backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan
Konten

7 Ciri-Ciri Kucing Peliharaan Kesepian dan Cara Mengatasinya

Ditinjau secara medis oleh drh. Hevin Vinandra Louqen · Kesehatan · None


Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 18/12/2023

7 Ciri-Ciri Kucing Peliharaan Kesepian dan Cara Mengatasinya

Kucing juga butuh bersosialisasi layaknya manusia. Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pemilik anak bulu alias anabul ialah kucing kesepian.

Lantas, bagaimana cara mengetahui bila peliharaan sedang merasa kesepian? Simak pembahasan mengenai ciri-ciri dan cara mengatasinya berikut ini.

Mengapa kucing bisa merasa kesepian?

Sebagian kucing memang secara alamiah lebih mandiri dan lebih suka menghabiskan waktu sendirian.

Meski begitu, perlu diingat bahwa hewan peliharaan ini juga termasuk makhluk sosial yang memerlukan perhatian dan interaksi yang sehat.

Pada tahapan awal kehidupannya, anak kucing membutuhkan perhatian dari sang induk dalam merawatnya. Mereka pun berinteraksi dengan bermain bersama induk dan saudaranya.

Masalah kucing kesepian umumnya terjadi pada kucing peliharaan yang tumbuh dewasa tanpa perhatian dan interaksi sosial yang cukup dengan sesama kucing.

Kondisi yang disebut single kitten syndrome bisa terjadi karena anak kucing terpisah terlalu dini dari induknya atau tumbuh sendirian tanpa saudara kandung maupun kucing lainnya.

Kurangnya interaksi sosial semasa kecil ini bisa menjadikan anabul tidak punya kemampuan untuk melakukan interaksi yang sehat saat dewasa.

Meski Anda telah merawat kucing dan memberinya cukup kasih sayang, hal ini tidak akan bisa menggantikan peran kucing lain dalam kehidupan peliharaan Anda.

Penyebab lainnya

Berikut adalah beberapa kondisi lain yang dapat meningkatkan risiko kucing merasa kesepian.
  • Perubahan yang signifikan pada rutinitas kucing.
  • Kurangnya interaksi atau terlalu lama ditinggal oleh pemilik kucing.
  • Kehilangan teman kesayangan, seperti pemilik, kucing, atau hewan lain.
  • Tinggal di lingkungan yang penuh tekanan, seperti rumah yang terlalu bising.
  • Mengidap kondisi kronis, seperti hipertiroid dan penyakit ginjal.
  • Berumur lebih tua atau senior.

Ciri-ciri kucing kesepian

Kucing sakit calicivirus

Kucing tidak mampu mengekspresikan perasaannya dalam kata-kata. Oleh karenanya, kucing yang kesepian umumnya akan menunjukkan beberapa tanda seperti di bawah ini.

1. Mengeong terus-menerus

Mengeong adalah salah satu cara kucing berkomunikasi. Kucing kemungkinan akan mengeong saat kelaparan, mencari perhatian, atau merasakan sakit.

Namun, bila kucing lebih “cerewet” dari biasanya, ini dapat menandakan bahwa mereka merasa kesepian.

Kucing kesepian cenderung mengeong berlebihan dan tanpa henti, misalnya saat Anda pulang ke rumah setelah bekerja atau beraktivitas di luar seharian.

2. Lebih manja dari biasanya

Kebanyakan kucing mungkin terlihat tidak acuh pada pemiliknya. Namun, bila kesepian, kucing cenderung menjadi lebih manja dan berusaha terus berada di sekitar Anda.

Kucing mungkin menggigit kaki atau melompat ke pangkuan Anda. Perubahan perilaku ini tentu perlu Anda tanggapi dengan baik demi kesehatan emosional si anabul.

3. Menjilati bulu secara berlebihan

Dikutip dari laman International Cat Care, kucing sering kali melakukan grooming atau menjilati bulunya agar lebih tenang saat stres dan cemas.

Kucing yang kesepian mungkin akan menjilati bulunya secara berlebihan (overgrooming). Ini bisa menyebabkan kerontokan, iritasi kulit, hingga munculnya hairball pada kucing.

4. Merusak barang di sekitar

Pernahkah Anda melihat anak kecil melempar dan merusak barang di sekitarnya ketika marah? Nah, hal yang sama juga bisa dilakukan oleh kucing peliharaan Anda.

Kucing yang kesepian mungkin akan mencakar sofa atau mengobrak-abrik kotak pasir mereka.

Meski sering dianggap sebagai pelampiasan emosi kucing, hal ini sebenarnya bagian dari permainan kucing yang normal dan umum terjadi. 

5. Kencing sembarangan

spraying kucing

Kebiasaan kencing kencing sembarangan atau spraying pada kucing bisa menandakan bahwa mereka stres. Salah satu pemicunya adalah kurangnya perhatian dari si pemilik.

Perilaku menyemprot urine pada dinding atau perabotan rumah ini menjadi mekanisme koping kucing terhadap stres dan kecemasan yang dialaminya.

6. Lebih banyak tidur dan menyendiri

Kucing umumnya sangat aktif menjelang malam atau saat matahari hendak terbit. Di samping itu, mereka cenderung lebih sering tidur dan istirahat sepanjang siang hari.

Namun, kucing yang kesepian cenderung lebih banyak tidur dari biasanya. Terkadang mereka juga memilih menyendiri dan menghindari interaksi dengan Anda.

7. Perubahan nafsu makan

Jika anabul Anda tidak mau makan atau malah mulai makan lebih banyak dari biasanya, ini bisa menjadi tanda bahwa ia sedang kesepian.

Perubahan nafsu makan dapat meningkatkan risiko kekurangan gizi atau kegemukan pada kucing. Konsultasikan dengan dokter hewan bila anabul mengalami kondisi ini.

Cara mengatasi kucing kesepian

Untuk mencegah single kitten syndrome, National Kitten Coalition menganjurkan calon pemilik untuk mengadopsi anak kucing berusia enam bulan ke bawah secara berpasangan.

Namun, bila Anda tidak merasa mampu memelihara kucing lebih dari satu ekor, pertimbangkan untuk mengadopsi kucing yang sudah dewasa.

Selain hal tersebut, beberapa cara lain yang dapat dilakukan untuk mengatasi kucing kesepian antara lain sebagai berikut.

  • Habiskan waktu dengan kucing. Anda bisa bermain dengan kucing menggunakan mainan interaktif, menyisir bulu kucing, atau membiarkan kucing tidur pada pangkuan Anda.
  • Adopsi kucing atau hewan pendamping. Jika Anda memiliki waktu dan biaya untuk menambah peliharaan, coba adopsi kucing atau anjing sebagai teman bermain.
  • Ciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Pastikan kucing Anda punya akses ke tempat tidur yang nyaman dan sinar matahari yang cukup.
  • Jika Anda sudah mencoba berbagai cara di atas dan kucing masih menunjukkan tanda-tanda kesepian, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter hewan.

    Pasalnya, beberapa gejala penyakit kucing terkadang disalahratikan sebagai ciri-ciri kucing kesepian.

    Dokter bisa melakukan pemeriksaan untuk mengetahui ada-tidaknya masalah kesehatan pada anabul serta memberikan perawatan yang mereka perlukan.

    Kesimpulan

    • Kesepian pada kucing mungkin timbul akibat kurangnya interaksi sosial, terutama pada kucing yang mengalami single kitten syndrome.
    • Ciri-ciri kucing kesepian di antaranya mengeong berlebihan, manja dan cari perhatian, overgrooming, spraying, serta perubahan nafsu makan dan pola tidur.
    • Memberikan perhatian ekstra dan mengadopsi kucing tambahan dapat menjadi pilihan untuk menangani masalah ini.

    Catatan

    Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.

    Ditinjau secara medis oleh

    drh. Hevin Vinandra Louqen

    Kesehatan · None


    Ditulis oleh Satria Aji Purwoko · Tanggal diperbarui 18/12/2023

    ad iconIklan

    Apakah artikel ini membantu?

    ad iconIklan
    ad iconIklan