Lenting Kaki Muncul Saat Pakai Sepatu? Ini yang Harus Dilakukan untuk Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 29 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Orang yang hobi lari pasti pernah merasakan kakinya lecet akibat timbulnya lenting kaki saat lari pakai sepatu. Lenting atau lepuh ini membuat kaki jadi terasa perih jika bergesekan dengan sepatu. Lantas, bagaimana menangani dan mencegahnya agar tidak mengganggu?

Apa penyebab timbulnya lenting kaki?

Lepuh atau lenting kaki biasanya disebabkan oleh gesekan, biasanya antara kulit dan kaus kaki. Kondisi lembab yang tinggi saat memakai sepatu karena lebih sering berkeringat membuat kulit jadi lebih lembut.

Hal ini yang kemudian membuat kulit rentan mengalami lecet dan muncul lenting. Mengenakan sepatu lari yang terlalu kecil atau diikat terlalu kencang juga bisa membuat lenting kaki lebih mudah terjadi.

Mungkin Anda pernah menemukan kaki Anda lecet setelah memakai sepatu, sebelum menjadi lecet, biasanya kaki mengalami lenting. Ini seperti gelembung kulit yang dipenuhi cairan. Gelembung ini bisa muncul di mana saja di kaki Anda.

Lenting kaki di telapak (Sumber: Blisterprevention.com.au)

Paling umum terjadi di daerah yang paling banyak bergesekan seperti jari kaki, tumit, dan dan telapak kaki bagian depan. Beberapa gelembung ini ada yang tidak nyeri, tapi beberapa orang ada yang merasakan nyeri, bahkan sampai harus berhenti lari karena sakit. Kadang-kadang ada juga orang yang ketika memeriksa kaki, baru menyadari adanya lecet akibat gesekan sepatu.

Bagaimana cara mengobati lenting kaki?

Pilihan pertama dalam mengobati lenting kaki adalah membiarkan kaki terbuka dan ‘bernapas’ menghirup udara bebas. Biasanya, pertama-tama kulit akan pecah dengan sendirinya dan cairan di dalamnya akan keluar.

Ini adalah cara yang paling aman untuk menangani lepuhan terutama jika gelembung ini berukuran sebesar kacang polong. Lenting kaki sebesar ini umumnya akan sembuh dalam beberapa hari. Selanjutnya, jangan lupa untuk tetap jaga kebersihan kaki Anda. Bersihkan kaki dengan sabun dan air. Kemudian bersihkan juga dengan alkohol.

Namun jika Anda memang harus tetap berlari, tutup lepuhan tersebut dengan perban untuk memberikan perlindungan lebih dan supaya tidak bergesekan langsung dengan kaus kaki dan sepatu. Ganti perban Anda setiap hari dan selalu periksa kaki Anda apakah ada tanda infeksi atau tidak, seperti kemerahan, bengkak dan keluar nanah di kaki.

Jika Anda ingin memecah lentingan di kaki, sebaiknya Anda berpikir ulang. Melakukan hal tersebut tanpa pengawasan dokter dapat menimbulkan infeksi.

Jika lepuhan memang sudah pecah, tekan perlahan dengan kapas alkohol secara perlahan untuk mengeringkan cairan.

Bagaimana cara mencegah lenting kaki terbentuk?

sepatu olahraga untuk osteoartitis lutut

1. Pilih ukuran sepatu yang pas

Pilihlah ukuran sepatu yang pas dan nyaman ketika Anda gunakan untuk lari. Setidaknya untuk sepatu lari pilih ukuran yang setengah lebih besar, karena Anda harus memberikan ruang sedikit lebih besar di area jari. Begitupun ketika mengikat sepatu. Jangan terlalu kencang tapi jangan terlalu longgar juga hingga kaki Anda di dalam sepatu terlalu banyak gerakan.

2. Pilih kaus kaki yang dirancang khusus untuk berlari

Carilah kaos kaki yang terbuat dari serat sintetis (bukan katun). Serat ini menyerap kelembapan dari kaki Anda. Kaos kaki khusus lari juga memiliki bentuk yang pas dengan kaki sehingga mencegah kaos kaki terlipat dan menyebabkan lecet.

Selain itu, coba gunakan kaos kaki dengan permukaan yang halus dan tanpa jahitan. Beberapa pelari ada yang mengunakan kaos kaki dua lapis untuk mencegah terbentuknya lepuhan.

3. Berikan pelembap pada kaki

Gunakan losion untuk menjaga kelembapan kaki. Anda juga bisa mengoleskan pelumas seperti petroleum jelly pada area yang sering bermasalah. Balurkan secukupnya jangan terlalu banyak.

Kalau terlalu banyak justru akan membuat kaki semakin licin dan bergerak-gerak bergesekan. Petroleum jelly sering digunakan oleh beberapa atlet lari untuk menjaga kakinya saat berlari

4. Buat kaki selalu bersih dan kering

Sebaiknya cuci bersih kaki Anda dengan sabun, lalu keringkan kaki dan gunakan bedak bila perlu sebelum Anda memakai sepatu. Bedak atau bahkan dengan tepung jagung yang biasa Anda gunakan di dapur bisa menjaga kaki lebih kering selama menggunakan sepatu.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Berbagai Obat Mata Ikan yang Dapat Menghilangkan Secara Efektif

Mata ikan dapat membuat Anda merasa kesakitan dan tidak nyaman saat melangkah. Untuk itu, Anda harus segera memberi obat mata ikan.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit

Kapalan

Kapalan adalah masalah yang terjadi akibat penebalan kulit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, dan pengobatan kapalan di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 10 menit

Luka Infeksi: Ciri-Ciri, Penanganan, dan Pencegahannya

Luka yang tidak segera dibersihkan dapat menimbulkan infeksi. Lantas, apa saja tanda-tanda yang muncul jika luka telah infeksi?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Kesehatan Kulit, Penyakit Kulit Lainnya 26 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Bebaskan Si Kecil Berjalan “Nyeker” untuk Memperkuat Tulang Kakinya

Melihat si kecil yang sibuk kesana kemari berjalan tanpa alas kaki sering membuat orangtua khawatir. Padahal, jalan nyeker bagus untuk kesehatan anak, lho!

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Bayi, Parenting, Bayi Satu Tahun Pertama 11 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit



Direkomendasikan untuk Anda

obat luka lecet

Luka Lecet

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Winona Katyusha
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit
luka bakar

Luka Bakar

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit
luka terbuka

Luka Terbuka, Ragam Jenis dan Cara Penanganannya

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Ryan Reinardi Wijaya
Dipublikasikan tanggal: 27 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
pemfigoid bulosa (bullous pemphigoid)

Pemfigoid Bulosa

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 26 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit