat kayu secang untuk kesehatan? Klik di sini!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Untuk Para Suami, Ini 10 Trik Memanjakan Istri Agar Lebih Bergairah

Pasangan Anda belum cukup luwes dan percaya diri saat berhubungan intim? Tenang, ini dia berbagai cara merangsang istri yang ampuh dan penuh kehangatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan Seksual, Tips Seks 15 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

arti desahan wanita

Mengapa Wanita Lebih Sering Mendesah di Ranjang Dibanding Pria?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
cacing pita

4 Bahaya Komplikasi Infeksi Cacing Pita Dalam Tubuh, Plus Cara Menghindarinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Adelia Marista Safitri
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
menghirup debu

Apa yang Akan Terjadi Ketika Anda Menghirup Debu

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
lemon dan madu

5 Manfaat Minum Campuran Lemon dan Madu untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Rizki Pratiwi
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit