backup og meta
Kategori
Cek Kondisi
Tanya Dokter
Simpan

11 Fakta Anjing Kintamani Asal Bali yang Dikenal Dunia

Ditinjau secara medis oleh drh. Hevin Vinandra Louqen · Kesehatan · None


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

11 Fakta Anjing Kintamani Asal Bali yang Dikenal Dunia

Ingin mengadopsi anjing untuk dipelihara? Anjing Kintamani bisa menjadi salah satu jawabannya. Di samping sifatnya yang setia, anjing ini menjadi anjing pertama dari Indonesia yang diakui dunia, lo!

Namun, sebelum memutuskan untuk memelihara anjing Kintamani, pastikan Anda sudah tahu berbagai informasi berikut.

Fakta-fakta unik anjing kintamani

Supaya bisa lebih dekat dengan anjing Kintamani peliharaan Anda, pastikan Anda sudah mengetahui berbagai fakta uniknya berikut.

1. Asli dari Bali

Anjing Kintamani adalah ras anjing dari pegunungan Kintamani, tepatnya Desa Sukawana, Bali.

Anjing ini sempat dianggap memiliki hubungan dengan anjing Chow Chow asal Tiongkok Utara. Namun, tak ada bukti kuat yang mendasarinya.

Anjing berbulu tebal ini juga tidak ada kaitannya dengan anjing geladak, sebutan untuk anjing liar di Bali. Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa anjing Kintamani merupakan ras murni dari Bali.

2. Sudah diakui dunia

Ras anjing kintamani

Pada tahun 2019, Federasi Kinologi Internasional (FCI), sebuah organisasi yang mengatur tentang keturunan atau trah anjing di seluruh dunia, telah mengakui Kintamani sebagai salah bagiannya.

Ini artinya, anjing asal Bali ini sudah sejajar dengan trah anjing dunia lainnya, seperti Akita Inu dari Jepang atau Samoyed dari Rusia. Hal ini sekaligus membuat Desa Sukawana masuk ke dalam sejarah dunia.

3. Berbulu lebat

Sebelum disebut ras Kintamani, sebutan untuk anjing ini adalah kuluk gembrong. Kuluk merupakan sebutan anjing dalam bahasa Bali, sementara gembrong berarti lebat.

Bulu lebat atau tebal yang dimiliki anjing satu ini diduga merupakan hasil adaptasi dari habitat aslinya, yaitu pegunungan dengan suhu yang relatif dingin. Dengan bulu yang tebal, mereka tidak akan kedinginan.

4. Penjaga yang andal

Jangan heran jika Anda sering melihat Kintamani dibiarkan di depan rumah. Pasalnya, anjing ini memang dikenal sebagai penjaga yang andal.

Anjing berbulu lebat ini memiliki rasa ingin tahu yang cukup tinggi. Suara gonggongannya pun cukup kencang sehingga bagus untuk memberikan peringatan.

Tak hanya sekedar menggonggong, anjing ini juga dikenal pemberani sehingga dapat melindungi pemiliknya ketika berada dalam bahaya.

5. Agresif terhadap anjing lain

Jika Anda sudah memiliki anjing Kintamani di rumah, pertimbangkan kembali sebelum menambah hewan peliharaan.

Sama halnya dengan kucing yang berkelahi, anjing juga bisa melakukan hal serupa. Belum lagi, anjing ini terkenal dengan sifat teritorialnya sehingga sulit akur dengan hewan lain yang datang ke wilayahnya.

Meski begitu, bukan hal mustahil untuk memelihara beberapa ras anjing sekaligus. Hanya saja Anda harus bersabar untuk membiaskan mereka hidup berdampingan.

6. Ciri fisik yang khas

Penampilan fisik anjing Kintamani terbilang cukup unik dengan punggung yang panjang dan ekor yang melengkung ke dalam.

Melansir dari laman Standarisasi Anjing Kintamani, hewan peliharaan ini bisa tumbuh hingga 18 kg pada pejantan dan 16 kg pada betina.

Sementara untuk tingginya, anjing jantan bisa mencapai 57 cm dan betina mencapai 52 cm.

Wajah anjing satu ini cenderung berbentuk segitiga, begitu pula telinganya. Wajahnya terlihat semakin tegas dengan telinga segitiga yang tegak serta leher yang berotot.

7. Warna bulu beragam

Anjing kintamani

Anjing Kintamani bisa ditemukan dalam balutan bulu berwarna putih, hitam, cokelat kekuningan, serta brindle atau cokelat kekuningan dengan corak tertentu.

Meski warna bulunya beragam, hidung anjing ini tetap akan berwarna hitam atau cokelat tua. Hidung ini terletak di ujung moncongnya yang tegas dan lancip.

8. Sahabat yang setia

Meski cukup agresif dengan keberadaan hewan lain di sekitarnya, anjing asal Bali ini dikenal sangat ramah terhadap manusia. Ia bahkan bisa menjadi sahabat bagi anak-anak Anda di rumah.

Namun, untuk mendapatkan perhatian dari hewan peliharaan Anda, tentu saja Anda juga perlu memberinya perhatian.

Oleh karena itu, meski Anda memeliharanya sebagai hewan penjaga, pastikan untuk tetap memberikannya kasih sayang.

Jika Anda tak sempat merawatnya ketika harus bepergian, pertimbangkanlah untuk menitipkannya ke pet hotel.

9. Bulu mudah dirawat

Walaupun memiliki bulu panjang dan tebal, perawatan anjing asal Bali ini terbilang tidak begitu sulit. Anda bisa menyisirnya seminggu sekali atau dua kali.

Namun, jika ingin memandikan atau membasahinya, pastikan Anda menyisir bulunya terlebih dahulu. Pasalnya, membiarkan bulu anjing terendam air akan membuatnya kusut saat mengering.

Berbeda dengan kucing yang takut air, anjing dari Bali ini justru menyukai air dan bahkan bisa berenang.

10. Kebiasaan unik saat melahirkan

Anjing Anda sedang hamil? Jangan heran jika Anda melihatnya berusaha menggali tanah di sekitarnya.

Meski sudah dijadikan peliharaan, dulunya anjing Kintamani menggunakan lubang di tanah untuk melahirkan anaknya.

Lubang tersebut akan digunakan untuk melahirkan sekaligus mengasuh anak-anaknya ketika belum bisa mencari makan sendiri. Anjing ini bisa melahirkan hingga tujuh ekor anak sekaligus.

Dengan berbagai keunikannya, apakah anjing Kintamani merupakan yang selama ini Anda cari?

Jika sudah berkomitmen memeliharanya, jangan lupa memberi makan anjing dengan kualitas yang baik dan membawanya ke dokter hewan secara berkala.

Kesimpulan

  • Kintamani adalah ras anjing asli Bali, Indonesia, yang sudah diakui dunia.
  • Anjing asal Bali ini kerap dijadikan sebagai hewan penjaga karena rasa penasaran dan sifat teritorialnya yang tinggi. Meski begitu, ia dikenal ramah dengan manusia.
  • Ciri khas fisik anjing Kintamani ada pada badannya yang panjang, ekor yang melengkung ke dalam, dan wajahnya yang berbentuk segitiga.

Catatan

Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan dengan ahli kesehatan profesional untuk mendapatkan jawaban dan penanganan masalah kesehatan Anda.



Ditinjau secara medis oleh

drh. Hevin Vinandra Louqen

Kesehatan · None


Ditulis oleh Hillary Sekar Pawestri · Tanggal diperbarui 4 minggu lalu

ad iconIklan

Apakah artikel ini membantu?

ad iconIklan
ad iconIklan