5 Tips Ampuh Tetap Fit di Musim Hujan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 28 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Di musim hujan seperti ini, Anda perlu melakukan cara untuk menjaga kesehatan tubuh. Penyakit yang dipicu oleh virus, bakteri, ataupun kelelahan karena padatnya aktivitas memang tak kenal musim.

Temperatur udara yang tidak menentu menjadi tantangan, terutama kita yang tinggal di daerah tropis, penyakit yang umum terjadi adalah demam berdarah (dengue fever), pilek, dan flu. Maka itu, kesehatan tubuh perlu dijaga dengan baik saat musim hujan.

Musim hujan memperluas peluang perkembangan virus

mencium bau hujan

Menjaga kesehatan tubuh di musim hujan sebenarnya dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Namun seringkali karena segudang aktivitas, kita kerap abai terhadap masalah kesehatan.

Salah satu penyakit yang bisa menyerang saat musim hujan dan banjir adalah demam berdarah dengue. Nyamuk Aedes aegypti ini bertelur pada tampungan air bersih.

Penyebarannya secara mudah dari nyamuk Aedes aegypti, nyamuk betina yang telah terinfeksi virus dengue. 

Virus tersebut berkembang di dalam tubuh nyamuk selama 8-12 hari dan bisa menularkan virus tersebut lewat gigitan dari satu orang ke orang lainnya. Demam berdarah hanya dapat ditularkan lewat nyamuk.

Tak hanya demam berdarah, musim hujan juga dapat menyebabkan penyebaran virus influenza dan rhinovirus penyebab pilek. Virus ini dapat secara mudah tersebar pada lingkungan tertutup. Misalnya, kita jadi lebih sering berada di rumah, sekolah, tempat kerja, saat musim hujan datang.

Dengan demikian peluang penularan penyakit dari satu orang ke yang lainnya akan tersebar lebih mudah. Virus dapat dilakukan melalui kontak fisik dan masuk ke sistem pernapasan.

Oleh karenanya, penting untuk menerapkan cara menjaga kesehatan dengan tepat di musim hujan.

Cara tepat menjaga kesehatan di musim hujan

Ketika sistem imunitas atau daya tahan tubuh berfungsi secara normal, ia akan mendeteksi substansi asing yang mengancam tubuh, seperti bakteri, virus, dan parasit. Daya tahan tubuh bekerja dengan menghancurkan “benda asing” yang menjadi ancaman.

Maka itu, untuk menguatkan data tahan tubuh agar tetap fit di musim hujan, Anda perlu menerapkan cara untuk menjaga kesehatan sebagai berikut.

1. Konsumsi guava atau jambu biji

jambu biji penyebab usus buntu

Makan jambu biji atau meminum jusnya merupakan cara menjaga kesehatan di musim hujan yang paling mudah. Jambu biji mengandung vitamin C.

Kekurangan vitamin C dapat meningkatan potensi infeksi penyakit. Maka dari itu, rutin mengonsumsi jambu biji yang kaya akan vitamin C akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga mencegah infeksi penyakit seperti flu, batuk, dan pilek.

Jambu biji juga bersifat antimikroba, sehingga membantu tubuh membunuh virus dan bakteri yang menyebabkan infeksi. Oleh karena sifatnya yang membawa keuntungan bagi tubuh di musim hujan dan banjir, Anda bisa mengonsumsi jambu biji baik dalam bentuk buah atau jus secara teratur.

2. Berolahraga

kesalahan dalam yoga

Tetaplah berolahraga dan beraktivitas fisik sebagai cara menjaga kesehatan di musim hujan. Olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mendukung daya tahan tubuh bekerja sebagaimana mestinya.

Sebuah studi mengungkapkan, olahraga 20 menit dapat menstimulasi daya tahan tubuh dalam memproduksi respon anti peradangan. Ada beragam olahraga yang menunjang kesehatan tubuh, seperti yoga, pilates, bersepeda, dan lainnya.

3. Vaksin influenza

efek samping vaksin influenza

Padatnya pekerjaan dalam keseharian menuntut Anda agar tetap sehat selalu. Maka dari itu, cobalah menjaga kesehatan tubuh di musim hujan dengan vaksin influenza. Apalagi hujan yang datang tak menentu, membuat penularan flu sangat mudah menyerang, melalui tangan, tubuh, hingga masuk ke dalam sistem pernapasan.

4. Mencuci tangan

terlalu sering mencuci tangan

Karena penularan virus yang mudah melalui kontak fisik, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan tangan. Cuci tangan hingga bersih untuk mencegah penyebaran kuman penyakit. Anda bisa menggunakan hand sanitizer ke mana pun Anda pergi untuk meminimalkan risiko penularan penyakit. Lakukan langkah sederhana ini sebagai cara menjaga kesehatan Anda di musim hujan.

5. Konsumsi makanan bernutrisi

makanan untuk pasien penyakit ginjal

Makanan yang kaya akan mikronutrien dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Cara ini mampu menjaga kesehatan tubuh Anda di musim hujan dan banjir. 

Jika tubuh kekurangan mikronutrien seperti zinc, selenium, zat besi, asam folat, serta vitamin A, B6, C, dan E, bisa memengaruhi penurunan daya tahan tubuh dan memudahkan penyakit menginfeksi tubuh. Sertakan beragam jenis sayur dan buah pada makanan Anda, sehingga daya tahan tubuh tetap terjaga dengan baik.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Penyebab Trombosit Turun dan Cara Menaikkan Jumlahnya Normal Kembali

Tak hanya DBD, penyakit autoimun juga bisa jadi penyebab trombosit Anda turun. Lantas, bagaimana cara menaikkan jumlah trombosit?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Penyakit Kelainan Darah, Kelainan Trombosit 16 November 2020 . Waktu baca 8 menit

Pentingnya Asupan Vitamin C untuk Bantu Lawan Demam Berdarah

Tindakan untuk mencegah demam berdarah tak hanya menjaga kebersihan ingkungan saja tetapi Anda juga perlu memenuhi nutrisi seperti asupan vitamin C harian.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Konten Bersponsor
vitamin untuk mencegah demam berdarah
Nutrisi, Hidup Sehat 8 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Mengapa Tubuh Terasa Lemas Setelah Pengobatan DBD Selesai?

Tubuh lemas setelah pasien DBD menjalani pengobatan, ini wajar adanya. Untuk memulihkan tubuh kembali seperti semula, ada hal yang perlu diperhatikan.

Ditulis oleh: Maria Amanda
Penyakit Infeksi, Demam Berdarah 8 April 2020 . Waktu baca 5 menit

Apakah Semua Pasien DBD Perlu Transfusi Ketika Trombosit Turun?

Dalam kondisi tertentu, pasien DBD memerlukan transfusi darah karena trombosit turun. Adapun cara untuk meningkatkan trombosit dengan cara yang alami.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Maria Amanda
Penyakit Infeksi, Demam Berdarah 7 April 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pengobatan demam berdarah dbd

Panduan Pengobatan Pasien Demam Berdarah (DBD) di Rumah atau Dirawat Inap

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 23 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit
gejala demam berdarah dbd pada anak

Berbagai Gejala Demam Berdarah atau DBD yang Tidak Boleh Diabaikan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 2 Februari 2021 . Waktu baca 8 menit
gejala demam

Jangan Disepelekan, 3 Gejala Demam Ini Perlu Perawatan Serius

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
trombositopenia adalah

Trombositopenia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 22 November 2020 . Waktu baca 8 menit