home

Adakah saran agar artikel ini lebih baik?

close
chevron
Artikel ini tidak akurat
chevron

Mohon sampaikan saran Anda

wanring-icon
Anda tidak perlu mengisi secara detail bila tidak berkenan. Klik 'Kirim Opini Saya' di bawah ini untuk lanjut membaca.
chevron
Artikel ini tidak memberi cukup informasi
chevron

Tolong beri tahu kami bila ada yang salah

wanring-icon
Anda tidak wajib mengisi kolom ini. Klik "Kirim" untuk lanjut membaca.
chevron
Saya punya pertanyaan
chevron

Kami tidak memberi pelayanan kesehatan berupa diagnosis atau perawatan, tapi kami terbuka terhadap saran Anda. Silakan ketik di kotak berikut ini.

wanring-icon
Bila Anda memiliki kondisi medis tertentu, silakan menghubungi layanan kesehatan terdekat di sekitar rumah atau datangi IGD terdekat.

Cara Melakukan Teknik Pomodoro Supaya Lebih Fokus

Cara Melakukan Teknik Pomodoro Supaya Lebih Fokus

Waktu sangat berharga, tapi terkadang kita tidak tahu menghabiskan waktu untuk apa saja. Namun rasanya 24 jam tidak cukup untuk menyelesaikan semuanya. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencoba melakukan teknik podomoro agar lebih fokus dalam menjalani keseharian. Bagaimana cara melakukan teknik podomoro?

Apa itu teknik Pomodoro?

Teknik Pomodoro adalah filosofi manajemen waktu di mana kita yang melakukannya harus fokus secara maksimal dalam jangka waktu yang disediakan. Manfaat yang ditawarkan berupa kreativitas yang segar dan Anda mampu menyelesaikan tugas lebih cepat, selain itu rasa lelah pada mental pun tidak terlalu parah. Wah, agak rumit ya? Begini, jadi Anda akan menyelesaikan tugas dalam jangka waktu singkat. Selama waktu tersebut berlangsung, Anda diminta untuk tetap fokus.

Teknik ini ditemukan oleh Francesco Cirillo pada awal 90-an. Sistem ini terinspirasi dari cara memotong tomat ketika ia masih menjadi mahasiswa. Metodenya cukup mudah, ketika Anda dihadapkan pada tugas yang sulit, bagi-bagi tugas ke dalam interval waktu-waktu yang singkat. Untuk mempermudah Anda mencerna cara kerja teknik ini, berikut ini adalah penjelasannya.

Bagaimana cara melakukan teknik Pomodro?

Berikut ini tekniknya:

  • Pilih tugas yang ingin Anda selesaikan.
  • Anda harus mengerjakan satu tugas dalam waktu 25 menit, cobalah untuk fokus saja pada tugas yang Anda kerjakan.
  • Bukan berarti 1 tugas untuk 25 menit. Untuk memudahkan, bagilah satu tugas ke dalam beberapa bagian yang harus dikerjakan masing-masing selama 25 menit.
  • Ambil istirahat selama 5 menit. Di masa ini, Anda bisa melakukan distraksi apa pun, seperti mengecek media sosial. Tapi ingat, hanya 5 menit.
  • Lalu, Anda mulai mengerjakan tugas lagi untuk 25 menit berikutnya.
  • Ketika Anda sudah mengerjakan tugas selama 100 menit (empat kali 25 menit yang terpisah-pisah), maka Anda bisa beristirahat lebih lama yaitu sekitar 15 hingga 20 menit.

Jika Anda berhasil fokus mengerjakan tugas dalam 25 menit, maka beri tanda ‘X’ pada catatan daftar tugas Anda. Kenali kapan saja waktu saat Anda terdistraksi. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi Anda dalam memilih mengerjakan tugas.

Bagaimana teknik ini dapat berjalan efektif?

Kunci keberhasilan dari teknik ini adalah fokus yang tinggi. Tantangannya adalah Anda mungkin cukup sulit menjalani teknik ini dalam keseharian. Contohnya, Anda akan tetap mendapat distraksi lewat email kantor, rekan kerja, teman sekolah, telpon dari keluarga, dan lain-lain. Ketika Anda mendapatkan distraksi tersebut, Anda harus berhenti, lalu memulai lagi dari awal.

Teknik ini menawarkan produktivitas, sebab istirahat di sela-sela tugas dapat membuat pikiran Anda akan tetap fokus dan segar. Namun, Anda juga tidak langsung berhasil mengaplikasikan teknik ini pada kali pertama melakukannya. Mungkin, dibutuhkan waktu sekitar 7 sampai 20 hari untuk membuatnya berhasil. Seperti yang kita tahu, terkadang kita lupa diri kalau sudah terdistraksi pada hal lain.

Sebaiknya, istirahat 5 menit tersebut Anda pakai untuk mengambil minuman atau berjalan keliling ruangan. Teknik ini bagus untuk dipakai oleh orang yang memiliki to-do-list (daftar-yang-harus-dilakukan) banyak, melihat waktu mulai menipis, akan meningkatkan fokus Anda dalam menyelesaikan tugas. Menargetkan waktu secara konstan dapat meminimalisir Anda dari kegiatan menunda-nunda.

Perlu diingat, tidak semua orang cocok menggunakan teknik ini. Ada yang menyukai pembagian tugas dengan target waktu tertentu, ada juga yang tidak suka mendengar alarm waktu berbunyi setiap 25 menit. Teknik memang sedikit membuat Anda tertekan.

Apa saja tujuan dari melakukan teknik Pomodoro?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, teknik ini membantu Anda untuk meningkatkan produktivitas dengan cara:

  • Menjauhkan Anda dari distraksi
  • Meningkatkan kesadaran ketika membuat keputusan
  • Meningkatkan motivasi
  • Membantu menentukan tujuan Anda untuk mencapai target
  • Mengubah proses kerja atau belajar
  • Menguatkan tujuan Anda dalam situasi yang kompleks
  • Menghindari multitasking

Bagaimana ketika saya tetap terdistraksi oleh lingkungan?

Berikut ini beberapa cara lain yang bisa Anda lakukan ketika ada distraksi dari luar.

  • Informasi: beri tahu pihak yang menginterupsi bahwa Anda perlu melakukan sesuatu selama beberapa menit ke depan
  • Negosiasi: buat kesepakatan dengan pihak terkait, kapan waktu yang tepat untuk menginterupsi Anda
  • Jadwal: buat jadwal kapan Anda harus merespon balik pihak tersebut
  • Telepon balik: Anda bisa meresponnya dengan cara menghubungi kembali saat tugas Anda yang dikerjakan dengan teknik Pomodoro telah beres.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

The Pomodoro Technique: Is It Right For You?  http://www.lifehack.org/articles/productivity/the-pomodoro-technique-is-it-right-for-you.html  Accessed December 6th 2016.

How to Make the Pomodoro Technique More Productive. http://www.lifehack.org/articles/productivity/how-make-the-pomodoro-technique-more-productive.html Accessed December 6th 2016

Productivity 101: A Primer to The Pomodoro Technique. http://lifehacker.com/productivity-101-a-primer-to-the-pomodoro-technique-1598992730 Accessed December 6th 2016

http://caps.ucsd.edu/Downloads/tx_forms/koch/pomodoro_handouts/pomodoro_cheat_sheet.pdf Accessed December 6th 2016

Foto Penulis
Ditulis oleh Rizki Pratiwi pada 23/04/2021
Ditinjau oleh dr. Andreas Wilson Setiawan
x