home

Apa keluhan Anda?

close
Tidak akurat
Susah dipahami
Yang lainnya

Lenting Kaki Karena Pakai Sepatu, Bagaimana Mengatasinya?

Lenting Kaki Karena Pakai Sepatu, Bagaimana Mengatasinya?

Orang yang hobi lari pasti pernah merasakan kakinya terluka lecet akibat timbulnya lenting kaki karena pakai sepatu. Lenting atau lepuh ini membuat kaki jadi terasa perih jika bergesekan dengan sepatu. Lantas, bagaimana menangani dan mencegahnya?

Apa penyebab timbulnya lenting kaki karena sepatu?

Lenting kaki di telapak (Sumber: Blisterprevention.com.au)

Lepuh atau lenting pada kaki biasanya disebabkan oleh gesekan, biasanya antara kulit dan kaus kaki atau antara kulit dan sepatu. Kondisi lembap yang tinggi saat memakai sepatu karena lebih sering berkeringat membuat kulit jadi lebih rentan terkena lenting.

Hal tersebutlah yang kemudian membuat kulit rentan mengalami lecet dan muncul lenting. Mengenakan sepatu lari yang terlalu kecil atau diikat terlalu kencang juga bisa membuat lenting kaki lebih mudah terjadi.

Sementara itu, Anda mungkin pernah menemukan kaki Anda lecet karena pakai sepatu. Sebelum menjadi lecet, biasanya kaki mengalami lenting. Ciri-cirinya seperti gelembung kulit dipenuhi cairan. Gelembung ini bisa muncul di mana saja pada kaki.

Paling umum, lenting terjadi di daerah yang paling banyak bergesekan seperti jari kaki, tumit, dan dan telapak kaki bagian depan.

Beberapa gelembung ini ada yang tidak nyeri, tapi beberapa orang merasakan nyeri bahkan sampai harus berhenti lari karena sakit. Terkadang ada juga orang yang ketika memeriksa kaki, baru menyadari adanya lecet akibat gesekan sepatu.

Bagaimana cara mengobati lenting kaki?

Pilihan pertama dalam mengobati lenting kaki yakni membiarkan kaki terbuka dan ‘bernapas’ menghirup udara bebas. Biasanya, pertama-tama kulit akan pecah dengan sendirinya dan cairan di dalamnya akan keluar.

Cara tersebut merupakan langkah paling aman untuk menangani lepuhan terutama jika gelembung ini berukuran sebesar kacang polong. Lenting kaki sebesar ini umumnya akan sembuh dalam beberapa hari.

Selanjutnya, jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan kaki Anda. Bersihkan kaki dengan sabun dan air, lalu lanjutkan dengan bersihkan dengan alkohol bila perlu. Jika Anda memang harus tetap berlari, tutup lepuhan tersebut dengan perban.

Perban berfungsi sebagai perlindungan lebih dan agar lenting tidak bergesekan langsung dengan kaus kaki dan sepatu. Ganti perban setiap hari dan selalu periksa kaki Anda apakah ada tanda infeksi seperti kemerahan, bengkak dan keluar nanah di kaki.

Jika Anda ingin memecah lenting di kaki karena sepatu, sebaiknya Anda berpikir ulang. Melakukannya tanpa pengawasan dokter dapat menimbulkan infeksi.

Jika lepuhan memang sudah pecah, tekan dengan kapas alkohol secara perlahan untuk mengeringkan cairan.

Luka Infeksi: Ciri-Ciri, Penanganan, dan Pencegahannya

Bagaimana cara mencegah lenting kaki karena sepatu?

sepatu olahraga untuk osteoartitis lutut

Untuk menghindari lenting karena sepatu terjadi lagi, Anda perlu memperhatikan beberapa hal. Di bawah ini beberapa cara mencegah lenting pada kaki karena sepatu.

1. Pilih ukuran sepatu yang pas

Pilihlah ukuran sepatu yang pas dan nyaman ketika Anda gunakan untuk lari. Setidaknya untuk sepatu lari pilih ukuran yang setengah lebih besar, karena Anda harus memberikan ruang sedikit lebih besar di area jari.

Hal tersebut berlaku juga ketika mengikat sepatu. Jangan terlalu kencang tapi jangan terlalu longgar juga hingga kaki Anda di dalam sepatu terlalu banyak gerakan.

2. Pilih kaus kaki yang dirancang khusus untuk berlari

Carilah kaos kaki yang terbuat dari serat sintetis (bukan katun). Serat ini menyerap kelembapan dari kaki Anda. Kaos kaki khusus lari juga memiliki bentuk yang pas dengan kaki sehingga mencegah kaos kaki terlipat dan menyebabkan lecet.

Selain itu, coba gunakan kaos kaki dengan permukaan yang halus dan tanpa jahitan. Beberapa pelari ada yang mengunakan kaos kaki dua lapis untuk mencegah terbentuknya lepuhan.

3. Berikan pelembap pada kaki

Gunakan produk pelembap kulit untuk menjaga kelembapan kaki. Anda juga bisa mengoleskan pelumas seperti petroleum jelly pada area yang sering bermasalah. Balurkan secukupnya jangan terlalu banyak.

Kalau terlalu banyak justru akan membuat kaki semakin licin dan bergerak-gerak bergesekan. Petroleum jelly sering digunakan oleh beberapa atlet lari untuk menjaga kakinya saat berlari

4. Buat kaki selalu bersih dan kering

Sebaiknya cuci bersih kaki Anda dengan sabun, lalu keringkan kaki dan gunakan bedak bila perlu sebelum Anda memakai sepatu.

Bedak atau bahkan tepung jagung yang biasa Anda gunakan di dapur juga bisa menjaga kaki tetap kering selama menggunakan sepatu.

Hello Health Group tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan.

Sumber

Luff Christine. 2018. How to Prevent and Treat Foot blisters When Running. [Online] Tersedia pada: https://www.verywellfit.com/how-to-prevent-and-treat-foot-blisters-when-running-2911045 (Diakses 4 Juni 2018)

Cespedes Andrea. 2018. How to Run with  Blister. [Online] Tersedia pada: https://www.livestrong.com/article/502145-how-to-run-with-a-blister/ (Diakses 4 Juni 2018)

Verywell Fit. Tanpa tahun. How to Treat a Blister Safely. [Online] Tersedia pada: https://www.verywellfit.com/how-to-treat-a-blister-3432497 (Diakses 4 Juni 2018)

Foto Penulisbadge
Ditulis oleh Rr. Bamandhita Rahma Setiaji Diperbarui 06/07/2021
Ditinjau secara medis oleh dr. Damar Upahita